Istri Bayaran Sang Ceo

Istri Bayaran Sang Ceo
kejutan


__ADS_3

Setelah menghabiskan makanan yang ada diatas piring, Aletaa bergegas turun dari pangkuan Eric, lalu segera kembali duduk ditempatnya tadi.


Aletaa membisu seribu bahasa, dia benar-benar sudah bersalah karna memantik api didepan tumpahan bensin yang bisa terbakar kapan saja. Kini api itu menyala sangat dahsyat, bagaimana Aletaa bisa mematikan api yang terlanjur membara.


"Ayolah, kita check-in disini, sebentar saja." pinta Eric lagi.


Aletaa berpikir sejenak, dihotel itu terlalu banyak pengunjung, bagaimana kalau ada rekan bisnis Eric atau awak media yang juga ada disana?. Kalau ia harus check-in disana, bagaimana kata orang nanti?.


Hubungan keduanya tersembunyi, walaupun mereka memang suami istri yang sah, tapi orang luar tak banyak yang tau. Bisa-bisa nama baik Eric berikut perusahaan-nya akan tercemar.


"Bagaimana kalau kita pulang saja?, kalau memang tuan sudah tak tahan, biar aku saja yang menyetir." saran Aletaa.


Eric kembali memelas, "Aku tak bisa, ayolah disini saja." pria itu kembali merengek dan memohon.


Aletaa akhirnya pasrah, gadis itu mengangguk kecil untuk mengiyakan permintaan Eric. "Yasudah bayar dulu makanan-nya." tutur gadis itu.


Eric ber-iyes dalam hati, "Rencanaku berhasil." batin pria itu senag.


Pria itu segera memanggil pelayann untuk membayar makanan yang telah mereka makan. Setelah membayar, Aletaa bersiap membereskan beberapa barangnya.

__ADS_1


"Cepat, tapi kau harus berjalan didepanku untuk menyembunyikan ini." tutur pria itu sambil menunjuk kearah ************-nya.


Aletaa memutar bola matanya sebal. Dia ingin pulang. Ada sedikit penyesalan dihati gadis itu, kalau saja tadi ia tak menggoda Eric, mungkin sekarang mereka sudah pergi menuju kantor.


Gadis itu segera bangkit dari kursinya, Eric segera mengikuti langkah gadis yang ada didepan-nya. Pria itu terus bersembunyi dibalik tubuh sintal sang istri, menyembunyikan bagian tubuhnya yang sudah menegang.


Mereka sampai dibagian penerima tamu, gadis itu mulai memesan kamar yang ada di hotel itu. "Tulis atas nama tuan Eric." titahnya pada seorang pria yang tak lain adalah manager hotel itu.


"Ini kuncinya, kamar nomor 54 lantai 3." tutur pria itu sambil mengasongkan sebuah kartu untuk membuka kunci pintu.


"Terima kasih." tutur gadis itu sambil melangkah pergi kearah lift, Eric mengacungkan kedua jempolnya senang kearah sang manager.


Hotel itu sebenarnya ada dibawah pimpinan perusahaan Eric, jadi tak heran jika pria itu punya akses sepesial yaitu di layani oleh pak managernya langsung.


Eric dan Aletaa segera masuk kedalam lift untuk sampai di lantai 3 hotel. Sesampainya ditempat tujuan, mereka kembali melangkah mencari kanar yang dituju. Mata Aletaa berkeliling mencari kamar nomor 54 yang tadi disebutkan oleh pak manager.


Setelah cukup lama mencari, kamar itu ditemukan di ujung koridor. Aletaa segera membuka pintunya menggunakan kartu yang tadi diberikan pak manager.


Saat pintu dibuka, gadis itu terbelalak. Apa yang ada didepan-nya ini?, sebuah karangan bunga berbentuk hati berada tepat didepan pintu kamar.

__ADS_1


Penerangan yang redup karna hanya diterangi cahaya kecil dari lilin membuat suasanya sangat romantis.


"Tu tuan, apa ini?." tanya gadis itu kaget, sebuah senyuman terlukis indah dikedua sudut bibir gadis cantik itu. Aletaa tak menyangka, seumur hidupnya, baru sekali ini ia melihat hal yang begitu romantis.


"Ini kejutan!." seru Eric.


***


Halo semuanya, author tadi sempet baca komentar nih. "Panggilan Aletaa ke Eric diganti sama yang lebih romantis" kata beberapa pembaca.


Author jawab di sini ya, hubungan Aletaa dan Eric kan masih formal, artian lain mereka cuman dipersatukan karna sebuah kontrak. Benih cinta udah tumbuh, tapi masih sama-sama malu buat ngungkapin satu sama lain.


Jadi sebab Aletaa masih panggil Eric "Tuan" itu karna hubungan mereka belum menyangkut hati.


Surat konyraknya juga belum dirobek.


Jadi mohon bersabar semuanya, dalam waktu dekat ini mereka pasti jadi pasangan bucin.


Siapanih yang setuju Aletaa dan Eric jadi bucin?. Jawab di komentar ya.

__ADS_1


__ADS_2