Istri Bayaran Sang Ceo

Istri Bayaran Sang Ceo
cerita pada masanya


__ADS_3

Seminggu telah berlalu rasanya baru kemarin Aletaa mendadak jadi orang kaya. Aletaa sangat bahagia tinggal dirumah itu, hidupnya seperti bukan istri kontrak dalam keluarga Eric. Melainkan jadi cucuk kesayangan kakek.


Kakek sangat menyayanginya seperti seorang kakek menyayangi cucuknya sendiri.


Mungkin karna kakek tak punya cucuk perempuan, jadi semua sayangnya dilimpahkan pada Aletaa.


Pagi ini kakek dan Aletaa sedang joging dihalaman. Setelah kedatangan Aletaa, kakek seakan punya semangat hidup lagi. Dulu ia sering mengungkit-ngungkit masalah umur dan dia akan segera mati. Tapi setelah kedatangan Aletaa, kakek ingin hidup sampai 100 tahun lagi jika bisa.


"Waktu itu kakek pernah bilang kalo kakek mantan play boy nomor satu, berarti kakek punya banyak istri donk?" Tanya Aletaa memulai pembicaraan.


Kakek nampak meremang, kejadian dimasa mudanya sangat indah hingga ia ingin kembali ke masa itu dan memperbaiki segalanya yang telah berlalu. "Waktu itu kakek sangat populer, banyak wanita yang mengejar-ngejar kakek. Tapi cinta kakek sungguh tragis. Kakek mencintai dua wanita yang ternyata adik kakak" Tragis, satu kata yang bisa menggambarkan kisah percintaan kakek dulu.

__ADS_1


Keduanyapun duduk dikursi taman. Sambil menikmati mentari pagi dan sepoyan angin yang bertiup. "Lalu siapa yang kakek pilih?" Tanya Aletaa lagi. Gadis itu semakin penasaran pada masa muda sang kakek.


"Tidak ada yang kakek pilih" Sahut kakek. Kepalanya menunduk, rasa bersalah begitu jelas terlihat dari kedua matanya. Sebuah kesalahan yang tak akan pernah kakek lupakan selama hidupnya.


Aletaa ikut menyendu, "Kenapa?" Tanyanya lagi.


Kakek nampak menarik nafas panjang lalu menghembuskan-nya perlahan. "Mereka bunuh diri" Tutur kakek. Aletaa terkesiap "bunuh diri?" Batinya berpikir keras. "Ya, kakek salah mencintai adik kakak yang saling menyayangi. Mereka juga mencintai kakek waktu itu. Saat mereka mengetahui kalau mereka mencintai pria yang sama.Pertama Kakaknya memilih bunuh diri agar sang adik bisa menikah dengan kakek. Tapi setelah kepergian sang kakak, adiknyapun ikut bunuh diri juga karna tak mau kalau hanya dia yang bahagia, kakanya juga butuh kebahagiaan" Lanjut kakek.


Aletaa mengangguk-angguk paham. Begitu besar rasa sayang diantara saudara itu, pantas saja kakek tak bisa melupakan masa mudanya yang penuh dengan kesetiaan dan pengorbanan.


"Kakek dijodohkan. Tapi sudah bertahun-tahun menikah kakek tetap tak bisa mencintai neneknya Eric. Kakek tak bisa melupakan cinta pertama kakek. Hingga ayah Eric bertumbuh dewasa, kakek baru menyadari kalau kakek sangat mencintainya. Orang yang telah menemani sisa hidup kakek"

__ADS_1


Aletaa terharu, Ya begitu sabarnya nenek Eric menemani orang yang yang tidak mencintainya. Mungkin kisah itu sama persis dengan kehidupan Aletaa saat ini. Menemani Eric yang tidak sedikipun mencintainya atau sekedar sayang padanya.


"Terima kasih kakek sudah menceritakan cerita inspiratip untuk Aletaa" Tutur Aletaa sambil memeluk tubuh sang kakek.


"Inspiratip apanya?, menurut kakek ini cerita kelam dimasa muda kakek"


"Pandangan orang itukan beda, tapi menurut aku itu cerita yang bagus bahkan bisa menginspirasi anak muda lain." Ujar Aletaa sambil tersenyum. "Masa muda kakek membuktikan kalau cinta sejati akan datang setelah badai pergi. Cinta pertama kakek mungkin sangat membekas di ingatan kakek. Tapi percaya aja, kalau nenek adalah cinta sejati kakek" Lanjutnya.


Cinta pertama tak semuanya menjadi cinta sejati.


Aletaa ikut meremang masanya bersama Alex dulu. Mungkin Alex itu di ibaratkan sebagai sebuah badai dan Eric sebuah cahaya yang datang setelah badai itu pergi.

__ADS_1


Namun entah cahaya itu akan bersinar selamanya atau hanya sebentar saja.


Sebatas menghangatkan hati Aletaa yang dingin karna terkena badai.


__ADS_2