
"Nama kota ini adalah.....
Semua mata tertuju pada said, Menanti Ucapan yang keluar dari bibirnya. sebuah nama yang akan merubah segalanya.
Glekk, wajah serius dan rasa tak sabar menanti.
"MINERVA!!"
"Nama kota ini adalah MINERVA!!!" Sebuah nama yang ditunggu oleh semua akhirnya keluar.
"Miner-va!"
"M-minerva?"
Rasa penasaran membuat Semua bertanya Tanya akan arti dari nama kota tersebut.
Wajah plongo dan lugu juga polos, membuat said menjelaskan Arti Kata tersebut.
"Benar!!, Minerva. Memiliki Arti Sebagai Kota pagan, kebijaksanaan, Dan ilmu pengetahuan. dengan begitu Kota ini tidak akan mengalami Kelaparan dan akan menjadi Pusat ilmu pengetahuan!!!" said menjelaskan Arti dari MINERVA.
Prokkk!!!
prokkk!!!
Tepuk tangan riuh, Rasa senang dan syukur dengan sebuah kelahiran kota baru yang akan mengubah Dunia.
"Minerva Nama yang cukup bagus!!" Wajah Ashura memerah, Baru kali ini dia merasa bahagia untuk pertama kalinya.
"Benar benar Minerva!!, Aku harap kota ini banyak manakan yang enak!!" kumba membayangkan berbagai makanan enak.
"Master!, Mulai sekarang Kami semua adalah keluarga mu. mohon Bimbingan nya!!" Ucap Tasya pada said.
"Keluarga ya!" Said tersenyum.
citttt!!!
Duarrrr!!!!
langit malam tiba tiba dihiasi oleh kembang api yang indah, dengan manca warna lainnya.
"Woahhh, lihat lihat ada kembang api!!"Lightmare berteriak riang.
"Indahnya!!!"
"Haii haiii, Saat nya makan malam, atau makanannya Akan segera dingin Lo!!" Tessia memanggil Dari depan Pintu mansion, menyuruh semua orang masuk.
"Asyyiikkk makan malam!!" Nightmare berlari masuk.
"Master!!, Ayo kita masuk" Ajak Tasya.
__ADS_1
"hummp" said mengganguk.
sebuah meja makan besar, Diatas nya terhidang berbagai macam makanan yang membuat siapa saja menjadi ngiler untuk segera memakannya.
Dasamuka, Bima, dan karna menyambut said dan lainnya di meja makanan. dan mempersilahkan said untuk duduk terlebih dahulu.
Tiffany, Lightmare dan nightmare juga tak sabar ingin segera menyantap semua makanan yang ada.
Setelah Semua orang duduk di kursi nya masing masing, doa syukur pun di Panjatkan.
"Semuanya, Mohon Bantuannya untuk kedepan, dan juga untuk Kota kita dan keluarga!!" Said mengangkat gelasnya dihadapan semua orang.
"Untuk kota kita!!!"
"Untuk keluarga!!!"
"Hmmm enaknya, nyam nyam!!" Tak di sangka kumba sudah makan duluan dengan lahapnya hingga belepotan dan pipinya penuh terisi makanan.
"Ehh!!!" kumba sadar dirinya sedang di perhatikan dan menghentikan Makannya.
"Hahahahaha!!!!" Semua orang tertawa melihat tingkah Kumba.
"Yoshhh selamat makan!!!!"
"Selamat makan!!"
"Makan!!"
"Mana ku tahu!!"Balas said enteng Lalu melahap makanannya.
"Sialan!!!!"Teriakk Aroon.
Tawa semua orang memenuhi ruang makan.
Inilah kehangatan sebuah keluarga, Sebuah keluarga baru said.
"Keluarga ?" Batin said.
mengingat Dirinya yang tak mempunyai keluarga dan sudah hidup di panti Asuhan sejak kecil. bahkan tidak tau siapa orang tuanya.
hingga ketika Ovilla dan kakeknya datang kepanti Asuhan untuk menyumbangkan dana, Ovilla yang tertarik pada said kecil meminta kakeknya untuk mengadopsi said.
sepuluh tahun berlalu, said kecil kini beranjak dewasa, ovilla Mulai menaruh hati pada said bukan menganggap nya sebagai Adik lagi melainkan sebagai pria.
"Oraaa!! Said kenapa melamun begitu. Atau makanannya akan dihabisi yang lain"Suara menggoda menggelitik telinga said membuat bulu kuduknya naik.
Booing booing!!!
said menoleh dan mendapati Dua buah gunung oppai ada dihadapannya.
__ADS_1
"Woahh Tante!!" said terkejut.
"Panggil tessia!!" Tessia memasang muka cemberut nya yang imut, dan tak ingin di panggil Tante.
"Ini Makan, Ahhhh!!" Tessia hendak menyuapi said.
"hee, Eto'o!!"
"Sudahlah jangan malu malu, Ahhh" Sendok makanan sudah berada di depan mulut.
"Ahhhh!!"
said memakan suapan tersebut.
"Bagus Anak pintar!!!"
"Tunggu, Ibu Apa yang kau lakukan, yang pantas menyuapi Master Adalah aku" Tasya yang tidak terima juga ikut ingin menyuapi said.
"Hahahaha, Kalian para serangga tak pantas menyuapi nya kecuali Dewi Agung ini!!, ayoo Master said makan ini, Ahhh!!" Ashura juga tak mau kalah.
"Master!!, Master. ahhhh!!" Lightmare dan nightmare Juga tidak mau ketinggalan. tangan mungil mereka memegang sendok yang sudah siap menyuapi.
"Ahhh!!!!" Akhir nya said lebih memilih memakan suapan Mereka berdua.
"Yeiii master akhirnya memakan suapan ku!!" Teriak Lightmare dengan sikap manja nya. Mata nightmare pun berbinar bahagia.
"Master juga makan ini Ahh!!"
"Tidak Aku bisa makan sendiri" said melanjutkan makannya.
"Yahhh!!" Semua nya memasang muka melas.
"Aku menang!!!" Lightmare sangat senang.
...******...
Kota Minerva dibangun dengan gaya classic khas Eropa, dengan pondasi Batuan dan marmer. tidak hanya itu Jalanan juga mulai di susun dengan batuan indah sehingga kota tersebut terlihat seperti pada zaman abad pertengahan dan digabungkan dengan nuansa modern.
Keempat Pilar sebagai tonggak utama Kota Minerva, mereka Adalah Dasamuka, RagaBima, Gokarna, dan Kumba Karna. Mereka juga sebagai Keempat Raja Surgawi.
Dasamuka menjadi sekretaris dan sekaligus wakil said, Dasamuka juga memahami tentang kepemerintahan karena dulunya dia adalah petinggi dari Rahwana.
Raga Bima dipercaya sebagai Keamanan Kota, dan membentuk Pasukan baru, dan mulai merekrut para tentara.
Gokarna, Menjadi pemimpin Pasukan Khusus pelindung Kota dengan kemampuan memanahnya yang cukup hebat sebagai pengintai sekaligus pemanah jitu.
Kumba Karna, Menjadi Maskot Kota Minerva Dan menjadi Perwakilan kota untuk berhubungan dengan kota lain.
Said juga berencana menjalin hubungan dengan kota besar lainnya, dan juga merubah kota kecil ini menjadi sangat makmur dan sejahtera.
__ADS_1
Sebuah Kuil juga dibangun khusus oleh Penduduk Alengka yang sekarang Minerva, Sebagai tempat pemujatan terhadap Ashura karena mereka masih menghormati Ashura sebagai Dewi mereka, said juga tak melarang pemujatan tersebut.
Awal baru saja dimulai!!!