
Pertarungan sengit akan segera terjadi.
"Mustahil.....!!, Bagaimana bisa kau menahan api ku yang panasnya 3000° Celsius" Dengan perasaan kesal Tiffany tidak bisa menerima nya padahal itu adalah serangan yang sangat kuat.
"Hahahaha......, Jangan bercanda bagi ku, Kau hanya seorang bocah yang sedang bermain dengan api, Hati hati lho jika bermain api" Said tertawa kecil, Sedikit dengan nada yang mengejek.
"Sialannnn...!!! , Kalau begitu akan ku binasakan kalian semuaaaa....!!!! " Tiffany bergerak menyerang, Mengayunkan pedang besar tersebut dengan mudahnya.
"Baiklahhh...!!!, Kalau begitu MAJULAHHH..!! " Said tampak tersenyum senang, Harapan nya bertarung melawan lawan yang kuat menjadi kenyataan.
Said memasang kuda kudanya, Lalu melompat ke arah Tiffany yang melayang, Mereka sama sama menyerang, mengerahkan kemampuan masing masing dari mereka.
"AMBARAWA SLASHHHH..!!!! " Tiffany dengan penuh kekuatan mengayunkan pedangnya ke arah Said dengan tebasan yang sangat kuat.
Said terlalu meremehkan serangan tersebut, Said pun mengerahkan serangannya.
TANGGGGGGGG...!!!!!
BLAAARRR.....!!!
Kedua serangan saling beradu, Menyebabkan ledakan udara dan gelombang kejut yang besar.
Swooosshhhh....!!!!.
Tanpa Said sadari lengan kanannya, Seluruh pembuluh darahnya di lengan tiba tiba pecah, Seluruh lengan kanan Said berdarah, Darah mengalir begitu deras.
Said lupa bahwa kemampuan pedang tersebut mengembalikan serangan sebanyak 70% dari serangan lawan.
Mereka berdua saling terpental, Tiffany terpental mengarah udara, Sedangkan Said terpental ke tanah, Untungnya kuda kuda Said masih kuat menahan Tubuhnya, Hingga menyebabkan lubang besar.
"Cihhh...., Tampak nya aku terlalu meremehkan mu, Dasar bocah !!" Entahlah Said hanya tersenyum meskipun sedikit ceroboh, Seorang maniac pertarungan sangat merasa terhibur.
Seluruh lengan kanan Said mengalami kebas dan kesemutan, Darah terus mengalir, pembuluh darah yang pecah akibat serangan yang terpantul kan.
Said menghirup nafas dengan sangat kuat, Mengatur kembali sirkulasi pernapasan, Sebuah tehnik pernafasan, Yang dapat menguatkan fisik dan kemampuan, Sebagain pembuluh darah yang pecah, Berhasil tertutup kembali.
Kali ini Said melapisi dirinya dengan aura pelindung, Dan memperkuat fisiknya, Memakai 1 mana untuk memperkuat fisik, Tersisa 1 mana yang akan menjadi kartu As.
Tiffany melihat hal itu tidak tinggal diam, Langsung menyerang dengan cepat nya, Dan mengayunkan pedangnya tanpa henti.
"Tebasan pertama...!!!" Batin Said.
CTINGGGGGG...!!!!!
__ADS_1
kedua serangan tersebut saling beradu bahkan lebih kuat dari sebelumnya, Said dapat menahan serangan pedang Tiffany, said meningkatkan pertahanan defense nya sebesar 70 %, Sehingga pengembalian serangan menjadi di tiada kan.
Amarah memenuhi diri Tiffany, Bagaimana mungkin Said bisa menahan serangan nya, Padahal sebelumnya Said tidak bisa menahan pantulan Demage yang dia berikan.
Tiffany kemudian melancarkan 2 serangan beruntun ke Arah Said sedikit menggunakan tipuan untuk mengelabuhinya.
"AMBARAWA DOUBLE SLASHHHH!!! "
SLAAAASSHHHH.......!!! 2 X
"Tebasan kedua....!!!, Tebasan ketiga...!!!" Batin Said menghitung jumlah serangan Tiffany dan mulai mempelajari kemampuan bertarungnya, Menganalisa setiap serangan.
Said menangkis 2 serangan penuh dengan mudah nya, Meskipun lengan kanannya masih bisa merasakan sakit.
Mereka berdua meningkatkan Movement Speed, Kecepatan masing - masing, Saling mengadukan serangannya masing - masing, Sampai sampai udara disekitar mereka menjadi hilang seperti ruang hampa udara, Siapapun yang berada disekitar situ tidak akan bisa bernafas.
Serangan yang sangat cepat secepat 3x suara, Hanya yang berpenglihatan tinggi yang bisa melihat serangan tersebut saking cepatnya.
STRRANGG......!!!!!
TANGGGGGGGG...!!!!!
SWOSHHH.....!!!
Tasya yang memperhatikan dari kejauhan begitu terkejut melihat pertarungan tersebut.
"Apakah Said memang sekuat ini?" Ucap Tasya dalam hatinya.
Secepat mungkin Said melangkah mundur, menyiapkan serangan terakhir dan berniat segera mengakhiri nya.
"Pinjamkan aku kekuatan mu...!!!!"
"NIGHTMARE....!!!!!!!!"
"Baik Master...!!!!."
Melihat Said akan melancarkan serangan penuh, Tiffany memasang sihir pertahanan.
Said melapisi NightMare dengan atribut elemen petir, Petir biru terang membuat NightMare tampak seperti senjata yang tak terkalahkan.
Melancarkan serangan setipis mungkin, Lebih tipis lagi....!!, Petir biru yang melapisi NightMare tampak sebuah pisau yang sangat tipis, Lebih tipis daripada sehelai kertas.
LIGHTNINGGGGG MACCQUEEEEENNN..!!!!!!!
__ADS_1
Said menebaskan serangan petir membentuk pisau setipis melebihi kertas.
SRIIIINNNNGGGG.. !!!!!
Tebasan tersebut melebar, Membentuk garis horizontal.
Tak ada kesempatan bagi Tiffany untuk menghindari nya, Selain bertahan.
"HIAAAAAAA AMBARAWA PROTECTION..!!!!"
Tiffany sekuat mungkin menahan serangan Said, Dia tidak mungkin kalah darinya.
STTTTRRRR.....!!!!!!
BLAAAARRR.....!!!!!
Ledakan kilat yang sangat besar, Menyilaukan seluruh kota, Cahaya putih terang benderang menyebabkan kebutaan sesaat, Seperti terkena Flash Bang.
Serangan Said memakan 1 mana terakhir, Dan tidak ada lagi mana yang tersisa.
Sebuah dimensi tampak terbelah menjadi dua akibat serangan Said tersebut, Dimensi hitam yang tampak disebalik dimensi tersebut, Sebuah dunia lain dari balik dimensi.
Hal yang lebih mengejutkan lagi, Tiffany tampaknya dapat menahan serangan Said, Seluruh tubuh nya di penuhi luka bakar, Tapi kekuatan yang lebih kuat keluar dari tubuh nya meluap dengan derasnya.
Aura yang di penuhi rasa iri hati meluap begitu dahsyatnya, Sampai membuat Said meneguk ludah nya sedikit gugup.
"Yang benar saja, Kekuatan macam apa itu?." Batin Said keheranan.
Kekuatan tersebut semakin besar, Dan membentuk seperti sebuah bola besar mengelilingi tubuh Tiffany, Level Tiffany pun meningkat drastis dan membuatnya berada di level 200 dan terus meningkat dalam waktu singkat.
Perlahan bola kekuatan itu mulai retak, Aura yang dilepas kan begitu sangat besar.
TRASSHHH....!!!!!!
Bola tersebut pecah sepenuh nya, Wujud baru yang keluar dari dalam bola itu, Wujud yang sangat tidak biasa, Aura iblis juga ikut terasa, Seluruh seisi kota pun dapat merasakan aura iblis yang tiba - tiba muncul.
Bukan sekedar iblis biasa, Melainkan.....
"Lagi lagi kau sungguh membuatku kesal Said....!!, Benar benar membuat ku muak..!!"
Sosok yang keluar tersebut berucap, Tampilan Tiffany kini sangat berbeda zirah armor merah menutupi dirinya di penuhi oleh kekuatan iblis yang sangat besar.
KEBANGKITAN RATU IBLIS IRI HATI TIFFANY
__ADS_1