
Tak lama setelah Said tiba - tiba menghilang dan pindah ke dunia Abyss, Di kota Minerva di landa kepanikan yang luar biasa, Pasalnya Aura dan keberadaan sang Master tiba tiba saja menghilang tidak di ketahui entah kemana menghilangnya.
"Master.....!!, Tidak mungkin..!!" Tasya yang sedang pulang sekolah, Jatuh tersungkur kita merasakan aura Said menghilang.
"Woii..., Tasya apa yang terjadi kenapa kau?, Apa kau sedang tidak enak badan?." Teman Tasya menanyakan kondisi Tasya yang tiba - tiba Syok.
"Tidak mungkin, Tidak bisa di percaya Master tidak mungkin menghilang...!!" Tasya berlari seperti orang yang tidak waras, Berlari dan terus mencari ini pasti hanya sebuah kebohongan.
Kota Minerva.....
Mereka yang sudah terikat dengan sumpah setia kepada Said tiba - tiba tidak sadarkan diri, Penduduk Minerva mulai berjatuhan hilang kesadaran.
Dasamuka yang sedang mengurus Administrasi kota merasakan dada nya terasa sesak, Dia juga bisa merasakan aura keberadaan Sang Master yang menghilang.
RagaBiman Terkejut ketika sedang melatih pasukan, Banyak prajurit tidak sadarkan diri.
Kumba seperti orang yang sangat ketakutan, Sama seperti yang di alami oleh Tasya Kumba seperti orang yang tak waras, Masih belum percaya jika Master Said benar - benar menghilang.
"Apa yang telah terjadi kenapa semua orang mulai hilang kesadaran?." Emily terkejut ketika melihat jendela semua orang terkapar di atas tanah.
Yang tidak terpengaruh dengan hilang nya Said adalah, Para Elf, Budak, Tessia dan Tiffany yang ada di Mansion, Sedangkan Kusuma Servant's Lainnya mulai bertingkah aneh, Ikatan mereka dengan sang Master mulai transparan hal inilah yang membuat mereka bertingkah aneh.
__ADS_1
Sebelum semua orang menggila Tessia menyuruh semua orang berkumpul di ruang pertemuan, Tessia meminta Emily dan Saudari nya untuk memannggil semua orang.
"Tiffany tolong cari kakak mu sekarang." Pinta Tessia pada Tiffany, Dia juga khawatir akan keadaan Tasya Saat ini juga.
"Hummm..." Tiffany langsung mencari keberadaan kakaknya.
*
*
*
"Master dimana Dia, Katakan atau aku akan meratakan seluruh dunia." Ashura masuk ke ruang pertemuan di mana semua orang mulai berkumpul, Ashura menghancurkan pintu besar itu hingga membuat kerusakan bagian ruang pertemuan tersebut.
"Ma - Masterr......"
"Ini tidak mungkin.....!!"
Semua orang yang ada di ruang pertemuan masih belum menerima hilang nya sang Master.
Tessia hanya terdiam tidak berkutik, Dia sangat Khawatir apa yang sedang terjadi pada Said.
__ADS_1
"Menurutku menghilangnya Master seakan telah di hapuskan dari dunia, Ini hanya pendapat ku." Ujar DasaMuka.
"Sudah tidak di ragukan lagi, Hal seperti ini hanya bisa di lakukan oleh para dewa." Sanggah Bima, Seakan ucapannya mencurigai seseorang.
Semua orang mulai tertuju pada Indra dan Elijah yang ada di ruang pertemuan.
"Apa kalian mencurigai ku?, Percayalah bukan aku yang melakukannya, Dewa seperti tidak suka melakukan hal kotor semacam itu." Indra beralasan bukan dia pelakunya.
"Tidak ada guna nya mencurigai satu sama lain, Yang terpenting kita bisa memastikan keselamatan Said." Ucap Tessia, Dia tahu bahwa semua orang mencurigai Indra, Karena dialah yang paling mencurigakan.
"Hal yang dapat menghapuskan dari ruang dan dimensi hanya bisa dilakukan oleh nya." Elijah menambahkan, Dia memperkuat Argument Indra.
"Sepertinya begitu, Dialah pelakunya Makhluk yang di ciptakan para dewa, Ruler....!!"
Ketika semua orang sedang berdiskusi di ruang pertemuan, Di hadapan mereka sebuah Gate kecil tiba - tiba muncul, Sosok misterius keluar dari dalam Gate.
Semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut langsung bersiap menyerang sosok yang keluar dari dalam Gate.
"Apa ini pesta penyambutan kepulangan ku?, Sungguh sangat meriah untuk Servant seperti diriku ini." Tersenyum....
Apa yang terjadi jika Said tidak segera kembali?.
__ADS_1
NB : Sedikit penjelasan kontrak Master dan Servant's, Jika Sang Master mati maka Servant's juga ikut mati, Beda hal nya dengan Servant's yang mati maka tidak berpengaruh pada sang Master, Kematian Servant's bisa saja di hindari jika sang Master melepas kontrak sebelum kematiaannya.