I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 178.God Of War


__ADS_3

Sang dewa perang Ares yang terkuat dan yang mulia seantero Alam Olympus, Kini ia harus melepaskan pertahanan mutlak miliknya yang terkenal tak tertembus oleh serangan apapun.


Nyata nya serangan Kumba yang tidak memberikan Demage serangan terhadap Ares, Namun ia harus terluka karena pantulan dari pertahanan mutlak tak tertembus miliknya.


Hossshhhh!!


Ayunan tombak Ares menciptakan deru angin yang sangat kencang, Hingga memaksa Kumba menancapkan pedangnya kedalam tanah dan menahan Tubuhnya yang mungil tidak ikut terbawa angin.


"Kuat sekali...!" Batin Kumba, Ia terus menahan berat tubuhnya.


Rasa gugup dan panik seakan membuat Kumba tak berdaya di hadapan kekuatan dewa yang di lepaskan oleh Ares sang dewa perang, Kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.


"Heh... Aku ingin lihat seberapa lama kau akan bertahan." Kekeh Ares dengan seringai senyuman jahat dan licik.


DUAAAAARRRR!!.


Hentakan kaki sang dewa perang tersebut menciptakan ledakan yang cukup besar, Disertai tubuh besarnya menghilang di balik ledakan.


"Gawat!!." Kuda kuda Kumba menjadi tidak seimbang akibat ledakan tersebut, Entah dia memang takut terhadap kekuatan dewa Ares yang begitu kuat.

__ADS_1


"Cilup Baaaa!!." Dewa Ares tiba tiba saja muncul dihadapan Kumba dengan sebuah tombak yang siap menghancurkan tubuhnya, Sebuah niat membunuh yang sangat kuat di pancarkan oleh Ares.


"Uhhhrgg?!." Dengan cepat Kumba langsung menarik pedangnya untuk menahan serangan yang sangat kuat tersebut, Meskipun kuda kudanya condong ke kanan yang membuat nya tidak seimbang dan tak siap menahan serangan.


Blaaarrrr!!


Ledakan disertai goncangan dahsat dapat di rasakan diseluruh medan perang yang tengah berkobar, Sampai membuat tanah terbelah menciptakan jurang yang sangat dalam.


"Goncangan sedahsyat ini hanya bisa dilakukan dewa agung Ares." Pasukan perang alam Olympus mengetahui siapa lagi yang bisa menciptakan goncangan dan ledakan besar jika bukan dewa perang mereka.


"Tidak ada siapapun yang bisa mengalahkan dewa perang Olympus!!." Pasukan perang Olympus mulai berteriak, Serta memanggil manggil nama sang dewa.


"Hidup dewa Ares!!."


"Hidup Makhluk agung Olympus!!."


Moral pasukan perang Olympus kini kembali naik, Walaupun mereka berhasil di pukul mundur oleh pasukan Minerva tapi dengan semangat dan jiwa yang berkobar pasukan perang Olympus mampu keluar dari tekanan pasukan Minerva.


Pasukan perang Olympus kini terus maju menyerang, Tanpa ada rasa takut sedikit pun.

__ADS_1


"Maju!! Kita pasti akan menang!! Dewa perang Menyertai kita!!." Teriak pasukan perang Olympus


"Oraaaaaaaaaaa!!." Pasukan perang itu kini mulai bersemangat kembali untuk berperang.


Dari kejauhan GlassGloght sang raja iblis pelayan dewi Ashura hanya bisa menyaksikan semangat pasukan perang Olympus yang kembali berkobar.


GlassGloght benar benar telah kehabisan sihirnya untuk menciptakan perisai cermin seluas medan perang yang sangat besar, Demi menahan serangan hujan senjata mulia dewa Hephaestus.


"Aku harap dia baik baik saja." Ucap GlassGloght melihat ke arah dimana Kumba dan dewa Ares sedang bertarung.


Di balik kabut tebal, Mulai terlihat jika Kumba mampu menahan serangan Ares yang begitu kuat dengan posisi tubuhnya yang miring ke kanan, Dan sebuah kawah besar di sekitar Kumba.


"Aaahkkk!!." Namun tak sepenuhnya Kumba menahan serangan mematikan dari dewa perang tersebut. Seluruh organ dalam Kumba menjadi terluka Hingga darah segar mengalir keluar dari mulut Kumba.


"Ehhh?" Ares malah Terheran melihat Kumba yang mampu menahan serangan mematikan nya yang begitu kuat, Ia juga melihat wajah kumba seakan sok kuat padahal menahan rasa sakit yang di deritanya.


Seketika Ares teringat akan ucapan Saudara nya Heraklis ketika ia dikalahkan olehnya.


"Sang dewa perang baru akan lahir." Batin Ares menatap wajah Kumba.

__ADS_1


__ADS_2