
Lagi lagi kepala Aroon menjadi Korban, dirinya merasa terlalu meremehkan orang orang yang dilawannya.
Lingkaran sihir Pentagon menghilang dengan sendiri nya. Keadaan Neko sangat sekarat kehabisan banyak energi sihir. Tiffany, kumba dan NightMare tampak berusaha untuk bernafas normal, mereka juga banyak kehilangan energi sihir. Jika hal itu dibiarkan maka mereka akan mati kehabisan energi sihir.
Aroon kembali meregenerasi kepalanya dan Tubuh nya yang hangus terbakar, wajahnya terlihat sangat marah sejadi jadi nya.
"Kali ini aku tidak akan membiarkan kalian bermain main lagi. Akan kulenyapkan kalian semua. Aku Adalah Sorcerer yang Agung tidak layak untuk kalian rendahkan!!." Aroon murka dengan aura ketakutan yang membuat semua orang takut akan aura intimidasi nya yang begitu kuat.
PUNNCCHHHH!!!!!!!
Sebuah pukulan keras mengenai Kepala Aroon, Hingga hancur dan tubuhnya juga ikut terpental sangat jauh.
"Salam Dari Binjai " RagaBima Datang memberikan pukulan telak pada Aroon.
Hal ini membuat Aroon tampak makin marah besar, tubunya kembali meregenerasi.
"Dasar kalian makhluk rendahan tak berguna" Aroon mengangkat tangan kanannya dan ingin mengeluarkan sihir yang besar.
Swuuusshhh !!!!
Swuuuussshhh !!!!
Dua anak panah sihir menancap di tangan Aroon sehingga tidak bisa mengeluarkan sihir.
Panah tersebut berasal dari serangan Gokarna. Menyerang Dari kejauhan.
"Heii kau makhluk jelek Kami semua akan mengalahkan Mu. " Ucap DasaMuka memperingati dan terus membidik anak panah nya.
"kami juga akan ikut bertarung" Kumba tetap memaksakan diri untuk bertarung meskipun kehilangan sebagain besar sihirnya.
"kalau begitu majulah!! kalian semua Akan kubuat kalian merasakan neraka sesungguhnya!." Aroon mengeluarkan energi yang sangat besar, Kekuatan Aroon yang sebenarnya mulai terlihat.
Skill Pengamuk..... Berserker!!!!!
Aura jahat dan menakutkan, Makhluk biasa takkan bisa bertahan meskipun itu hanya auranya saja, Mereka pasti langsung terkena cacat mental.
Pijakan tempat Aroon berdiri menciptakan lubang besar dan keretakan di seluruh daratan. Seketika Dia menghilang dari penglihatan.
Bukan menghilang Tapi serangan Aroon terlalu cepat, Entah itu teleport atau memang dia sangat cepat.
Woshh!!
Aroon sudah berada dihadapan mereka semua, yang tengah mempersiapkan serangan untuk menyerang Aroon.
RagaBima segera melayang kan pukulan salam dari binjai milik nya untuk memblokir serangan Aroon yang sangat cepat itu.
Duaaarrr!!
serangan Bima menciptakan ledakan udara, Namun Aroon dengan mudah menahannya seakan hanya angin sepoi sepoi biasa.
"Hanya segitukah pukulan mu? Kalau begitu terimalah hadiah dari ku!!" Aroon balik menyerang Memukul RagaBima tepat di perutnya.
krakkkk!!!
Tampak ada beberapa tulang Bima patah dan seluruh tulang rusuk nya retak, RagaBima terbang seketika terpental ke udara saking kuatnya pukulan Aroon yang di lapisi cahaya hitam yang sangat aneh.
Spalsh!!.
Aroon bergerak cepat lagi, kali ini Dia berada di hadapan Tiffany yang sedang memulihkan sihir nya.
"Berikutnya Adalah kau gadis iblis kecil!!" Aroon menyeringai seram.
Belum sempat Aroon mengeluarkan serangan untuk melukai Tiffany, Sebuah pedang, belati, dan Hammer sudah tepat berada di leher Aroon yang membuat serangannya terhenti.
Kumba, NightMare, dan DasaMuka tidak bisa membiarkan Tiffany dalam bahaya, Hanya dia satu satu harapan karena Tiffany memiliki kekuatan yang paling kuat diantara mereka.
"Jangan harap kau bisa melukai nya!!." Kumba melotot tajam.
"Langkahi kami dulu sebelum menyerang nya." Hammer bencana DasaMuka mengeluarkan petir biru yang sangat kuat.
"Kalian terlalu sombong untuk sekelas serangga." Kekeh Aroon lalu dengan cepatnya memblokir semua serangan yang di tujukan pada dirinya.
Pertarungan Aroon dengan lainnya berlangsung sengit, Mereka semua bertarung demi melindungi Tiffany untuk memulihkan sihirnya.
Ayunan pedang yang terus menerus mengcounter serangan, Hammer yang terus mengeluarkan petir, NightMare yang mampu membelah dimensi, RagaBima dengan tulang rusuknya yang patah mampu menyerang lebih hebat. Panah Go karna menyerang dari titik buta yang dimiliki Aroon.
"Hahahaha, Terus buat aku puas dengan kalian, Hiburan yang menarik." Aroon tertawa di tengah pertarungan seakan sangat mudah bagi nya melawan mereka semua.
hal itu membuat Kumba semakin jijik, Dan keluar dari formasi serangan karena saking kesal nya melihat Aroon.
"Bagus Hibur Aku gadis kecil" Kekeh Aroon dengan seringaian pelik.
Kumba mengayunkan serangan tipuan, pedang yang di ayunkan membuat Aroon menghindari nya dengan mudah.
Bukan itu tujuan Kumba, tangan kirinya mengeluarkan Sihir Api Yang sangat besar.
GREATT FIREE BALLL!!!!
Blaaarrrr!!
__ADS_1
Bola api raksasa mengenai tubuh Aroon.
Aroon tersenyum sinis, Dirinya akan menggunakan teleportasi.
"Tidak semudah itu freguso!!" RagaBima muncul dan menggunakan tehnik kuncian pada Aroon. Membuat Aroon tak bisa melakukan teleport.
Dengan tangan kirinya yang mulai terkilir, Kumba mendorong Bola api raksasa itu, Kumba terus menerus mendorong bola api itu hingga membuat Aroon tak bisa berkutik.
DasaMuka dan NightMare mengikuti mereka berdua, kedua tangan Aroon mengeluarkan sihir hitam hendak menyerang Kumba.
Slashhhh!!!!
Slashhhh!!!!!
NightMare memotong kedua tangan Aroon dengan sangat cepat. Hammer DasaMuka menyambar dengan kilat membuat dada kiri Aroon Hancur.
Setelah menunggu sinyal, Kumba, RagaBima, NightMare dan DasaMuka segara mundur. kumba melepaskan dorongan bola api nya.
"Tiffany sekarang saatnya!!!!" Teriak kumba.
"Hiaaaa!, Multiple Devil's Brust!!!!! " Tiffany mengeluarkan Lingkaran sihir yang sangat banyak hingga memenuhi daratan dan langit.
"Matilahhhhh!!!!!! " Tiffany mengayunkan tangannya membuat lingkaran sihir itu mengeluarkan serangan.
BAMMMM!!!!!
BLAAARRRRRR!!!!!!
Serangan Yang Amat dahsyat hanya dengan satu serangan seluruh daratan hancur, Setara untuk menghancurkan kerajaan atau negara.
Tubuh Aroon terbakar Habis menjadi Abu hingga inti Muasalnya atau core miliknya juga ikut hancur.
Kumba menyaksikan ledakan Yang amat indah, Harapan DasaMuka Tidak salah lagi Tiffany lebih kuat Dari keempat Raja surgawi saat ini, Mungkin ada rasa iri diantara mereka menyaksikan kekuatan Tiffany yang amat dahsyat tersebut.
"Kita menanggg! kita berhasil mengalahkan nya!!" Sorakk Kumba bahagia.
"Akhirnya Kita bisa mengalahkan nya, benarkan neko?" NightMare mengelus Neko yang masih lemes.
DasaMuka Tampak tersenyum bahagia.
Bruakkk!!!!.
Tiffany Jatuh berlutut, Dia telah mengerahkan segala kemampuan nya.
"Dasar Makhluk Rendahan Jangan senang Dulu!!! " Terdengar suara yang diliputi amarah yang besar. Mendengar suara itu semua orang menjadi Kaget bukankah seharusnya Aroon telah Di kalahkan.
ARRRRRRRGGGGGHHHHG!!!!!
Necromancer!!.
Kekuatan Mengerikan Memanggil Mayat yang sudah mati, memanggil mayat tentara pemberontak yang telah mati. Semua mayat berterbangan menuju asal suara. Tubuh baru Mulai terbentuk. Wujud yang lebih kuat dari sebelumnya. Aroon bangkit kembali.
"Kalian terlalu meremehkan ku Sang Sorcerer Yang Agung!!."
Dari bawah tanah pijakan Aron muncul lingkaran Sihir pemanggilan.
Summon!!.
Sebuah pedang Hitam Muncul, Pedang yang memiliki Perasaan Dan Emosi, Alter Ego.
"Datang lah padaku DURANDAL!!" Aroon mengambil pedang yang muncul dari lingkaran sihir tersebut.
"Bagaimana mungkin dia tidak mati? Padahal Dia sudah terbakar habis. Mustahil!!" kumba tidak percaya melihat wujud Aroon yang lebih kuat daripada sebelumnya.
"Kalau begitu kita harus menyerang nya sekali lagi, Kita pasti bisa mengalahkan nya!." Ucap RagaBima.
Aroon tersenyum jahat. Menghilang Dari penglihatan, Muncul dihadapan RagaBima.
RagaBima menyerang dengan tinjunya, dengan mudah Aroon menghindar dan meletakkan Tangannya di dada RagaBima.
Magic Curse!!!!
Jlebbbbb!! Tangan Aroon menembus Dada RagaBima membuat Bima memuntahkan darah pekat yang sangat banyak.
Melihat hal itu Kumba menyerang dengan cepat. Mengayunkan pedangnya tepat ke leher Aroon.
Aroon berbalik dengan cepat dan memukul ulu hati Kumba hingga mengeluarkan Darah.
"Aaaakkkhh!!! " Kumba mengerang kesakitan.
Kilat petir Menyambar, Aroon menahan serangan tersebut dengan pedangnya. serangan DasaMuka semakain cepat dan menyerang dari sisi berlainan.
DasaMuka Terus menyerang Tanpa henti dan tidak memberikan celah. Aroon tampak menikmati pertarungan singkat tersebut.
Slasshhh!!!!
Mata kiri DasaMuka terkena serangan Durandal. Membuatnya tidak bisa menggunakan mata kiri tersebut. tanpa memperdulikan lukanya DasaMuka terus menyerang tanpa henti.
Semakin cepat, Semakin kuat, Mengayunkan Hammer yang begitu berat dengan sangat cepat, Perasaan DasaMuka mulai diliputi rasa marah karena rekannya terluka.
__ADS_1
Blaaarr!!
Bumm!!
Pertarungan mereka sangat cepat yang terlihat hanyalah kilatan petir milik DasaMuka.
Srapppp!!!!!
Beberapa Anak panah Mengenai tubuh Aroon yang tanpa sadar dia terlalu fokus pada DasaMuka.
"Menyebalkan mengganggu saja" tepat sebelum terkena serangan DasaMuka Aroon menghilang di hadapannya.
Tak lama kemudian......
Aroon muncul dengan membawa tubuh Gokarna yang terbakar, DasaMuka terlihat amat Marah.
"Aaaaaarrrrrgggghhhh!! Kubunuh kau!!." DasaMuka mengayunkan Hammer nya sekuat tenaga.
Slashhhh!!!!!
Aroon menebas tubuh bagian depan DasaMuka yang membuat nya jatuh tersungkur.
"Membosankan." Ucap Aroon datar setelah menebas tubuh DasaMuka.
"Masih Belum!!! " Terdengar suara pelan dari Tiffany matanya terlihat begitu penuh kegigihan untuk gadis seusianya.
ENVYYYY MAIDENNN!!!!!!!!
Tiffany mengeluarkan Kartu As nya, Seluruh langit menjadi merah Darah, Lingkaran sihir besar muncul dibawah Aroon. Rantai merah menyala keluar dari lingkaran sihir dengan jumlah yang sangat banyak dan tak terhitung. seluruh rantai mulai membelit dan mengikat tubuh Arooon.
Salah satu rantai mengambil Gokarna untuk di selamat dan mereka yang lainnya.
Rantai mengikat dengan sangat kuat membuat Aroon tak bisa bergerak bahkan mencegah Telepornya.
"Tamatlah Riwayat Mu!!!! " Tiffany mengarahkan kedua tanganya kebawah membuat Tubuh Aroon ikut tenggalam Kedalam Lingkaran Sihir tersebut, Menyegelnya dan mengirim kan menuju kehampaan.
"HIAAAAAAAAA!!!!!! " Dengan seluruh kekuatan yang tersisa tiffany berusaha melancarkan serangan terakhir.
"Hohohoho Aku terlalu meremehkan mu Gadis Iblis, Tapi? tapi kau sudah mencapai batas mu bukan? " Aroon tersenyum penuh kemenangan. Dengan mata nya yang bisa melihat kekuatan sihir Aroon tau Jika Tiffany sudah kehabisan sihir.
Deg deg deg!!!!!
Suara detak Jantung tiffany terdengar tidak begitu normal.
"Uhukk!!! Uhuukk!!" Tiffany batuk mengeluarkan Darah, Tiffany sudah mencapai batas nya hingga sihir di dalam tubuhnya membuat dirinya terluka akibat digunakan terlalu berlebihan.
Rantai yang mengikat Aroon Segera menghilang, Senyuman Jahat muncul di wajahnya. Aroon Muncul di hadapan di Tiffany dan hendak menusuknya dengan pedang.
"Tiffany! " Kumba secepat mungkin untuk melindungi tiffany.
Jlebbbbb!!!!
Mata Tiffany terbelalak melihat Kumba yang melindungi nya dan terkena tusukan pedang.
"Kau begitu naif Gadis kecil" Aroon melepaskan pedangnya dan membiarkan nya tertancap di tubuh Kumba.
Tubuh Kumba ambruk dengan pedang tertancap di tubuhnya.
Tangan besar menggeram kuat leher Tiffany hingga tubuhnya terangkat ke atas. Mencekiknya hingga kesulitan bernapas.
"Apakah kau masih memiliki permainan lainnya gadis iblis?, Hahahahaha...." Aroon Tertawa lebar.
Tiffany semakin kesulitan bernapas, lidahnya sulit untuk di gerakkan, Apakah ini akhir dari hidup nya? Sungguh sangat menyedihkan.
"Bahkan sang dewa pun tak kan bisa mengalahkan ku." Aroon dengan tawa nya menikmati penyiksaan terhadap Tiffany yang diambang kematian.
"Oii....!! , bisakah Kau diam? "
"Hah? " Aroon penasaran siapakah yang masih bisa melawan nya.
"Kau terlalu berisik Untuk hidup, Sebaiknya kau membayar Atas apa yang telah kau lakukan."
Perlahan Udara mulai bergerak, Butiran Air berkumpul menjadi satu.
[ Meminjam Kemampuan ]
MELEPAS BATAS.
MEMBUKA SEGEL.
Level Up.
Level Up.
[Level meningkat menjadi Level 3]
Sebuah Tombak Air raksasa, udara dan air bergerak di sekeliling Tombak tersebut membentuk Satu arus.
Tidak salah Orang yang Muncul dengan Tombak Air tersebut Adalah Said.
__ADS_1
*Seorang Manusia yang berada pada penyesalan tanpa akhir*.
Meminjam kemampuan Menombak terhebat WAH - SYI.