I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 106.Penyusup


__ADS_3

Kota Minerva.


Pada malam yang sama saat terjadi pertarungan Di bawah tanah, Penyusup yang tidak di ketahui Siapapun berhasil memasuki kota.


Menembus Sihir penghalang yang di ciptakan oleh ashura dengan mudahnya.


Deteksi sinyal penyusupan segera Sampai ke Para prajurit yang sedang berjaga Malam, Pasukan yang terlatih segera Menuju lokasi.


Beberapa Kompi pasukan Segera bersiap, Beberapa pasukan Juga menunggangi Kuda Kuda yang gagah berani.


Mengapa Banyak pasukan yang bergerak hanya karena Satu penyusup yang masuk?


Itu karena Pelindung dan penghalang yang dibuat oleh Dewi Ashura sangatlah kuat dan tidak mudah untuk di tembus bahkan Untuk Pahlawan sekalipun.


Jika ada yang mempu Menembus nya, berarti ada kekuatan Abnormal yang sangat Besar hingga mampu menembus Perlindungan Kota tanpa menghancurkan nya.


"Pasukan Segera Bergerak!! " Komandan pasukan Segera memerintahkan Pasukannya, Diego salah satu komandan pasukan yang diangkat RagaBima.


"Kita tidak boleh membiarkan Penysusup yang telah memasuki Kota suci ini Lolos begitu saja!" Diego menyemangati pasukan nya.

__ADS_1


"Demi Sang Dewi kehancuran dan Raja Said!! " Pasukan Berteriak Bersamaan, yang bahkan Teriakan tersebut langsung Membuat penyusup yang memasuki Kota langsung Bergidik ketakutan.


Pasukan telah meninggalkan Kota untuk mencari keberadaan penysusup tersebut, Setidaknya 1000 pasukan Dikerahkan.


Sisanya berjaga Didalam kota, Yang aneh nya justru penduduk Kota Tidak ada yang panik sama sekali, Kota tetap terlihat tenang.


Disebuah Ruangan Di dalam Mansion, Keempat Raja Surgawi Berkumpul Duduk berhadapan Diatas meja Bundar.


"Penyusup yang tak Biasa telah memasuki kota, Heh benar - benar, Dengan mudah nya menembus Pelindung yang bahkan pahlawan saja tidak bisa menembus nya. " Ucap Dasamuka, Dia Masih terlihat sangat tenang.


Disaat seperti ini, Said sedang tidak berada di kota yang mana Keempat raja surgawi lh yang menggantikanya.


"Sudah - sudah lebih baik kau tidur saja bukankah besok akan sekolah? " ucap karna Mencibir Kumba.


"Cihh, Lebih baik kau diam saja atau aku akan membunuh mu!! " Kumba langsung tersulut emosi.


"Ahhh tidak aku takut sekali!! ~ Kyaahh" balas Karna yang terus membuat Kumba kesal.


Karna bukan tanpa alasan Terus mengganggu Kumba, Karena dirinya sendiri yang telah mengetahui Penyusup yang telah memasuki kota, Pasukan Bayangan nya telah bergerak terlebih dahulu.

__ADS_1


"Jika Pelindung Itu saja tidak bisa di tembus oleh pahlawan, Apakah Jika kita memiliki pengkhianat di Disini " Ragabima menegaskan.


Yang membuat Kumba dan karna terdiam.


"Itu mungkin saja terjadi, Kota Suci Minerva Masih perlu persiapan untuk terbuka dengan Dunia luar dan Menjalin hubungan dengan kota lainnya, Namun bisa saja ada seseorang yang memanfaatkan keadaan seperti ini, Untuk menguasai nya atau bahkan menghancurkan nya!! " Dasamuka Menatap Tajam, Tangannya mengepal erat, Dia tidak akan membiarkan Kota yang baru saja di bangun itu hancur begitu saja.


Setidaknya Kota Minerva memiliki Penduduk sekitar 400 Ribu Jiwa yang tersisa dari kehancuran Alam alengka.


"Aku juga tidak sabar ingin mencabik cabik Pengkhianat itu" Kumba langsung mengangkat pedangnya dan menusukkan ke lantai.


"Itu hanya dugaan ku" Ucap Dasamuka Datar.


Pengkhianat yang di bayangkan oleh Dasamuka Adalah wanita itu, Tessia Hanya itu yang ada dipikirannya.


Tak lama berselang dari pertemuan keempat Raja Surgawi, Sebuah Flare bersinar di langit yang menandakan Keberadaan penyusup tersebut telah di ketahui.


"Sudah ketemu!! " Batin Keempat Raja surgawi.


Sesaat setelah itu, Keempat Raja surgawi menghilang dalam sekejap mata, meninggalkan ruang pertemuan.

__ADS_1


__ADS_2