
saat jam makan siang ashura tak bisa fokus pada makanannya, lightmare dan tiffany terlihat sangat khawatir, kecuali Kumba kumba yang sangat fokus pada makanannya, memakan dengan lahap dan belepotan.
"Yangg benar saja, Dia terus membuat ku kesal!! " ashura mengerutkan dahinya tak nafsu makan sekalipun.
"kenapa kau tak abaikan saja dia? "saran tiffany.
"Bagaimana aku mau mengabaikan nya?, Dia seperti ada di mana mana dan terus memperhatikan ku" Teriak kesal ashura .
lirikan ashura melihat disudut kantin dan melihat ada seseorang yang memperhatikan nya, Tak lain adalah Rei.
"Ahhhhkkkk" Batin Ashura tak tahan lagi.
setiap saat rei muncul Dimana, dan meminta ashura untuk menikah dengan nya.
"Menikah lah dengan ku ashura!!! " teriak Rei depan gerbang sekolah.
ashura hanya mengabaikan dan bergegas meninggalkannya.
"Ashura, menikah lah denganku!!! " teriak Rei dikelas, temen sekelas rei bahkan sudah muak dengan tingkahnya.
"tak sudi aku menikah dengan mu" ashura memalingkan wajahnya.
"Ayo kita menikah ashura!!! " Rei tiba tiba nongol di toilet perempuan.
"Kyaaa Hentaii!! " Anak perempuan berlarian keluar.
__ADS_1
"menjauh lah dari ku!!" Ashura melempari Rei dengan tisu toilet dan alat alat yang ada di toilet.
di taman "Menikah lah dengan ku sekarang!! "
di aula sekolah "Ashura!! aku akan menikahi mu!! "
Batin Ashura sudah tak kuat lagi.
"Hentikan omong kosong mu, Dasar Bodoh!!, Aku benar benar membenci mu!!! " luapan kekesalan ashura hingga tak sadar mengucapkan kata yang sedikit menyakitkan.
"Tapi, Aku benar benar ingin menika-"
"Menikah, menikah, menikah kata mu. kau harusnya berpikir kalau kau itu hanyalah anak yang tak tau apa apa!! " ashura berbalik badan dan menjauh dari Rei.
Rei menundukkan kepalanya dengan rasa bersalah, justru yang dia lakukan membuat dirinya dibenci oleh ashura.
"Apakah benar baik baik saja, ashura? " tanya tiffany.
"Apanya yang baik baik saja? "
"Kau tidak merasa jika kata kata mu menyakiti perasaan nya"
"Aku tidak peduli dengan perasaan nya, Sudah ribuan tahun aku hidup sendiri dan tak butuh untuk menikah, apalagi dengan bocah sepertinya, hidupnya terlalu membosankan " ucap ashura dengan santainya.
Tanpa disadari ashura, Rei berada di belakang nya, wajahnya tampak begitu shok. terlihat dari sorot matanya yang begitu sedih.
__ADS_1
ashura terus saja mengomel, tanpa sadar.
tiffany berusaha menghentikan omelan ashura, tapi tetap saja.
Rei berbalik dan pergi, padahal dia datang untuk meminta maaf pada ashura.
dikelas rei kembali ke sifat murungnya, yang awalnya dirinya bersemangat kini hanya murung dan termenung.
Teman sekelas lainnya mulai khawatir, bagaimana pun juga mereka tetap ingin melihat Rei ceria seperti dulu.
Male membantu menyemangati Rei dengan mantra mantra ajaibnya.
"wahai jiwa yang terkutuk dengan kekuatan ku, patuhlah dan kembali pada tubuh dan raga mu!! " Male membaca mantra komat kamit bagai mbah dukun.
Rei hanya menghembus napasnya lesu.
Ashura hanya melirik dari kejauhan dan memalingkan wajah.
Sudah tiga hari badai menerjang, Namun langit tak kunjung cerah. awan awan hitam masih menyelimuti langit, kilatan petir langit seakan membawa ketakutan.
Diatas langit Sosok dewa pembawa malapetaka turun, Tepat diatas gedung sekolah. Siswa yang melihat sosok itu langsung berlarian melihat ke jendela.
Ashura langsung gemetar ketakutan, dirinya langsung berkeringat dingin.
...*******...
__ADS_1
Mohon maaf lahir batin ya, maaf Author telat ngucapinnya. tapi yah gpp, semoga kedepannya Author makin semangat lagi. 😊😊😊