
*
*
Setelah 3 hari, Xabiru akhirnya sampai, selama di kapal, ke 3 nya diam dan mengikuti pengaturan meski makanan yang di dapat sangat tidak enak. Makanan yang diberi pada pekerja tersebut adalah roti keras yang bahkan sangat sulit untuk di telan.
Melihat para pekerja yang terlihat kurus, Xabiru akhirnya tahu penyebab mereka menjadi seperti tengkorak berjalan. Alexander benar-benar tidak ada hati. Selain itu, semuanya juga merupakan pekerja dengan kontrak mati di tangan. Jika diibaratkan, mereka adalah budak yang ada pada jaman dulu.
Xabiru, K1, K2, dan K3, menyamar sebagai para penjaga yang baru masuk. Tubuh beberapa orang memang masih berdaging dan bagus, jadi tidak ada kecurigaan besar pada ketiganya. Hanya ada pemeriksaan dan pemeriksaan, tapi sebetulnya tidak ada yang serius.
Orang yang memeriksa, memeriksa secara asal, ia bahkan sambil minum arak ketika memeriksa orang baru yang masuk. Bodoh, tapi Xabiru bersyukur karena dengan ini, ketiganya tidak benar-benar harus melawan orang-orang di kapal yang hanya bertugas mengangkut dan menjaga barang.
Selama 3 hari makan roti keras, Xabiru dan ke tiga keamanan akhirnya menghela nafas lega begitu kapal sampai di dermaga pada malam hari.
Keadaan dermaga gelap, hanya ada dua lampu sebagai penerangan. Xabiru kemudian memanfaatkan kesempatan ke tempat gelap, menculik satu persatu orang yang bertugas mengirim pasokan ke dalam pulau, dan dirinya beserta ke tiga keamanan langsung menggantikannya, setelah menyembunyikan 4 orang yang berhasil dilumpuhkan.
Setelah menukar pakaian dengan orang yang dilumpuhkan, keempatnya secara teratur dan alami masuk kembali ke barisan dan menerima barang dengan roda-roda. Semua penjaga memakai penutup wajah, jadi lebih mudah keempatnya menyusup, karena tidak ada identifikasi wajah.
Setelah menerima pasokan dan masing-masing mendorong roda, keempatnya berbaris mengikuti barisan lain yang sama-sama mendorong roda, di arahkan masuk ke dalam rumah megah, lewat pintu belakang, dan langsung di arahkan ke gudang.
Xabiru berada di jajaran paling terakhir di antara ke tiga keamanan, di belakang Xabiru masih ada dua orang yang berbaris. Dan di pintu gudang, ada 3 orang yang mengawasi.
Ketika ke tiga keamanan telah menurunkan muatan barang dan kembali untuk mengembalikan gerobak kecil, Xabiru menatap K1, dan mengangkat tangannya dengan berpura-pura menggaruk. Ia menggaruk dengan 3 jari, dan menunjukkan jika K1 diperintahkan menghabiskan ke 3 orang yang ada di depan pintu. Sedangkan 1 orang yang ada di dalam gudang, dan 2 orang lainnya yang masih berbaris, akan menjadi urusannya.
__ADS_1
K1 mengkode K2 dan K3, setelahnya, Xabiru dan 3 keamanan bekerja secara tertib, bergerak lebih gesit dan tajam setelah meminum air yang Asta pasok diam-diam. Hanya ada sedikit pekikan sebelum semua orang dilumpuhkan, dan mati ditempat.
Tidak ada belas kasihan di mata Xabiru setelah memelintir satu persatu kepala dari 3 orang yang menjadi urusannya. Semua yang ada di pulau, tidak terkecuali, adalah antek dari Alexander.
Hanya orang mati yang tidak akan membocorkan rahasia.
Begitu pula dengan 3 keamanan, ke 3 nya bahkan sudah lebih terbiasa karena pekerjaan ke 3 nya memang sebagai penjaga rahasia sebelumnya.
Xabiru keluar dari gudang, ia menatap ke 3 keamanan dengan tajam dan menganggukkan kepalanya ketika semuanya aman. Setelah memindahkan ke 3 mayat yang tergeletak di depan gudang, keempatnya kemudian berunding sebentar.
K1 diperintahkan mengecek cctv di setiap kediaman agar keempatnya bisa masuk lebih dalam dan tahu struktur tempat di kediaman tersebut. Berbekalkan tab kecil di tangannya yang di desain lebih canggih, K1 dengan mudah meng-hack cctv di kediaman tersebut.
Setelah mengetahui struktur bangunan dalam 25 menit, Xabiru kemudian tahu tempat yang dituju. Tujuan utama dari penyergapan adalah ruang bawah tanah. Dan pintu ruang bawah tanah adalah di lobby utama kediaman.
Semua tahanan ada di ruang bawah tanah, tapi Xabiru merasa hal ini terlalu beresiko. Di Lobby, pusat dari para penjaga berbeda kekar berkumpul. Dengan mengandalkan keempat orang ini, Xabiru rasa, mereka sudah pasti akan kalah telak.
Lantai 3, diisi lebih banyak penjaga dan satu tetua Alexander yang Xabiru kenal sebagai guru bela diri di keluarganya.
Xabiru kembali menggeleng begitu tahu orang ini ada di lantai 3. Karena lantai 3 lebih beresiko dari pada lobby utama. Alhasil, Xabiru kembali menunjuk Lobby utama sebagai tujuan utama.
K2 dan K3 akan menjadi orang yang memancing para penjaga. Sebanyak yang ke 2 nya bisa pancing, harus lebih banyak dari para penjaga yang tersisa di lobby utama.
Kemudian keempatnya kembali bergerak dan satu persatu melumpuhkan setiap orang yang melewati koridor, melumpuhkan setiap orang yang hendak berpapasan dengan keempatnya.
__ADS_1
Begitu sampai di pintu masuk lobby utama, Xabiru mengangguk dan mengangkat tangan agar K2 dan K3 langsung bergerak. Sedangkan dirinya dan K1 bersembunyi di sudut yang tidak terlihat cctv dengan penerangan yang remang.
K2 dan K3 membuat kerbutan dengan melumpuhkan dua orang yang datang. Tidak lagi dalam keadaan diam, agar menarik orang lainnya untuk datang. Jarak K2 da K3 juga cukup jauh dari pintu masuk lobby, sehingga para pemjaga yang berjaga di lobby perlahan keluar dan menyerang 2 keamanan Xabiru setelah mendengar suara pistol beberapa kali.
Xabiru berdecak, giginya bergemeletuk, masih banyak yang berjaga di lobby, sedangkan 2 kemanan sudah dikepung dan bersiap melarikan diri, membawa jauh para penjaga agar Xabiru dan K1 bisa masuk.
Melihat hal ini, K1 tidak hanya bisa berdiam diri. Keduanya sudah ada dekat dengan tujuan utama. Tidak bisa kembali mundur.
"Tuan, kau bisa masuk ke bawa sendiri, biarkan aku menjadi umpan juga." Ucap K1 tegas.
"Tidak, kau sendirian, mereka terlalu banyak." Tolak Xabiru.
"Tuan percayalah, aku bisa menanganinya. Jika aku tidak bisa, maka aku hanya akan melarikan diri. Aku semakin gesit dan terampil setelah berlatih 3 bulan ini." Ucap K1 dengan suara kecil, meyakinkan Xabiru.
Xabiru kemudian berpikir sebentar sebelum akhirnya menyetujui rencana K1. Jikapun mereka terluka, ada 10 botol air ajaib yang Asta bekalkan pada keempatnya. Jadi, Xabiru tidak menunggu lagi, Xabiru dan K1 bersiap menerobos kerumunan penjaga.
K1 keluar dan dengan gesit memasuki lobby, sebelum para penjaga bereaksi atas kedatangannya, K1 langsung mengeluarkan pistol jenis Desert Eagle dan menembakkan 10 peluru yang ada di pistol, yang mengenai 10 orang penjaga dengan tetap sasaran, yang langsung mati di tempat.
Desert Eagle ini memiliki kemampuan daya tembak yang luar biasa. Dimana jika pistol pada umumnya hanya bisa menembus sasaran, namun berbeda dengan pistol ini.
Desert Eagle mampu menembus target sekaligus membuat target hancur seketika. Berat pistol ini bisa mencapai 2 kg dengan panjang sekitar 30 cm. Pistol ini memiliki daya tembak 2000 joule yang akan menghasilkan suara tembakan yang amat keras.
Mendengar suara tembakan yang keras dan rekan yang mati di tempat, para penjaga lainnya akhirnya bereaksi. "PENYUSUP!" Teriak satu di antara banyak orang.
__ADS_1
*
*