
Enam bulan sudah pernikahan Randy dan Dania, saat ini Randy sedang sibuk dengan bisnis Restauran dan kuliahnya. Sedangkan Dania semakin sibuk dengan Sekolahnya, Karena Dania sudah Kelas XII dan dia harus lebih fokus pada pelajarannya.
Tiga bulan yang lalu setelah menjual mobil pemberian Papanya, Randy berhasil membuka sebuah Restauran. Restauran tersebut berkapasitas enam puluh person, yang rata-rata per mejanya itu untuk empat person.
Restauran itu menjual berbagai menu khas indonesia tentunya, namun ada beberapa menu-menu china yang tentunya halal.
Mengapa Restauran tersebut menjual menu China? Ya, karena Dania menyukai makanan China. Karena itu, Randy menyediakan beberapa menu China di sana.
Ada berbagai aneka macam menj easybite, maincorse, bahkan dessert yang di jual di sana, dan macam-macam minuman juga yang di jual sana.
Sungguh di luar dugaan Randy dan Dania, karena hanya dalam waktu tiga bulan, Restauran yang di beri nama *D**ania's* Restaurant itu berhasil mendirikan satu Outlet lainnya dan kini sudah ada dua Outlet Restauran yang berdiri. Randy benar-benar terjun langsung dan tentu saja kerja kerasnya membuahkan hasil, terbukti dengan banyak nya pengunjung yang tertarik datang ke Restaurannya.
Ada berbagai promo menarik dan harganya pun ramah di kantong, sehingga terjangkau oleh kalangan pelajar.
Dan sejak terjadinya ke salah pahaman di malam saat Riko datang ke Apartemen, hubungan keduanya kini sudah semakin membaik.
Randy bahkan semakin pengertian, sepertinya menikah membuatnya semakin menjadi dewasa.
Flashback.
Randy menjatuhkan dirinya di atas tubuh Dania, seketika tubuhnya menjadi lemas begitu melihat raut wajah Dania yang terlihat jelas menahan rasa sakit.
Randy menghentikan kegiatannya dan memakai kembali pakaiannya, dia pun mengmbil pakaian Dania dan memakaikannya pada Dania.
Dania masih menangis terisak, dia masih syok mendapat perlakuan kasar dari Randy.
Randy berjalan keluar kamar menuju dapur, di ambilnya satu botol minuman dingin dari dalam lemari es dan langsung menenggaknya sampai tak tersisa. Randy *** botol kuat botol itu dan melemparnya ke dalam tong sampah yang berada di dapur.
Randy pun mengusap wajahnya dengan kasar.
"Argghh ... Dania pasti ketakutan sekarang" gumam Randy.
Randy bergegas kembali ke kamar dan dilihatnya Dania sedang tidur menyamping memunggunginya.
Randy menarik nafas dalam dan menghembuskannya perlahan, dia berjalan mendekati tempat tidur.
"Apa dia udah tidur, ya?" gumam Randy.
Randy pun membaringkan tubuhnya di tempat tidur, saat akan memejamkan matanya, tiba-tiba dia tersentak dan melihat ke arah Dania saat mendengar suara isak tangis Dania.
Dengan cepat Randy menarik lengan Dania, hingga kini Randy dan Dania saling berhadapan.
Randy memeluk tubuh Dania, mengusap lembut punggung Dania dan mencoba menenangkannya.
__ADS_1
"Sssstttt ... Maaf yank, aku udah kasar tadi sama kamu, aku benar-benar ga terima lihat kamu di sentuh pria lain." ucap Randy.
Dania melepaskan pelukan Randy dan mengusap air matanya.
"Apa maksudnya?" tanya Dania.
Randy mendudukan dirinya dan membuka ponselnya, dia memperlihatkan foto Dania bersama riko.
Dania pun terkejut, entah dari mana Randy mendapatkan foto tersebut.
"Itu, tadi aku ga sengaja kok, si Riko nya yang nyosor peluk aku." ucap Dania.
Randy mengepalkan tangannya dan turun dari tempat tidur.
Dania pun melihat Randy dengan bingung.
"Kamu mau kemana?" tanya Dania.
"Aku mau kasih pelajaran sama tuh orang, beraninya dia nyentuh istri aku." ucap Randy dengan nada geram.
Randy benar-benar emosi dan tak terima pria lain menyentuh istrinya.
Dania pun terkejut mendengar ucapan Randy, dengan cepat dia turun dari tempat tidur dan memeluk erat tubuh Randy.
Randy mengerutkan dahinya mendengar ucapan Dania.
"Kenapa? Kamu masih cinta sama dia? lagian, paling cuma sampai patah tulang aja, ga akan samai mati." ucap Randy dengan nada geram.
Dania menggelengkan kepalanya, dengan cepat dia melompat ke gendongan Randy dan melingkarkan kakinya di pinggang Randy, dia memeluk erat leher Randy.
Randy yang awalnya merasa terkejut pun, dengan repleks menahan tubuh bawah bagian belakang Dania agar tak terjatuh.
"Bukan gitu, aku ga mau kamu jadi orang jahat, aku ga mau kamu di penjara. Nanti kalau kamu pukul Riko, udah pasti kamu bakalan di penjara dan Papa bakalan bawa aku pulang ke rumah. Papa akan nyuruh kita untuk pisah, aku ga mau jadi janda. Kalau aku jadi janda, nanti Papa malah tunangin aku sama si Riko, aku ga rela pokoknya, aku ga mau tunangan sama si Riko, aku ga cinta sama dia, lagian katanya kamu ga mau aku di ambil Papa, gimana sih, kamu?" ucap Dania.
Dania yang sebelumnya sudah berhenti menangis pun, jadi menangis kembali.
Berbeda dengan Randy, entah mengapa? Seketika amarah Randy menghilang dan Randy justru ingin tertawa mendengar ucapan Dania, begitu jauh pemikiran istrinya itu.
Randy pun *** bagian bawah belakang tubuh Dania dengan kuat.
"Aaargghhh ..." Dania pun memekik menahan sakit.
"Sakit, tahu." ucap Dania dengan nada kesal dan mengerucutkan bibirnya.
__ADS_1
Randy pun terkekeh dan mengecup bibir dania sekilas.
"Asli, ya, aku tadi marah banget loh yank, beneran emosi aku yank, tapi ga tau deh emosi aku hilang kemana? Kamu gemesin banget sih, ihh ..." ucap Randy gemas.
"Auww ... Randy Sebastian ..! Sakit, tahu." bentak Dania.
Dania kesal karena Randy menggigit pipinya.
Bugh.
Dania memukul dada Randy.
Hahaha.
Randy pun tertawa dan mendudukan dirinya di tepi tempat tidur dengan Dania yang duduk di pangkuannya.
Randy menatap Dania dengan penuh cinta dan mengusap lembut pipi Dania yang tadi dia gigit.
"Maaf yank, abisnya aku gemas sama kamu, kamu bener-bener seksi kalau lagi marah kaya gitu." ucap Randy sambil tersenyum.
Dania menatap malas pada Randy.
"Dasar, gombal." ucap Dania dengan nada kesal.
Randy pun tersenyum dan terus menatap Dania.
"Maaf, tadi udah kasar, apa masih sakit?" tanya Randy.
"Iya pipi aku masih sakit, kamu gigitnya kencang banget." ucap Dania masih dengan nada kesalnya.
"Bukan pipi." ucap Randy.
Dania pun menatap bingung pada Randy.
"Jadi, apa?" tanya Dania.
"Ini masih sakit ga, yank?" tanya Randy sambil menyentuh area sensitif Dania dari luar Dress tidurnya.
Dania pun terkejut dan mendorong tubuh Randy hingga Randy tak sengaja menarik tubuh Dania, Randy terlentang dengan Dania berada di atasnya.
Hai, Readers.
Ini untuk visual Dania ya, cocok ga menurut kalian?
__ADS_1