I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 74.Ajakan Kencan


__ADS_3

Sudah tiga Hari hujan lebat turun, Badai besar melanda dunia membuat curah hujan cukup tinggi.


Badan meteorologi klimatologi dan Geofisika, Masih memperdebatkan penyebab munculnya badai raksasa tersebut.


Hipotesis yang ada mengetakan bahwa telah terjadi penguapan Air laut seluas seratus Kilometer, yang menimbulkan badai besar.


"Ahh, Bosan nya. Kapan berhenti nya nihh hujan" Said meregang kan tubuh nya yang kaku, dan sekaligus biang kerok hujan badai tersebut.


"Benar, Jika terus begini. Aku tidak bisa datang ke konser boyband favorit ku" Curhat Chelsea.


"Lagian, kenapa kau ingin pergi kesana?" Tanya linda.


Didalam kelas mereka sedang berkumpul menatap kearah jendela, menanti berhenti nya hujan.


Shinta hanya fokus pada cemilan yang dia makan, sesekali memandangi wajah said.


"Tentu saja, mereka itu grup boyband terkenal, aku ingin sekali meminta tanda tangan mereka" Perasaan tak sabar Chelsea.


Said menyodorkan secarik kertas.


"Apa ini?"Chelsea mengambil kertas tersebut.


"Tanda tangan!" kekeh said.


"Dasar Bodoh, Siapa juga yang mau tanda tangan mu" Kesal Chelsea.


"Uhukk"Shinta tersedak ketika melihat candaan receh Said.

__ADS_1


"heeee, Bukan kah cuma tanda tangan" Balas said.


"Kalian yang tidak mengerti tentang boyband tersebut diam saja" Chelsea tak mau lagi bicara.


Linda terkekeh melihat tingkah Chelsea.


"Said Apa akhir pekan nanti kau sibuk?" tanya linda.


"Tidak juga" Said masih menatap langit hujan.


"Baiklah bagaimana kalau berkencan!!" Kata kata Linda membuat semua orang terkejut.


Shinta tersedak untuk kedua kalinya.


"Apa!!!" Said terkejut.


"Hoiii, Apa yang kau bicarakan. sejak kapan kau ada perasaan pada said, Lagipula tidak mungkin juga ada orang yang suka dengan said, Mana suka tidur dikelas. tidak pernah bayar uang kas, Tidak mengerjakan tugas" Chelsea memuji Said. dengan artian lain.


"Kau salah, Bukan aku yang akan berkencan dengan said, Tapi dia" Linda menunjuk kearah Shinta.


"puffff!!!" Shinta yang sedang minum, tersedak lagi.


"Tunggu Apa maksud mu" Shinta minta penjelasan.


Linda mendekat ke Shinta dan membisikkan sesuatu.


"Apa yang kau tunggu lagi Shinta Sama, Bukankah ini kesempatan mu mengambil hati said, Oh ya jangan lupa bawa dia ke love hotel. ini kesempatan bagus" Bisik Linda.

__ADS_1


Seketika wajah Shinta memerah.


"Hei apa yang kalian bisikan!!" Chelsea merasa diabaikan.


"Hmm, Aku tidak keberatan kok" Ucap said polos.


"Ti- tidak mungkin kan, Apa yang merasuki mu said?" Chelsea terkejut bukan kepalang.


"Bukankah sekedar kencan biasa" Yang ada di pikiran said, kencan adalah dimana dua orang pergi bersama untuk makan banyak.


wajah sih said tidak peka.


"Kenapa kau tersenyum mengerikan seperti itu said" Chelsea ketakutan melihat senyum said.


padahal yang dipikiran said sedang menikmati banyak makanan.


"Sudah di putuskan, Akhir pekan nanti said dan Shinta akan berkencan!!" teriak girang Linda.


"Linda, Bukankah aku belum bilang setuju" gugup Shinta .


Linda berbalik mengacungkan jempol dengan mata penuh bintang dan lidah menjulur keluar.


...***********...


Di tengah pusaran Badai nan ganas yang menerpa Dunia, sesosok dewa turun ke langit dunia.


Dewa yang menaungi Langit, Pengendali petir. Dewa terkuat, sekaligus Berdarah keturunan UpperGod penguasa Galaksi. INDRA!!

__ADS_1


"Menyebalkan kenapa aku harus repot repot turun ke dunia Hina ini"


"Tak kusangka setelah menghilangkan dari Alengka, Ternyata kau berada disini Ashura!!" Senyuman Jahat dewa Indra membuat Badai ketakutan.


__ADS_2