I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 179.Kalah?


__ADS_3

Situasi yang di hadapi Bam begitu sulit, Di hadapan nya Naga air raksasa berkepala Sembilan tengah membuka lebar lebar mulut nya, Tak sabar ingin segera mencabik seluruh tubuh Bam dengan Ganasnya.


Ia hanya bisa diam sesaat di udara tanpa ada pergerakan, Percepatan pikiran itu lah yang ia lakukan. Salah sedikit saja pergerakan saat itu juga Bam akan mati.


"Sial ular ular berengs*k ini menghalangi ku, Jika terus begini Sihir ku akan habis sebelum bisa menjangkau dewa pengecut itu." Meskipun panik Bam tetap berusaha untuk tenang. [Menggunakan Skill Scaning].


Sebuah Skill Percepatan tahap kedua, Meningkatkan kemampuan untuk membaca situasi dan keadaan dan membuat Adrenalin menjadi lebih kuat.


"Kera tetaplah kera yang bodoh, Berani melawan dewa?. Huhhh... Bahkan mati pun tak pantas untuk makhluk hina seperti dirimu." Poseidon memandangi sinis ke arah Bam dengan tatapan meremehkan.


"Cihhh... Meluas lahhh!!."


Blaaaaaaaaarrrr!!


Bam mengambil kesempatan di antara celah kesembilan kepala naga tersebut, Yoei meluas begitu pesat menyerang tepat ke arah Poseidon yang tengah diam berdiri.


Senyuman terlukis di wajah Poseidon, Tanpa menghindar pun Naga air raksasa itu mengorban diri mereka menjadi tameng bagi sang dewa Samudera itu.


Tasssshhhhh!!.


Gummmm!!!


Beberapa kepala naga itu meledak terkena serangan Bam, Namun sesaat kemudian meregenerasi kembali dan kembali seperti semula.


Bam tidak tinggal diam saja, Di saat yang bersamaan dua Kloning nya mulai bergerak secara bersamaan menyerang di setiap celah yang ada.


Tap!!


Tap!!


Bam berlari di atas tongkatnya yang masih meluas kemudian melompat tinggi melewati beberapa kepala naga yang mencoba menghalangi nya.


[Pasal 73 Kebebasan tanpa larangan]


Shinee!! Tubuh Bam mulai bersinar dan kecepatan nya mulai bertambah, Ia tetap berlari di atas tongkatnya dengan cepat.

__ADS_1


Poseidon hanya tersenyum, Ia begitu meremehkan Bam yang terus berusaha untuk mengalahkan nya.


"Hiburan macam apa lagi yang akan kau berikan kera bodoh?." Senyum jahat sang dewa Samudera tersebut.


"Aku ingin lihat seberapa lagi kau akan terus tersenyum menjijikkan seperti itu." Bam melompat setelah dirasa jarak nya sudah dekat sembari memberi perintah pada Yeoi untuk menyusut dengan cepat.


Wuusssssshhhhh.


[Pasal 14 Lonjakan jiwa langit!!]


Api emas muncul pada ujung tongkat Yeoi, Bam menarik kebelakang lengan kanannya dan mengarahkan bidikannya tepat ke posisi Poseidon.


Syuuuuttttttt!!


Yeoi melesat dengan cepat, Beberapa kepala naga berusaha menjadi tameng dengan menghalangi serangan cepat dari Bam.


"Hehhh percuma saja." Kekeh Poseidon.


Tanpa menggerakkan tubuhnya Poseidon mampu menghindari serangan cepat tersebut, Air tempat Poseidon berdiri seketika memindahkan tubuhnya yang agung dengan cepat sehingga sang Poseidon tak perlu kerepotan untuk menghindari serangan.


Air meluap begitu cepat ketika Yeoi mengambang di atas air dengan api emasnya yang terus menjala di dalam air.


Whosss!!!.


Tiba tiba saja Yeoi langsung berubah menjadi Bam yang tengah berdiri membelakangi Poseidon dengan jarum perak penuh di tangannya.


Seketika Poseidon telat menyadari bahwa Bam bertukar bentuk dengan senjatanya, Kini jarak Poseidon sangat dekat dengan Bam. Di tambah Bam tengah memegang jarum perak yang sangat banyak.


Poseidon sedikit ragu dan mulai panik jika jarum perak tersebut adalah benar benar kelemahan nya.


"Keraaaa Boddohhhh!!." Dengan penuh Amarah Poseidon segera mengangkat Trisulanya dan memutar tubuhnya Untuk menebas tubuh Bam.


"Huhhh?." Poseidon merasakan tubuhnya tak bisa bergerak ia melihat dan melototi Bam yang tersenyum pada dirinya.


"Kau lengah kampret!!." Bam dengan cepat segera menyerang poseidon.

__ADS_1


Ternyata kedua Kloning yang di abaikan Poseidon kini tengah menahan tubuhnya agar tidak bisa bergerak.


"Aaaaaarrrrrgggghhhh!! Berani sekali kera bodoh kampungan seperti mu mempermainkan ku!! Habisi dan cabik kera baj*ngan itu!!." Dengan Amarah yang meluap Poseidon memerintahkan kesembilan naga itu menyerang Bam secara bersamaan.


Agar kesempatan ini tidak sia sia, Bam melemparkan beberap jarum perak yang di lapisi api emas kepada beberapa kepala naga air yang menyerang nya.


Bummm!!


Blaaaaaaaaarrrr!!!


Dengan cepat 5 kepala naga itu hancur dan tengah memulihkan dirinya. Dua kepala naga yang menyerang nya meleset karena Bam mampu menghindari nya dengan gesit.


Raaawwrrrr!!.


Dussssshhhhh!!


Tak di sangka Salah satu naga yang tersisa mampu mengoyakkan lengan kiri Bam hingga ia harus kehilangan lengan kirinya. Tanpa memperdulikan rasa sakit Bam terus mendekat. Sesaat sebelum melempar jarum perak tersebut........


SLAASSHHH!!.


Tubuh Bam tertebas dari depan oleh Trisula Poseidon, Bam dapat melihat kerutan amarah dari Poseidon. Ia juga melihat dua Kloning nya menjadi santapan kepala naga tersisa.


"Enyahlahh. . Kera Bodohhhhh!!." Tatap Poseidon dengan penuh rasa jijik.


Sebuah gelombang air besar mulai menghempas tubuh Bam dan membuat nya hanyut dan hilang seketika.... ..


"Masih belum berakhir.... "


...*********



...


Visual dari Tokoh Utama : Said Kusuma

__ADS_1


__ADS_2