
"Mau tidak mau aku harus menggunakannya, Kurasa ini akan cukup berlebihan." Said terpaksa harus mengeluarkan ultimate skill nya meskipun dia sendiri tidak mau.
Mata hitam said berubah menjadi emas bersinar terang.
[Menggunakan Ultimate Dictator Golden Eye's.]
BINASALAHHHH......!!!
Ashoka yang sedang melayang di udara seperti tidak bisa melakukan apa, Apalagi menghindari serangan mematikan tersebut.
Seketika Ashoka bisa menyadari bahaya yang mengancam yang tidak terlihat, Tiba - tiba Ashoka dengan Godly Refleks yang dimilikinya memiringkan tubuhnya seakan menghindari serangan tersebut.
DUAAAAARRRRRRRR....... !!!!!
Bulan yang dimiliki dunia Abyss hancur seketika, Menjadi binasa tanpa menyisakan debu sedikit pun, Bulan yang memiliki ukuran setara 1.325 kali ukuran bumi atau setara dengan ukuran planet jupiter dengan mudahnya menjadi binasa dengan ucapan.
Ashoka menoleh kebelakang mendapati bahwa bulan dunia Abyss lenyap seketika, Wajahnya tiba - tiba menunjukkan amarah dan perasaan negatif yang meluap keluar.
Dengan cepat dia turun dari langit menuju daratan tempat Said terkapar, Lalu melayangkan pukulan yang sangat kuat dan mengenai perut Said.
BLAAAARRRRR!!!!
__ADS_1
"ARRRGHHHH!!!!" Said bisa merasakan sakit yang begitu luar biasa.
Kemudian Ashoka mencengkram lehernya mengangkat tubuhnya ke atas, Tenggorakan Said hancur saking keras nya cengkraman tersebut, Dia tidak dapat berkutik.
Ashoka menatap Said dengan penuh amarah, Tatapan yang begitu mengerikan dan menakutkan membuat serangan mental, Inikah kekuatan dari God Slayer yang sebenarnya dan Makhluk terkuat di dunia Abyss.
Perlahan kesadaran Said mulai pudar, Dia tidak bisa bernafas sama sekali.
"Apakah aku akan mati...?" Sesaat sebelum Said hilang kesadarannya.
Kekalahan telak bagi Said, Bahkan kekalahan pertamanya, Bagaimana mungkin padahal dirinya sudah berlatih selama 300 Tahun.
"Dimana ini?, Bukankah aku sudah mati, Tapi kenapa aku bisa merasakan sensai hangat, Tunggu sesuatu lembut apa ini yang menempel di wajah ku Rasa begitu lembut dan halus dan ada sesuatu seperti boba kecil yang menempel di mulut ku." Said perlahan membuka kedua matanya, Tubuhnya masih merasakan sakit dan keram.
"Huaaaaaaahhhh......!!!!" Said terkejut mendapati dua buah gunung susu menempel di wajahnya.
Said menoleh keatas, Melihat Ashoka tidur sambil memeluknya tanpa mengenakan pakaian sedikit pun, Dia bisa merasakan aroma yang sangat wangi dari tubuh Ashoka.
"Apa yang sebenarnya terjadi...??" Seketika Said melompat dari atas kasur, Langsung mengecek kondisi tubuhnya, Dia masih mengenakan celana tapi tubuh atasnya di tutupi oleh perban yang menutupi tubuhnya.
Teriakan Said membuat Ashoka terbangun dari tidur nya, Dengan wajahnya yang masih mengantuk Dia menatap Said dan tersenyum manis.
__ADS_1
"Kau sudah bangun ya..., Bocah Nakal." Ashoka tersenyum lalu mengedipkan matanya menggoda Said.
"Apanya yang sudah bangun cepat pakai baju mu....!!" Said berteriak sambil menutup wajahnya, Sedikit mengintip bahwa Ashoka memiliki Dada yang sangat besar.
"Ehh...?" Ashoka baru menyadari dia tidak mengenakan pakaian.
"Kau sudah puas melihat nya bukan?" Ashoka lalu menutupi tubuhnya dengan selimut.
"Sebenarnya apa yang terjadi, Kenapa aku bisa tidur satu kasur dengan mu, Aku masih suci tau....!!" Said berharap mendapat jawaban.
"Apa yang sebenarnya terjadi ya?, Hmmm.." Ashoka seperti mengingat sesuatu, Kemudian dia tersenyum.
"Kau ternyata cukup hebat juga ya bisa melakukan hal sehebat itu, Membuat tubuh ku merasakan kenikmatan yang membuat ku ketagihan." Ucap Ashoka lalu menyentuh dagu Said dengan Jarinya.
Wajah Said memerah dia bisa membayangkan melakukan hal hebat apa yang di maksud.
"Tidak.....!!, Ini pasti salah paham." Said masih tidak percaya sudah jelas jika dia masih perjaka.
"Ohhh... Jadi kau tidak mau bertanggung jawab setelah menikmati tubuh ku?."
"Maksud ku bukan itu.....!!"
__ADS_1