
Alam bawah sadar yang begitu terang, sangat menenangkan. Aroma Laut tercium akan keasinan nya.
"Sangat tenang sekali!!" batin said.
tidak seperti alam bawah sadarnya yang hanyalah berisi ruang hampa, said juga begitu memperhatikan alam bawah sadarnya sendiri.
hanya Julius yang selalu membawa nya ke alam bawah sadar.
said belum memberi pelajaran pada Julius, yang membawa secara paksa. membuat teman temannya terluka. Namun di alam bawah sadar ini membuat said begitu melupakan amarahnya.
Hahahaha!!
tiba tiba terdengar suara anak kecil tertawa.
said melihat keseluruhan arah dan tak melihat dari mana asal suara tersebut.
Hahahaha!!, hei kau mau bermain denganku!!??
suara itu mengajak said untuk bermain dengannya.
"Bagaimana aku mau bermain dengan mu jika kau tidak segera menunjukkan dirimu" ucap said.
"benarkah kau mau bermain dengan ku, aku sangat senang loo!!" Suara Gadis itu terdengar sangat girang ketika said mau bermain dengannya.
"Ayolah, jika kau tidak segera menunjukkan dirimu kita bisa bermain Lo" said tersenyum.
"Janji ya kita akan bermain?" tanya suara gadis itu lagi.
"janji, mari kita melakukan Janji jari kelingking " said mengangkat jari kelingking nya.
Tap!!
__ADS_1
tapi!!
sepasang kaki kecil melangkah mendekati said, dan menarik tangannya, mengajak nya berlari.
wajah gadis itu tampak tidak jelas ditutupi cahaya, mengenakan Gaun putih nan indah.
"Ayoo kita bermain!!!" Pekik riang gadis itu, menarik tangan said.
"Yoshhh!!, jangan menyerah duluan ya" entah kenapa said juga ikut senang.
gadis itu terus berlari sambil menggandeng erat tangan said, Said mengikuti langkah kecil nya.
menyusuri Jalanan alam bawah sadar yang begitu menenangkan.
Langkah said kemudian terhenti, melihat sesuatu yang ada di depannya. Hati nya terasa sesak, sakit yang begitu menyakitkan. Isak tangis tak terbendung oleh dirinya, Said menangis kedua matanya tak berhenti menitikkan air mata.
Pemandangan Yang seharusnya tidak di alami oleh gadis kecil tersebut, sebuah ventilator Raksasa Dengan berbagai Alat alat menusuk pada tubuh gadis itu, Tubuhnya kurus kering, gaun putih nya di penuhi Darah yang sudah menguning.
"Terimakasih Sudah bermain dengan ku!!"
Said tak dapat membendung Air Matanya.
Gadis itu adalah bahan percobaan eksperimen yang di jadikan tumbal untuk membuat Pedang Durandall, begitu menderita nya.
"Oii!!!, kita baru saja mulai bermain Lo" said mengusap Air Matanya.
Said mendekati Ventilator Raksasa tersebut, Namun di tahan oleh Gadis yang ada disebelah nya.
Seakan mengatakan Bahwa said tidak boleh mendekat, atau sesuatu yang buruk akan terjadi.
Namun said mengabaikan nya, terus melangkah maju.
__ADS_1
Said berusaha mengeluarkan kekuatan nya di dalam alam bawah sadar tersebut. Kekuatan Jiwa murni miliknya.
ketika said mendekat alat Alat yang berbentuk seperti kabel menyerang nya, dan melilit tubuh Said dengan erat.
said terus melangkah, mata nya begitu membara tanpa menyerah harus mendekati gadis itu.
Berbagai Alat dari ventilator Raksasa itu terus menyerang Said. Jiwa murni said mulai tergores jika terus begitu Said akan mati di alam bawah sadar tersebut.
"Hei kau siapa Nama mu?" Said terus merengsek maju.
"Nama??"
"Iya Nama mu siapa Bodoh"
"Aku tidak ingat Siapa Namaku" balas gadis itu berkata lirih.
"Jangan berlagak Seperti orang pikun, kau itu masih kecil" said mulai memanjat ventilator Raksasa itu meskipun Kabel kabel raksasa itu masih membelit tubuhnya.
"Sudah kubilang Aku tidak ingat!!!" Gadis itu seakan kesal dengan pertanyaan said.
"Hahahaha, Kalau begitu Aku lah yang mengingatkan kembali siapa namamu!!!" Said Langsung menghancurkan mesin ventilator Raksasa tersebut dan menarik Keluar Gadis bertubuh kurus kering itu.
"Nama mu Adalah Lightmare!!!!" Seketika Seluruh Alam bawah sadar itu bersinar terang.
"Lightmare?" Gadis itu tersenyum senang.
Cahaya Yang mengalami Mimpi Buruk.
...**********...
Sangkyuu udah dukung author Yakk!!!
__ADS_1
sayang kalian semua Muachh!!!