
beberapa hari yang lalu menyelamatkan seluruh penghuni alam Alengka ke bumi, membawanya kesebuah Tanah luas.
Tanah tersebut milik keluarganya tassa, dengan luas 300.000 hektar. tessia bersedia memberikan tanah tersebut semuanya kepada said, namun said menolaknya.
Said lebih memilih membeli tanah tersebut, harga nya bernilai sangat fantastis dan menghabiskan seluruh Kekayaan said yang diberikan oleh Queen Elizabeth.
untungnya Said sempat mengambil semua Mineral yang ada di alam Alengka dan menyimpan nya di dalam box inventory.
bahan bahan mineral tersebut dijual dan kerjasama bisnis dengan keluarga tessia pun terjalin, Said sebagai penyedia bahan baku mineral tersebut.
Tidak hanya itu said juga memiliki salah satu logam terkuat yang hampir sama kuat nya dengan Adamantium yang ditemukan di alam Alengka dan juga Beberapa Bahan pertambangan lainnya. seperti Batu bara, kristal, emas, perak dll.
di tanah nan luas tersebut mulai di bangun sebuah kota kecil, Hanya dalam beberapa hari gedung gedung besar mulai terlihat tinggi menjulang.
Rakyat Alengka sempat ingin membuat sebuah istana yang megah untuk said, said sendiri menolak nya dan lebih memilih untuk dibangun kan sebuah mansion sederhana.
"Lihatlahhh Mansion indah ini, Yang mulia!!" Seroang pekerja menunjukkan sebuah mansion megah yang berhasil dibangun.
"Woahhh kerenn!!!!"Teriak Nightmare dan Lightmare bersamaan.
"Auuuuu!!!!!" Neko juga ikut terlihat Senang.
"Terimakasih atas kerja kerasnya, Sungguh ini sebuah mansion yang sangat indah!!" puji said pada pekerja tersebut.
__ADS_1
"Tuan, apa kita tidak segera masuk dan mengecek nya!!!?" tanya Tasya.
"Lebih baik kalian duluan saja" balas said.
"Hummn, okee!!" Tasya dan yang lainnya masuk kedalam mansion.
said memandangi kejauhan melihat kota yang sedang dibangun, entah apa yang terjadi masa depan pada kota nya tersebut.
"Ashura kau tidak ikut masuk?" tanya said hanya Ashura belum masuk.
"Hahhh, Bangunan kecil tersebut tidak cukup untuk ku, Harusnya dibangun lebih besar lagi" jawab Ashura dengan menyilang kan kedua tangannya.
"Tidak perlu terlalu besar, kesederhanaan sudah cukup. membuat kita semua lebih dekat. Membuat akan hangatnya sebuah keluarga" Said mengusap pelan rambut merah Ashura.
Ashura hanya memalingkan muka dengan wajahnya yang memerah seperti rambut nya.
"Jangan salah paham ya!!, Aku melakukan ini bukan untuk mu. Melindungi kota ini adalah tugas utama ku karena kesalahan ku tidak bisa melindungi dunia ku sebelum nya" Balas Ashura dengan sikap tsundere nya.
Sejak awal pembangunan kota Ashura sudah memasang pelindung di kota tersebut, menancap pedang Glass Sword miliknya. membuat sebuah pelindung yang tidak terlihat.
sehingga jika ada yang melihat dari luar pelindung, mereka tidak akan tau jika ada kota di dalamnya.
tidak hanya gedung saja yang sudah dibangun, beberapa Masyarakat sudah mulai melakukan pertanian dan perkebunan selayaknya mereka hidup di dunia sebelum nya.
__ADS_1
Sawah sawah terlihat menghijau dengan bibir bibit baru yang mulai tumbuh.
Said berjalan di jalanan kota melihat pembangunan yang masih berjalan.
"Selamat datang yang mulia!!" Sambut semua orang
"Yang mulai apakah anda sudah makan, Ayo makan bersama kami" Ibu ibu juga menawari makan terhadap said.
"Yang mulai ayo bermain!!" Anak anak juga banyak mengerumuni said.
Said tersenyum bahagia, menyaksikan semua orang tersenyum pada nya.
"Ne!!, Rahwana Terimakasih sudah mempercayakan mereka pada ku" Batin said menatap langit.
setelah puas berjalan melihat pembangunan kota, said memutuskan kembali untuk melihat mansionnya.
"Tuan kau sudah kembali!!" Lightmare dan yang lainnya menyambut kedatangan said di depan pintu.
Lightmare dengan manjanya minta digendong oleh said.
pekerjaan berat mulai di pikul oleh said, Kali ini said harus menjalankan tugasnya sebagai tuan tanah, seorang Tuan dan seorang Pemimpin bagi rakyatnya.
"Tuan mau kau beri apa nama kota ini?" Tanya Tasya.
__ADS_1
said tersenyum, memikirkan Nama yang cocok untuk kita tersebut
"Nama kota ini Adalah!!!!_