I'M BACK FROM NIRVANA

I'M BACK FROM NIRVANA
Chpt - 40.Kaisar Alengka


__ADS_3

Kematian Rahwana membuat kerajaan Alengka kacau balau, Banyak yang tak percaya akan kematian raja mereka, Namun ada juga yang senang dengan kabar kematiannya.


Beberapa petinggi kerajaan Alengka maju mengajukan diri sebagai Raja pengganti Rahwana, Namun sebelum nya pemberontakan terjadi dimana dimana, Berusaha mengambil kekuasaan, Mereka telah lama menantikan moment tersebut.


Di Kastil hanya tinggal 4 petinggi tersisa dari 10 petinggi tangan Rahwana, 6 petinggi lainnya sedangkan merencanakan pemberontakan, Bahkan sudah membawa pasukan untuk menghancurkan Kastil.


...*******...


Semenjak kemunculan gate di berbagai belahan bumi, Bumi mulai terhubung ke berbagai dunia yang tak terhitung jumlahnya yang berasal dari dalam gate.


Makhluk dari berbagai dunia, Ras, Dan spesies mulai bermunculan, Ras demon, Dragon, Elf, Dwarf, beast, Peri, Orc, Goblin, minion, kurcaci, Ghoul, Undead, Licht, Ras burung, Ras perak, Cyclops, Gigants, vampire, Succubus, Griffon, bahkan makhluk mitologi lainnya dan makhluk yang menyerupai dewa pun.


...**********...


ketika keributan memenuhi aula kastil, Sebuah gate tiba tiba muncul ditengah tengah mereka, Membuat semua orang yang berada di aula diam tak bergiming.


Aura yang sangat kuat mulai mengaliri memasuki ruangan seiring sesosok misterius keluar dari dalam gate tersebut, Hawa dingin yang sangat mencekam, Membuat beberapa dari mereka bergidik ngeri.


Perlahan sosok misterius tersebut mulai tampak dengan jelas, Gate perlahan mulai tertutup, Sosok misterius itu melambaikan tangan dan berkata.


"Yooo!!, Apa kabar?, Apa kalian sehat? " Mengangkat tangan.


4 petinggi kerajaan seketika wajah mereka merah padam dan dipenuhi amarah, Pada sosok yang barusan muncul dihadapan mereka.

__ADS_1


Salah satu petinggi dengan amarah yang membara tanpa aba aba, Menyerang menggunakan kapak nya sangat besar.


SWOOSSHHHHH, Ayunan kapak.


"MATILAHHHHH KAU BAJI**NGAN!!! " Dengan kekuatan yang amat dahsyat petinggi itu menyerang tanpa ragu.


"Hooo... Apakah ini acara sambutan nya?" Sosok itu tersenyum sinis menunjukkan betapa bahagianya dirinya.


Tanpa ada kesusahan sedikit pun, Dia melayangkan tendangan untuk mencounter serangan salah satu petinggi tersebut, Dan mengenai wajahnya tepat sebelum kapak itu menghantam wajahnya.


Petinggi Itu terpental beberapa meter, Beberapa orang mulai mengarahkan senjata pada sosok misterius yang barusan menghajar salah satu petinggi.


Namun dengan cepat petinggi satu lagi menghentikan tindakan mereka.


Beberapa dari mereka menurunkan senjatanya.


"Tidak kusangka kau bisa menenangkan mereka, Meskipun kau sendiri diliputi amarah"


"Meskipun aku telah membunuh raja mu, Bukankah balas dendam adalah yang wajar?"


"katakan apa mau mu?, Bahkan setelah membunuh Raja kami semua, kau masih berani datang ketempat ini" Salah satu petinggi perlahan maju dan menodongkan pedangnya tetap kearah batang leher.


"Hei.. hei.. heii., Sebaiknya kau simpan ini terlebih dahulu" Sosok itu menurunkan perlahan pedang yang berada di batang lehernya.

__ADS_1


"Ehmmm!!, Baiklah akan aku katakan apa tujuan kedatangan ku kesini " Untuk sesaat semua terdiam.


Sosok itu mulai melepaskan aura dan energi sihir miliknya nya, Aura yang besar energi yang sangat meluap luap tanpa henti.


Membuat sesisi ruangan gemetar ketakutan, Bahkan membuat mereka semua jatuh berlutut.


Beberapa petinggi bertahan sekuat tenaga ditengah ledakan energi yang sangat dahsyat, mereka bahkan belum pernah melihat kekuatan sebesar ini dari raja mereka Sebelumnya.


"Aku Said Kusuma Saat ini juga menjadi penguasa Kerajaan sekaligus Dunia Alengka!"


Dengan kata katanya yang penuh ekspresi dan seperti raungan seekor singa, Pernyataan Said membuat semua orang terkejut bukan main.


"Mulai sekarang Akulah Raja kalian, Hmm gelar raja sepertinya tidak cocok untuk ku, kaisar!!, Yah mulai sekarang Akulah pengusaha kalian Kaisar Agung!!!!!!!, Bahkan jika perlu aku bisa menjadi dewa kalian!!!."


Said berjalan menuju tahta singgasana tidak ada yang berani mencegahnya, Semua tidak dapat berkutik ditengah tekanan energi yang sangat dahsyat.


Said duduk layaknya seorang kaisar penguasa agung, Tatapannya sangat tajam, Tersenyum dingin penuh misteri.


"HAHAHAHAHAHA!!!!!!!! "


Said tertawa diatas tahta barunya.


"Jadi gini rasanya jadi rasa bisa hidup enak nih." Batin Said mulai membayangkan masa depan.

__ADS_1


__ADS_2