I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 116.Keimutan LightMare.


__ADS_3

Pagi itu Emily dan saudarinya yang lain di ajak untuk sarapan bersama, LightMare dan NightMare menjemput mereka semua di kamar.


"Anoo, Kakak dari mana kau berasal?, Apakah kau berasal dari dunia lain?." Tanya LightMare dengan Polosnya, Wajah terlihat begitu Imut sekali.


"Hmmm, Bisa dikatakan seperti itu, Kami semua berasal dari Dunia yang dimana hanya para elf yang tinggal disana, Dan kami semua berasal dari kerajaan Altar, Kerajaan Elf terbesar di dunia kami." Emily menjawab pertanyaan LightMare.


"Woahhh hebat, Aku ingin datang berkunjung kesana boleh kan?" Mata LightMare bersinar, membayangkan negeri elf yang sangat indah.


"Tentu saja boleh kok." Emily tersenyum.


Mereka semua sedang menuju meja makan, Emily dan saudarinya merasa takjub akan keindahan Mansion tersebut.


"Indah sekali." Batin Sydney yang memandangi ukiran yang ada di dinding mansion tersebut.


"Omong - omong kalian ini makhluk apa?, Kalian sudah jelas bukan manusia bukan." Tanya Emily kepada NightMare dan LightMare.


"Ahhhh, Imutnyaa !!, Sudah kuduga aku tidak tahan lagi ingin memeluk kalian semua!!" Lime yang sedari tadi menahan untuk tidak memeluk LightMare, Langsung memeluknya tidak tahan akan keimutannya.


"Aku imut ?, Benarkah?" LightMare merasa sangat senang di bilang imut.


"Benar, Kau sangat imut, Imut sekali. Kyahhh" Lime menggosokkan Pipinya pada pipi Lightmare.


Rea dan Sydney mencoba mengelus rambut LightMare, Rambut nya begitu halus dan lembut.


Sedangkan April tidak berbicara sama sekali, Dia masih mengkhawatirkan keadaan Zoewhy, Kejadian semalam masih membekas di ingatannya.

__ADS_1


"Kau bertanya kami makhluk apa bukan?, Kami berdua adalah Pedangnya Master." Jawab NightMare, Yang ucapannya hanya di dengar oleh Emily Seorang.


"Master?, Siapa dia itu sebenarnya?"


Langkah mereka semua berhenti di sebuah pintu besar, Yang menadakan mereka semua sudah sampai di Ruang makan.


Pintu itu mulai terbuka, Rudolf membuka pintu dan mempersilahkan Mereka semua masuk.


Lightmare langsung berlari masuk, Diikuti oleh Nightmare agar LightMare tidak jatuh saat berlari.


"Horaaa!!, LightMare Dan Nightmare jangan berlari di ruang makan." Tessia muncul membawakan makanan.


LightMare dan NightMare naik keatas kursi, mereka berdua langsung meminum susu yang telah di siapkan.


"Kau ini ceroboh sekali, Setelah itu bersiaplah kesekolah, Rudolf akan mengantar kalian semua." Tessia mengelap bekas susu di bibir LightMare.


"Dimana yang lainnya?" Tanya LightMare pada Tessia.


Sebelum menjawab Tessia juga mengelap bekas susu pada bibir NightMare.


"Mereka sudah Berangkat duluan." Jawab Tessia.


Yahh mereka semua pergi di antar oleh Rudolf melalui Gate teleportasi.


Setelah menghabiskan segelas susu, Lightmare dan NightMare Langsung mengambil kotak bekal yang disiapkan, dan bersiap pergi ke sekolah, Rudolf sudah menunggu mereka berdua di depan pintu.

__ADS_1


"Kalian semua apa yang kalian tunggu, Ayo masuklah." Tessia menyuruh para elf itu masuk ke dalam ruangan, yang mana mereka semua terlihat bengong.


Dengan sedikit Ragu elf itu memasuki ruangan.


"Kakak kami semua berangkat dulu ya." Ucap Lightmare di ikuti oleh Nightmare yang hanya melambaikan tangan.


L


Rudolf segera membuka Gate Teleportasi, yang seketika membuka para elf lainnya terkejut, Sepertinya di ketahui jika sihir teleportasi adalah sihir Kuno.


"Gerbang teleportasi?, Bukankah itu sihir kuno?." Batin Emily makin di hujani banyal pertanyaan dalam benak nya.


Para elf lainnya mulai duduk di kursi yang telah di sediakan, Sebuah meja makan yang begitu panjang, Dibuat dari Kayu Jati berkualitas tinggi, Kayu jati yang sudah berumur 100 Tahun lebih.


Belum lagi Kursinya, Begitu terasa empuk dan nyaman.


Makanan enak terhidang di atas meja tersebut, Makanan yang belum pernah mereka makan sebelumnya.


Di ruangan makan itu tidak hanya ada Tessia, Tetapi ketiga raja surgawi yang mereka lihat semalam juga ada di meja makan.


Emily melirik ke sekeliling, Disudut ruangan dia melihat Raja Fenrir sedang sarapan dengan mangkok makanan kesukaannya.


"Tunggu apa lagi, Ayo silahkan dimakan." Ucap Tessia kepada elf agar segera menyantap hidangan yang telah dia buat.


*Andaikan Tessia ada di Real life* Author.

__ADS_1


__ADS_2