I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 58.Pertarungan Langitan


__ADS_3

JDAARRRR!!!!!


DUUMMM!!!!


DARRRRR!!!!!!


Ledakan langit menggema di seluruh alam, Baku hantam Antara penguasa Daratan melawan penguasa Langit.


Beberapa helai bulu emas mulai berterbangan, sayap emas nan indah mengepakkan sayapnya begitu kuat, saking kuatnya mampu menciptakan aliran hampa udara.


Satu jam!!!


Dua jam!!!


Tiga jam!!


Berlalu.


Namun pertarungan tersebut belum menampakkan hasil siapa yang akan menjadi pemenang.


Langit seperti bersinar terang, dengan kerlap kerlip seperti kembang api.


"Woahhh cukup indah juga" Aroon yang menyaksikan pertarungan tersebut, sambil mengenakan kacamata Hitam.


"Woii dari mana kacamata nya itu njirr" kaget Nightmare.


"Apakah Master baik baik saja?" Lightmare terlihat khawatir.


"Tenang saja, Master itu kuat dan tak terkalahkan" Balas nightmare meyakinkan Lightmare.


meskipun pertarungan Langitan yang membuat langit bergetar ketakutan, Daratan juga ikut Takut akan pertarungan itu, Alam Alengka Benar benar hancur lebur.


"Pedang kehancuran Ke 3, Glass Sword. Kehancuran Bawah sadar!!!" Sang Dewi mengamuk Hebat.


Tebasan pedang kehancuran Ke 3 mencintai Dimensi Cermin yang mampu menghancurkan Dunia bawah Sadar.


"Tesla Thunder!!!!" Teriak Said tak mau kalah.


Kilatan petir Ungu menghancurkan Dimensi Cermin Menjadi butiran kaca.


Skill Tesla Thunder, Skill elemental petir tingkat Lanjut yang lebih kuat Dari skill Lightning McQueen.


Formasi Array Terus memburu Said di udara, Kilatan cahaya yang dapat menghanguskan apapun yang ada di hadapannya tanpa ampun.


Ditambah Harus berhadapan Langsung dengan Dewi Ashura, Dimana 9 Pedang kehancuran Siap membuat malapetaka.

__ADS_1


"Lumayan Juga untuk sekelas Serangga seperti mu" Ashura mulai menganggap Said bukanlah Lawan yang dianggap Remeh.


"Tentu saja, melawan Dewi lemah seperti mu. sangatlah mudah" Remeh said sembari mengejek.


"Lemahhh??"


"Serangga seperti Seperti nya harus di beri pelajaran!!!"


Pedang kehancuran ke 9, Infinity Sword.


kehancuran Tanpa Batas.


"Matilah!!!"


Dimensi gelap menutupi terang nya cahaya. Tiba tiba tubuh Said tak mampu bergerak. sayapnya tak mampu mengepakkan sayapnya lagi.


Ketika cahaya mulai kembali menerangi Tubuh Said sudah tertancap Ribuan pedang.


Kehancuran Tanpa Batas, Bisa di bilang sebuah skill yang bahkan mampu membunuh Para dewa sekalipun.


Darah mengucur deras keluar dari tubuh Said, Dirinya terpatung di udara Tak bergerak sedikit pun, Apakah said Mati?.


"Master!!!!!" Teriak Nightmare dan Lightmare Sambil menangis.


"Matilah dengan tenang Serangga!!" Pekik Ashura. Seketika Tubuh said yang tertancap pedang hancur berkeping keping.


Tawa jahat menghiasi wajah Sang Dewim


"Arrrrrghhhhhh!!!!!!" Teriak Lightmare Syok, padahal Dia baru saja menemukan penyelamat nya kenapa berakhir secepat ini.


Nightmare berusaha terlihat Untuk tidak menangis dan tetap tegar.


Bagaimana yang lainnya tau, jika tuan mereka telah mati.


Sruupputt!!!


Ahhhhh!!!


"secangkir teh hangat memang sangat nikmat"


Heeeekkk!!! Semua orang terlihat terkejut ketika melihat Ada seseorang yang sedang menikmati secangkir teh dengan santainya.


"Master, Apa ini benar benar dirimu" Lightmare berusaha berhenti menangis.


said mengangguk sambil tersenyum.

__ADS_1


"Master!!!!" Nightmare dan Lightmare langsung berlari dan memeluk said.


"yaaa!! jangan sedih begitu Aku masih hidup tau" Said mengelus kepala nightmare dan Lightmare.


Dewi Ashura juga terkejut mendapati said belum mati, dan bahkan said tidak mendapatkan luka apapun.


"Tuan apa yang sebenarnya terjadi?" Aroon penasaran.


"Hahahaha!!, sebenarnya yang di lawan oleh Dewi lemah tersebut hanyalah Bayangan ku" Said tertawa terpingkal.


Aroon terkagum Pada said yang mampu membuat kejutan, Atau lebih di sebut dengan prank.


"Bayangan??" Dewi Ashura tidak percaya jika yang dia lawan selama ini adalah Bayangan. padahal Dia sudah mengeluarkan seluruh kemampuannya sampai harus memanggil 9 Pedang kehancuran.


"Tuan sejak kapan kau bertukar dengan bayangan mu" Aroon penasaran


"hmmmm, saat Aku jatuh ketinggian dan menciptakan Lubang besar, Aku langsung berganti dengan bayangan ku, trik murahan seperti itu semua orang juga bisa" Said memberikan kedipan berkilau


"Jadi maksud mu aku dibuat kewalahan hanya karena trik murah, Jangan bercanda!!!" Ashura tampak di buat kesal oleh said.


Ketika said berganti dengan bayangan nya, itu dilakukan said untuk mengukur seberapa besar kemampuan sang Dewi. dan juga kesempatan ulang bagi said untuk meReboot Sistem miliknya.


Rambut merah Sang Dewi Ashura mulai berapi, dirinya Begitu murka telah di permainan oleh makhluk rendahan.


"9 Pedang kehancuran, jatuhlah!!!" Tak tanggung Ashura langsung menyerang dengan 9 Pedang kehancuran sekaligus.


krekkk!!


Said mengkrek kan sendinya yang pegal.


Sistem said kini sudah kembali normal.


Melepas batas.


level Up.


Level 4, Peningkatan Kemampuan 10.000 kali.


"Nightmare, Lightmare mari kira Kalahkan Dewi sialan itu"


"Baik master!!" balas bersamaan.


...********...


Terimakasih yang udah baca, jangan lupa komen ya.

__ADS_1


__ADS_2