
"Siapkan Tungku Raksasa!!" Pinta said dengan Nada tegas.
"Tunggu Kenapa kau memerintah Seenaknya?"Kesal Nyonya Hamilton.
"Cepat Lakukan Saja nenek Sihir, Jika kau tidak ingin melihat Putra mu Mati malam ini"
"Siapa yang panggil Nenek Sihir, Dasar berandalan!!"
"Lalu, Cari kan aku bahan bahan yang ada di dalam tulisan ini" Dalam secarik kertas Said menulis Bahan bahan pembuatan Obat.
"Bahan ini Bukan kah, cuma bahan obat biasa?" penasaran kepala keluarga.
"Haaa, memang bahan biasa tapi jika di kombinasikan dengan beberapa bahan lainnya. Akan membawa efek obat nya menjadi mujarab " Jelas Said menjelaskan.
"Keren!!!" Tessia terpesona Akan kepandaian Said.
"Tolong jangan memandang ku seperti itu, sungguh memalukan " Said merasa dirinya tidak nya jika terus dipandangi wanita cantik.
"Benar benar keren loo, Apa kau bisa juga bisa membuat produk kecantikan??" Tessia menampakkan Wajah imutnya.
"Hmm, bi-sa_
Lagi lagi said mampu mencium Aroma Wangi yang berasal Dari tubuh tessia, Said mengalihkan pandangannya dengan wajah memerah.
Tak butuh Waktu lama Tungku Raksasa dan bahan obat yang di minta said telah disediakan.
Bahan obat yang di butuh kan Adalah.
__ADS_1
Bahan utama Adalah Ilalang Perak yang sangat mudah di jumpai.
Lalu. Daun singkong Yang biasa digunakan untuk menutup luka luar.
Beberapa Curcuma Domestica rizhoma, Nama kerennya kunyit. wkwkw.
Dan kelapa Muda.
Said mencampur semua bahan tersebut menjadi satu kedalam wadah Mortal pastle Untuk menghaluskan semua bahan.
"Apa yang akan kau buat?" tessia Sangat penasaran.
"Hanya Salap biasa untuk mengobati penyakit kulit tersebut."Said berkonsentrasi menghaluskan semua bahan.
"Tuan Alkemis, Lalu tungku Raksasa ini Buat apa?" Tanya kepala keluarga.
"Ohhh, Cuma buat hiasan doang !!" Balas said dengan santainya.
jlebbb!!
"Apa tidak salah aku mempercayai nya" Batin Kepala Keluarga Hamilton.
Tessia tersenyum dengan penuh Rasa bersalah.
"Baiklah Sudah Selesai, Pakai kan Salap ini pada putra mu, tenang saja ini hanya obat luar, Nanti akan kubuatkan Pil untuk membantu pemulihan Bagian dalam tubuh" Said menyodorkan Salap yang telah dihaluskan tersebut.
"Kelapa muda itu untuk apa gunanya?"
__ADS_1
"Tentu saja untuk aku minum lo, Aku juga haus tau!!" Said menusukkannya sedotan besi ke dalam tersebut dan meminumnya.
"Ahhhhhh, segernyaa!!!
Aura suram menyelimuti ruangan.
"hee kenapa kalian menatap ku seperti itu, seram tau!!"
Kepala keluarga Hamilton pun tak mau menunggu lebih lama lagi, langsung membawa obat tersebut ke kamar putranya dan segera mengoleskan nya keseluruhan tubuh.
Seketika Cahaya terang menyilaukan mata semua orang ada di kamar tersebut, Said sudah mengantisipasi dengan kacamata hitam.
"Eh!!"
"Ehh?"
tidak terjadi Apa apa, Ternyata cahaya tersebut hanya efek yang dibuat.
"Apa apaan ini!!!!!!" Teriak Keluarga Hamilton.
"Tenang Saja, berisik Tau. Kalian pikir penyakit nya akan langsung sembuh seketika, tentu saja butuh proses dan tidak semudah itu sekali oleh langsung sembuh. Hadehh!!. Kebanyakan baca manhua sihh" Said menghembuskan nafas nya perlahan.
"Aku jamin Dalam 3 hari dia sudah sembuh, percaya tak percaya terserah. Baiklah sekarang Aku mau pulang. oh terimakasih atas kelapa mudanya" Said mengacungkan jempol.
"Baiklah kalau begitu saya pamit dahulu, Tuan dan nyonya Hamilton" Tessia berpamitan.
setelah kepergian said, Tuan hamilton Melihat perlahan luka putra nya perlahan sembuh.
__ADS_1
"Sungguh dia tidak bisa di tebak" Batinnya.