I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 153.Kematian Said Kusuma dan Binasanya jutaan pasukan Surga.


__ADS_3

Dengan terbunuhnya Seraph penunggang kuda merah padam, Membuat keseimbangan pelindung itu menjadi sangat lemah, Menciptakan lubang di tengah tengah pelindung, Dalam sekejap saja jutaan Pasukan itu langsung ketakutan, Mereka takut jika akan langsung di bantai oleh God's Slayer.


"Semuanya jangan takut, Sedikit lagi kita bisa memperbaiki keretakan nya!!." Seraph. penunggang Kuda putih memberikan semangat pada pasukan surga agar jangan ketakutan.


"Pasukan pelindung tahan sebisa mungkin jika God's Slayer menyerang." Seraph penunggang kuda hitam dengan perisai dewa nya, Membuat pasukan pelindung agar jangan gentar.


Namun siapa di sangka kesempatan langka itu di abaikan begitu saja oleh God's Slayer, Mereka semua melihat ke arah dimana Ashoka dan Arunika menghampiri Said yang terkapar setelah terkena anak panah itu.


Pandangan Said mulai kabur, Rasa sakit itu seakan tidak terasa lagi, Bahkan untuk detak jantung nya tidak terasa detakannya.


"Hei bodoh kenapa kau begitu sembrono menjadikan tubuh mu sebagai Tumbal." ashoka perasaan cemas, langsung menaikan kepala Said ke pangkuannya.


Wajah Said tampak mulai pucat, Membuat siapa saja pasti akan merasa sangat sedih Dengan kondisi yang di alami oleh Said.


Tanpa Said sadari setitik air mata membasahi keningnya, Dia melihat wajah yang belum pernah dia lihat sebelum nya, Ashoka menangis tak bisa menahan emosinya yang meluap.


"Apa apaan ini?, Wanita bar bar seperti mu bisa menangis juga ya." Ucap Said menatap wajah Ashoka, Baru kali ini dia menyadari bahwa Ashoka itu sangatlah cantik.


"Diamlah kau bodoh, Aku berusaha mengalirkan kekuatan spritual ku agar bisa menyembuhkan mu." Dengan tangisan terisak Ashoka mengalirkan kekuatan spiritual pada tubuh Said.


"Hentikan Saja itu percuma." Balas Said.


[Regenerasi tidak bisa menghentikan kerusakan tubuh.]


[Kerusakan tubuh tidak bisa di perbaiki.]


[Menggunakan Restorasi.]


[Restorasi tidak bisa memperbaiki kerusakan tubuh.]


Sistem telah mencoba menyembuhkan Tubuh Said namun tidak bisa sebab kerusakan yang sangat parah.


Ashoka mengabaikan ucapan Said dan terus fokus untuk terus mengalirkan kekuatan spiritual.


Arunika mendekati Tubuh Said yang mulai retak seperti sebuah benda yang bisa pecah Kapan saja.

__ADS_1


"Kenapa kau mengorbankan diri mu hanya untuk menyelamatkan ku, Harusnya kau biarkan saja aku terkena anak panah itu, Hiksss....... Huaaaaa..... " Arunika menangis melihat kondisi Said yang begitu memilukan.


"Kenapa katamu?, Tentu saja jika kau mati Ashoka pasti akan menangis, Karena kau sudah seperti adiknya sendiri." Balas Said, Dia bisa merasakan waktunya sudah tidak lama lagi.


"Jangan Mati!!, Jangan Mati!!, Kau tidak boleh mati!!, Ashoka juga pasti akan menangisi kematian mu!!." Teriak Arunika, Dia segera mengangkat tanganya lalu meletakkan nya di atas tubuh Said.


"Raaaa!! Bantu sembuh kan dia!!." Arunika. menggunakan kekuatan matahari Ra untuk menyembuhkan kerusakan pada Tubuh Said.


Kraaakkk!!.


Keretakan pada Tubuh Said makin banyak, Bahkan aliran kekuatan spiritual Ashoka dan kekuatan matahari Arunika tidak mampu menyembuhkan keretakan tubuh Said.


"Kenapa ini tidak berhasil?, Kenapa?, Bukankah ini hanyalah anak panah biasa?." Ashoka tak bisa menahan tangis nya dan terus percaya bahwa bisa menyembuhkan Said.


"Ini bukanlah panah biasa, Melainkan panah khusus yang di gunakan untuk membunuh dewa." Arunika tertegun, Matanya terus berair, Itu berarti Said sudah tidak bisa di selamatkan.


"Diamlah, Said masih bisa di sembuhkan!!" Ashoka tidak mau menerima kenyataan bahwa Said akan segera mati.


"Panah untuk membunuh dewa ya?, Keh sudah jelas manusia biasa seperti pasti akan mati."


Kraaakkk!!.


Said berusaha untuk berdiri bangun dari pangkuan Ashoka.


"Jangan bergerak, Ji - jika kau bergerak kau akan langsung...... " Kata kata Ashoka langsung terhenti, Dia tidak bisa menahan Said untuk bangkit.


Said duduk bersandar di Pundak depan Ashoka menatap langit yang penuh dengan pasukan surga yang memperbaiki keretakan langit.


Kedua matanya mulai bersinar emas terang.


"Aku akan menyelesaikan apa yang telah aku mulai."


[Mengaktifkan Ultimate skill Golden Eye's Dictator Skill. ]


BINASALAH!!

__ADS_1


DUAAAAARRRR!!!


Dalam sekali ucapan, Dalam sekejap jutaan pasukan surga binasa, Bahkan tiga seraph penunggang kuda tersisa juga ikut lenyap Tanpa sisa.


Sontak binasa nya jutaan pasukan surga itu membuat God's Slayer terkejut bukan main, Kekuatan macam apa itu?, Sungguh benar benar sangat mengerikan, Benar benar di luar imajinasi dan Ekspetasi.


"Selamat tinggal.........


Crashh!!


Tubuh Said seketika Hancur menjadi butiran debu, Membuat Ashoka dan Arunika syok.


"Tidaakk!!!!! " Ashoka berteriak lalu memeluk udara dimana Said hancur menjadi butiran debu.


"Aaaaahhhhhhhhhh!!." Ashoka terlihat sangat frustrasi akan kematian Said, Dia terus berteriak histeris, Menangis hingga membuat air matanya kering.


"Tidak mungkin, Yang benar saja." Arunika hanya terdiam mematung, Orang yang telah menyelamatkan nya kini telah mati.


Seluruh God's Slayer yang ada di dunia Abyss itu bersedih, Tidak hanya itu Panther, Jaguar dan Tiger menangis tanpa henti, Mereka akan membalas kematian Said dengan darah para dewa yang harus di tumpahkan.


Jutaan Pasukan surga lenyap seketika, Membuat alam para dewa menjadi heboh.


Namun Keretakan itu sudah mulai di perbaiki hingga, Jalan keluar dari dunia Abyss mulai tertutup.


Tapi tidak ada satu pun God's Slayer yanh ingin meninggalkan dunia Abyss, Mereka memiliki rasa persaudaraan dan solidaritas yang sangat tinggi.


Karena Ashoka pernah berkata jika meraka semua adalah Keluarga nya.


Hari itu menjadi hari memilu kan bagi penghuni dunia Abyss.


[DoppelGinger telah menghilang.]


[Point Pengalaman Akan di tambahkan pada Pemilik.]


"Tak kusangka akan secepat ini."

__ADS_1


__ADS_2