
Kerajaan Alengka kini sepenuhnya berada dibawah kekuasaan Said, Tidak ada yang mampu menghentikan Said menduduki tahta sang kaisar, 4 petinggi tak berkutik melihat Said dengan mudahnya menduduki tahta, Bergerak saja tak mampu dibawah tekanan energi yang sangat besar dari Said.
Bangsa Alengka memiliki loyalitas yang sangat tinggi pada pemimpin mereka, Bangsa yang memiliki perwujudan seperti dalam cerita perwayangan dalam cerita rakyat.
Wajah mereka tampak unik dengan ke khas-an dunia perwayangan dalam kitab Ramayana.
"Mulai sekarang aku adalah Kaisar kalian, Tenang saja dibawah kekuasaan ku tidak ada lagi yang namanya penderitaan, kesengsaraan, Tangisan, Ketakutan, Keputusasaan, Yang hanya ada kebahagiaan." Ucap said mengangkat kedua telapak tangannya ke atas, Kata kata Said tampaknya menyentuh rakyat bangsa Alengka yang hadir di ruangan itu.
Said melepaskan tekanan energi yang dimilikinya, Perlahan mereka semua mulai berdiri tanpa kata, Namun ada sedikit harapan.
"Jadi layanilah aku sama seperti kalian melayani raja kalian sebelum nya. " Said meminta kesetiaan mereka semua untuk melayani Said.
"Apa kah kau dapat membuat Bangsa Alengka menjadi lebih baik? Atau bahkan membawa nya pada kehancuran ?" Salah satu petinggi memberanikan diri bertanya.
"Tentu saja, Di bawah kekuasaan ku aku akan membuat kalian mendapatkan apa yang kalian ingin kan." Jawab said bersemangat.
Mendengar jawaban Said 2 dari 4 petinggi berlutut dihadapan Said, Diikuti beberapa dari mereka yang ikut berlutut memberikan kesetiaan nya pada Said.
"Jika kata mu bisa dipercaya, Dengan senang hati aku akan melayani mu, Kami hanya tidak ingin terjadi nya pertumpahan darah dan adanya peperangan terus menerus." Petinggi lainnya juga ikut berlutut setelah mengatakan hal tersebut.
Hanya satu petinggi yang belum berlutut memberikan kesetiaan nya pada Said dan beberapa orang menolak berlutut.
"Ohhh!!!, Aku akui kesetiaan mu pada raja mu sebelum nya, Adakah yang membuat tidak ingin melayani ku?, Bukan kah aku ini sangat kuat bahkan bisa mengalahkan raja kalian yang lemah itu? . " Ucap Said dengan nada sombong, Said memang harus sombong sih.
"Cihhhh!!, Biar pun kau kuat sekalipun tidak akan membuat ku mengakui kesetiaan ku pada mu, Lebih baik mati dari pada melayani pencuri seperti mu" Petinggi itu tampak dengan berani tidak mengakui Said sebagai raja baru nya.
"Oi Oii Oii!!!, Bukan kah kata mu sedikit kasar mengatakan aku sebagai seorang pencuri?" Said tertawa kecil.
"Cukup hentikan !!!!, Aku akan tetap bertarung melawan mu meskipun kalah sekalipun, Aku tidak akan mengakui mu!! " Bentak petinggi ke 4
"Hooo, Bagaimana jika di buktikan saja ??"
"Heiii kalian bertiga bagaimana jika tugas pertama kalian adalah membersihkan seekor tikus kecil" Said menunjukkan ketiga petinggi dan memberikan nya perintah.
"Dengan senang hati yang mulia!!!!" Ucap ketiga petinggi bersamaan.
Said dengan santai nya menyaksikan pertunjukan sambil menikmati secangkir teh hangat, Yang entah sejak kapan dibuat.
"Ehhhh, Tidak kusangka kalian malah jadi penghianat bagi bangsa Alengka, Kalian sungguh aib bagi kerajaan ini !!!" Petinggi ke empat tampak nya mulai bersiap bertarung.
"kami tidak lah mengkhianati bangsa ini, Yang kami lakukan adalah untuk menghindari peperangan di kerajaaan." Balas salah satu dari ketiga petinggi.
"Omong kosong!!!!!! " Petinggi keempat menggertakkan giginya dengan sekuat tenaga.
Tidak ada yang bisa dibicarakan lagi, Petinggi keempat merasa dirinya tidak akan menang melawan ketiga petinggi sekaligus.
"Kita lihat bagaimana jika aku dengan mudahnya membunuh pencuri itu" Dengan penuh senyuman petinggi ke empat mulai menyerang. Namun bukannya menyerang ketiga petinggi dia langsung menyerang ke arah Said yang sedang menikmati teh hangat nya.
__ADS_1
Petinggi keempat tampak begitu percaya diri, Melihat celah yang dimiliki Said, Dengan penuh keyakinan mengayunkan pedangnya tepat kearah Said.
"Matilah kau!!."
RAAAWWWWHHHH!!!!!
Tiba tiba seekor Binatang besar keluar dari bayangan Said dan menerkam petinggi keempat tepat di perutnya, Semua orang terkejut dengan kemunculan binatang besar tersebut.
Petinggi keempat tidak bisa menghindari serangan tersebut, Perutnya tampak robek darah bercucuran dimana mana.
"Wahhh!! kerja bagus Neko" Said memberikan pujian pada binatang besar yang tak lain adalah ShiroNeko, ketiga petinggi itu tampak tak berkutik.
"AUU!!!! AUUU!!! AUUU!!!"
Saat ini Neko berada dalam fase perubahan Fenrir mode Binatang buas yang membuat tubuh nya menjadi sangat besar dan menjadi sangat Ganas.
SHIRONEKO LV. 100
"Hoii adakah diantara kalian yang bisa menggunakan sihir penyembuh?, Sembuh kan dia secepat mungkin aku tidak ingin darahnya mengotori tempat ini " Perintah Said, Padahal baru beberapa menit jadi kaisar.
"Arrggghhh!! " Petinggi keempat tampak mengerang kesakitan.
Beberapa yang bisa menggunakan sihir penyembuhan langsung menyembuhkan luka yang dimiliki petinggi keempat, Luka perlahan sembuh dan kembali seperti sedia kala.
"Mengapa kau tidak membunuh ku saja? " Ucap petinggi keempat yang berusaha untuk duduk.
"Cihh, Aku salah mengira mu, Setelah kau menyelamatkan ku bukan berarti kau mendapatkan kesetiaan ku"
"Jangan khawatir, Aku tidak masalah dengan itu, Benar begitu bukan, Neko? "
AUU!!! AUUU!!!
"Apa kau lapar?, Heii adakah diantara kalian yang punya makanan kucing? "
Auuu auuu!!!!!
"Ohhhh, Aku lupa kau ini anjing, kalian bawalah Neko untuk makan"
AUUUUUUU!!!!!! ( Senang)
"Apaa apaan kau ini, Bahkan kau tidak bisa membedakan anjing dan kucing !!!" Ucap petinggi keempat.
"Hehehehe, Tehee!!! " Said mengetuk ringan kepalanya.
Salah satu dari ketiga petinggi tampak tersenyum, Melihat petinggi keempat yang masih berani melawan Said.
Sreeeeppputt!!!!, Said menghabiskan tehnya, Lalu berdiri tegak dihadapan para hadirin.
__ADS_1
"Ehhhhmmmm!!!!, Tes satu dua tiga tes!! Tess!!. Hmm oke baiklah dengan ini Aku sebagai Kaisar Alengka mengangkat keempat petinggi untukk!!!.......
"Hooiiii bukankah sudah kukatakan aku belum menyatakan kesetiaan ku" Petinggi keempat memotong pembicaraan Said
Said hanya menganggap perkataan petinggi keempat sebagai angin lalu.
Sebuah sinar muncul dengan terang, Perluasan area sihir memenuhi ruangan, Sihir keemasan yang membawa kehangatan.
"Aku mengangkat keempat petinggi menjadi 4 Raja yang akan melayani ku, keempat Raja ini kuberi nama 4 RAJA SURGAWI!!!!! "
Said mengangkat keempat petinggi menjadi Raja dibawah tingkat kaisar, keempat Raja dengan nama raja surgawi Atau Raja langit.
keempat petinggi kemudian diselimuti dengan cahaya yang sangat terang.
Tinggg!!!! Notifikasi dari sistem Said masuk.
[ Memulai proses Evolusi. ]
[ Silahkan Berikan Nama Pada keempat Raja ]
"Yoshhhh, Jangan remehkan aku dalam memberikan nama. " Said tampak begitu bersemangat.
Raja Ke 1 : DasaMuka
Raja ke 2 : Gokarna
Raja ke 3 : RagaBima
Raja ke 4 : KumbaKarna.
[ Menjalankan Proses Evolusi ]
Skippp!!!, Tampaknya said menskip Notifikasi dan pemberitahuan evolusi.
[ Evolusi selesai. ]
Evolusi tersebut membuat para petinggi mendapatkan wujud manusia mereka, Dan mendapat Gelar Para raja Surgawi.
"Ehhh!!, Tunggu dulu siapa gadis cantik dan imut ini?"
Said begitu terkejut dengan kemunculan sosok gadis cantik dan imut, Dia tampak memaling muka dengan wajah kemerahan.
"Hoiii siapaa dia? " Tanya Said.
"Bukankah dia petinggi keempat, Kumbakarna Raja ke 4" jawab DasaMuka.
"HEEEEEEE!!!! " Said tampak syok
__ADS_1