
*
*
Setelah mengirim Soni dan K1 pergi keesokan harinya, lusanya Asta, Xabiru dan Clode pergi ke pinggiran kabupaten, lebih tepatnya perbatasan kabupaten dan ibukota.
Clode telah menemukan tempat dan posisi strategis yang dibicarakan dan diminta oleh Xabiru juga Asta. Dan hari ini adalah hari dimana keduanya pergi melihat tempat yang telah dipilih Clode.
Xabiru sebetulnya sangat mempercayai Clode. Ia percaya pada pandangannya yang memang banyak yang satu selera dengan Xabiru perihal tempat.
Begitu sampai, Xabiru melihat rumah yang tampak sederhana di sana. Ternyata memilih membeli rumah yang sudah jadi. Clode yang memilih tempat tersebut langsung menjelaskan.
Selain tempatnya yang strategis, dan banyak dilalui orang yang hendak pergi ke ibukota dan memasuki kabupaten, Clode menjelaskan untuk merenovasi rumah tersebut sedemikian rupa, tapi harus tetap menampilkan kesan sederhananya.
Sederhana yang dimaksud Clode adalah mewah bagi kalangan bawah. Pasalnya, rumah tersebut terdapat 2 lantai dengan luas masing-masing lantai sama dengan luas rumah Asta dan Xabiru yang ada di kabupaten. Terdapat halaman depan dan belakang dengan luas lebar, di halaman belakang juga ada anakan sungai kecil yang terlihat menyejukkan, pemandangan gunung di halaman belakang, dan pemandangan kota di halaman depan.
Xabiru puas melihatnya. Lalu ketiganya masuk dan bagian dalam terlihat sangat terawat. Pemilik sebelumnya, yang menjadi pemimpin membawa jalan dan memperlihatkan satu persatu ruangan di setiap lantai.
Di lantai satu, ada sekitar 3 kamar, satu dapur, dan satu kamar mandi yang terhubung di dapur. Luas ruangan juga besar, Asta dan Xabiru langsung berdiskusi untuk membuat 3 kamar menjadi ruangan VIP dan membuatnya kedap suara. Selain itu, di tengah ruangan bisa langsung ditambah beberapa meja, diperkirakan akan muat sekitar 10 meja dengan kapasitas satu meja berisi 4 orangan. Juga akan ada konter untuk pembayaran tentunya.
__ADS_1
Kamar mandi yang luas, langsung Asta usulkan untuk menjadikannya dua bagian, kamar mandi laki-laki dan perempuan tentunya. Di kamar mandi perempuan, akan ditambahkan cermin besar mengingat kebiasaan para perempuan yang sering bercermin untuk membenarkan penampilan. Di kamar mandi laki-laki juga sama-sama akan ditambahkan. Perbedaannya hanya di tempat buang air untuk laki-laki. Sisanya sama.
Dapur, khususnya juga akan direnovasi seperti tempat memasak profesional di restoran besar. Selain itu, ada satu gudang juga di dapur yang biasa di pakai sebagai tempat penyimpanan persediaan. Dan akan tetap dipakai sebagaimana mestinya.
Setelah tur di lantai 1 dan membicarakan beberapa rencana yang langsung di tulis oleh Clode, ketiganya langsung di bawa melihat ke lantai 2.
Ada 2 kamar utama, satu ruang kerja dan perpustakaan kecil di sana. Juga ada balkon luas di ruangan tengah lantai 2 tersebut.
2 kamar akan dijadikan ruangan VVIP kedap suara juga. Sedangkan ruang kerja akan dipakai menjadi tempat istirahat Asta dan Xabiru nantinya, memilih ruang kerja karena berada di paling pojok, tidak terlihat. Sedangkan perpustakaan, akan tetap menjadi perpustakaan.
Selain perpustakaan, akan ditambahkan beberapa kursi dan meja. Setiap meja bisa diisi 2 orang, tapi melihat ruangan yang kecil, hanya bisa diisi sekitar 4 meja. Sisanya akan ditambahkan kursi yang ditempelkan di dinding-dinding untuk orang yang ingin membaca santai.
Lalu ruang tengah akan ditambahkan meja dan kursi juga, melihat luasnya yang lebih lengang, akan ditambahkan sekitar 10 meja. 5 meja bisa diisi oleh 7-8 orang, sisa meja lainnya bisa diisi oleh sekitar 2-4 orang. Di area balkon, akan di tambahkan 2 sofa dan satu meja. Tempat khusus yang bisa menampilkan view kota. Akan semakin cantik jika di malam hari. Sedangkan di siang hari, bisa lebih nyaman jika melihat view pegunungan lewat jendela yang mengarah ke halaman belakang.
Lalu untuk keamanan pemilik, ruang kerja akan ditambahkan dinding penyekat dari area umum, juga akan ditambahkan satu tangga nantinya di samping ruang kerja yang langsung bisa membawanya ke bawah. Selain itu, akan di tambahkan satu ruangan tambahan di samping tangga untuk tempat berkumpulnya orang-orang Xabiru.
Begitu saja, setelah puas dan melakukan pembayaran yang menghabiskan biaya besar, membuat Asta dan Xabiru mendadak miskin karena hanya tersisa sekitar beberapa juta saja di rekeningnya.
Semua biaya yang dikeluarkan termasuk dari uang di rekening toko di kabupaten. Dan selain pembayaran rumah, Xabiru juga memberikan uang pribadi miliknya dan Asta untuk renovasi yang akan dilakukan esoknya pada Clode.
__ADS_1
Xabiru meminta sebelum bulan depan restoran harus sudah siap. Alhasil, butuh lebih banyak biaya, dan pasangan suami istri mendadak menelan ludah melihat saldo di rekening masing-masing hanya tersisa sekitar 2 juta.
Xabiru tidak khawatir, tapi Asta yang khawatir. Pembayaran sekolah Nira jatuh tempo dalam beberapa hari ke depan. Tapi untungnya masih cukup. Bahkan masih tersisa beberapa ratus ribu nantinya untuk uang jajan Nira sendiri.
Tapi besoknya, kekhawatiran Asta yang kekurangan uang teratasi karena Soni dan K1 datang kembali membawa kabar baik. Keduanya ke ibukota untuk melakukan penandatangan kontrak kerjasama secara resmi karena pimpinan dan Jordan telah kembali ke ibukota pada hari dimana Soni sengaja menabraknya.
Hari ini, keduanya pulang, dengan membawa kontrak yang telah di tanda tangani, Soni dan K1 juga memberi kabar jika perusahaan farmasi akan mentransfer sejumlah uang jika pihak Xabiru sudah mengirimkan obat-obatannya. Selain itu, masih ada DP sekitar 10 juta yang di bawa oleh keduanya.
Juga, ada beberapa benih herbal baru yang dibawanya, karena K1 sekalian meminta benih untuk percobaan penanaman dengan meyakinkan pihak farmasi atas saran Asta.
Asta senang, mengambil benih dan langsung mengemasi sejumlah herbal yang dipesan oleh perusahaan Farmasi, lalu dikirim pada besoknya. Barang sampai, lusanya dan uang masuk ke dalam rekening sebanyak ratusan juta.
Lalu jatah waktu satu Minggu berlalu begitu saja. Teren juga datang kembali meminta dan memberikan jawaban. Asta dan Xabiru yang sudah bisa mengatasi masalah keuangan, akhirnya dapat merekrut Teren, dan langsung mempekerjakannya ke perbatasan untuk pengaturan lebih lanjut agar bisa memperindah tempatnya. Tentu setelah Teren mengirimnya surat pengunduran dirinya.
Teren di bayar dimuka, sebab ia butuh uang untuk biaya pengobatan ibunya. Tapi karena Asta dan Xabiru sudah ada kerja sama dengan perusahaan farmasi, alhasil obat yang diberikan pada ibunya pun menjadi berkualitas tinggi, yang langsung dikirim dari perusahaan.
Semuanya berjalan lancar selama satu bulan tersebut. Selain kesibukan restoran, toko, sekolah, dan markas. Semua orang tidak pernah meninggalkan latihan untuk perlindungan diri sendiri.
Sampai akhirnya waktu dimana restoran buka, dan penyusupan ke ibukota datang. Semua persiapan dan rencana telah siap dengan baik. Selain rencana utama, ada dua rencana cadangan yang disiapkan Xabiru.
__ADS_1
*
*