Istri Jelekku

Istri Jelekku
Bab 77


__ADS_3

Ini adalah hari ketiga Randy dan Dania berada di Bali. Randy dan Dania memilih melakukan babymoon sekaligus honeymoon keduanya untuk beberapa hari ke depan di Bali.


Tentu saja itu pun karena Randy sengaja meluangkan banyak waktu senggang dan kebetulan juga Randy masih berada dalam masa cuti kuliahnya.


Siang ini, cuaca di Bali lumayan terik. Randy dan Dania pun memilih untuk berenang di kolam renang yang menjadi fasilitas dari kamar yang Randy pilih.


Siang itu tanpa takut kulitnya terbakar, dana sebelumnya sudah memakai sunscreen Dania memilih memakai bikini seksi dan menampilkan perut buncit polosnya dan tubuh seksinya.


Randy pun tak melarang istrinya itu memakai bikini karena memang dia sengaja memilih kamar dengan fasilitas kolam renang. Jadi hanya ada Randy dan Dania di dalam kolam renang tersebut.


Randy tersenyum nakal melihat tubuh polos istrinya itu.


Yah, Randy paling tidak tahan saat melihat tubuh polos istrinya yang mulai berisi itu. Semenjak hamil, tubuh Dania pun jadi semakin berisi dan Dadanya pun semakin membesar akibat perubahan hormon di tubuhnya. Di tambah perut Dania yang buncit, membuat gairah Randy semakin membara. Suhu tubuhnya memanas dan di bawah sana bahkan sudah menegang. Namun sebisa mungkin dia tak ingin menyetubuhi istrinya itu di tempat terbuka, tentunya dia tak segila itu. Meski tak ada siapa pun di sana, tetap saja dia tak akan melakukannya di tempat terbuka seperti itu.


Randy mengekori Dania saat dania menarik tangannya dan memintanya untuk mengikutinya.


Perlahan Dania mulai masuk ke dalam kolam renang dengan tangan yang tak lepas menggenggam tangan Randy.


Dania pun menarik Randy bersamanya menuju pinggir kolam yang terhalang kaca tebal itu.



Sungguh sensasi luar biasa berenang di bawah cuaca terik dengan di suguhkan pemandangan pantai kuta yang indah membuat Dania semakin bersemangat merendam tubuhnya di dalam kolam renang tersebut.


"Apa kamu ga takut kulit kamu ke bakar, yank? Ini panas, loh." ucap Randy.


Dania menggeleng dan bersender di kaca tebal tembus pandang itu.


"Aku suka suasana kayak gini, udah lama aku ga nikmati suasana seperti ini. Terakhir kali waktu aku masih tinggal di Australia karena Papa kirim aku Sekolah di sana." ucap Dania.


"Di Australia kamu tinggal sama siapa?" tanya Randy.


"Sama Oma, Mamanya dari Papa". ucap Dania.


Randy mengangguk dan mulai bersender di samping Dania.


"Apa kamu seneng, yank?" tanya Randy.


Dania menatap Randy dan menyenderkan kepalanya di bahu Randy.


"Apapun yang aku lakukan sama kamu, selalu bikin aku seneng, yank, aku bahagia saat di samping kamu." ucap Dania.


Randy tersenyum dan berpindah posisi mengahadap Dania.


"Aku juga." ucap Randy dan langsung mengecup bibir Dania. kecupan itu perlahan menjadi sebuah lumatan lembut.


Beberapa menit berlalu Randy pun mengakhiri kegiatannya saat merasakan pergerakan dari perut Dania.


"Apa kamu engap, yank?" tanya Randy.


Dania menggeleng dan tersenyum.


Randy mengajak Dania keluar dari kolam renang dan mendudukkan Dania di pinggir kolam. Sementara Randy tetap berada di dalam kolam hingga wajahnya tepat berada di depan perut polos Dania.


"Hey ... Kalian baik-baik aja kan, baby? Papa ga nyakitin kalian, kan." Randy berbicara sambil mengusap lembut perut Dania yang polos itu.


"Oughh .. Hahaha .." Dania tertawa geli merasakan perutnya tergelitik saat janinnya bergerak.


Randy menatap kagum dan tersenyum sambil terus mengusap perut buncit Dania.


"Hey kalian bikin geli mommy sayang" ucap randy sambil menusuk-nusuk perut dania yang menonjol akibat gerakan sang janin.


dania tersenyum dan mengusap lembut rambut randy.


"Aku ga apa-apa yank" ucap dania dengan senyum manisnya.


"Oh yaa nanti malem kita dinner diluar yuk yank" ucap dania.


"Ayok" ucap randy dengan terus mengusap lembut perut dania.


"Ya udah, kita udahan yuk, yank" ucap Dania.


Randy mengangguk dan menggendong Dania ke ruang bilas dan setelah selesai Randy pun menggendong Dania dan mendudukkannya di pinggir tempat tidur.


"Aku mau tidur dulu,yank. Ngantuk." ucap Dania.

__ADS_1


"iya tidur deh. nanti sore aku bangunin kamu" ucap Randy.


Dania merebahkan tubuhnya dan memejamkan mata. Tak lama di susul juga oleh Randy yang ikut terlelap di samping Dania.


******


Randy terbangun dari tidurnya dan melihat dania yang masih tertidur pulas. randy pun turun dari tempat tidur dan mengambil ponselnya, dilihatnya sudah pukul 4 sore.


"gila udah jam segini, lama banget gue tidur" gumam randy.


randy bergegas masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.


setelah selesai membersihkan tubuhnya randy keluar dari kamar mandi dan melihat dania yang masih tertidur pulas.


"Kamu kecapean yaa yank? aku jadi ga tega bangunin kamu, maaf yaa gara-gara aku kamu jadi kecapean" ucap randy dengan menatap lekat wajah pulas istrinya itu.


Cup.


Randy mengecup kening dania.


randy terfikir keinginan dania tadi siang untuk dinner diluar, namun melihat istrinya yang masih terlelap ia pun menjadi tak tega membangunkannya.


tiba-tiba terlintas difikiran randy untuk membuat makan malam romantis tanpa harus keluar dari hotel.


randy memencet tombol room service dan memintanya menemui randy dikamar.


tak lama terdengar suara ketukan pintu dan randy bergegas membuka pintu.


"Oh mas sebentar, kita bicara diluar aja" ucap randy.


randy tak ingin membangunkan istrinya itu.


randy meminta room service untuk menyiapkan makan malam romantis dioutdoor kamar mereka yang tak lain diarea pinggir kolam renang dan randy juga meminta dibelikan sebuket bunga mawar merah.


ia tak ingin menyia-nyiakan waktu babymoon sekaligus honeymoon kedua mereka. ia ingin melakukan apapun yang bisa membuat istrinya itu merasa bahagia, dibalik setiap perlakuannya pun ia selalu melakukannya dengan penuh cinta dan berharap ia dapat selalu menunjukan betapa ia mencintai istrinya itu.


tak butuh waktu lama meja untuk dinner randy dan dania pun selesai.


randy melihat jam dan sudah pukul 5 sore, randy melihat dania yang mulai membuka matanya dan bergegas menutup gorden pintu yang terhubung kekolam renang agar dania tak dapat melihat kejutan kecil yang sudah ia siapkan.


"ya sayang, kamu udah bangun? gimana tidurnya nyenyak?" tanya randy.


dania mengangguk dan mendudukan dirinya.


"kamu lagi apa barusan?" tanya dania.


"ahh enggak kok, kamu mau mandi?"tanya randy dan diangguki oleh dania.


dania bergegas masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya.


setelah kurang lebih 30 menit dania keluar dari kamar mandi dan melihat randy yang sudah berpakaian rapi.


"kita jadi dinner diluar yank?" tanya dania.


"iya" ucap randy.


dania tersenyum dan mengambil bajunya dilemari kemudian memakainya.


randy terus melihat kearah istrinya yang tengah memakai pakaiannya.


dania agak kesulitan saat memakai branya yang memiliki kaitan dibelakang.


randy pun mendekati dania dan membantu dania memakaikan branya.


"makasih sayang" ucap dania setelah randy selesai mengaitkan kaitan bra dania dania.


"sama-sama" ucap randy tersenyum.


setelah berpakaian dan memoles makeup tipis diwajahnya randy menuntun dania menuju kolam renang.


"kita mau kemana sih yank? kita mau dinner diluar kan?" tanya dania bingung.


Randy tersenyum dan mengangguk.


"Kamu tutup mata bentar" pinta randy.

__ADS_1


dania menatap randy dengan tatapan menyelidik.


"ada apaan sih yank?" tanya dania.


"ga ada apa-apa, ayo tutup bentar dan jangan buka mata kalau aku belum minta" ucap randy.


dania mengangguk dan memejamkan matanya. perlahan randy menuntun dania menuju meja yang sudah disetting untuk dinner romantis mereka.


"tunggu sebentar" ucap randy begitu sampai tepat didepan meja tersebut.


dania mengangguk dan randy mengambil buket bunga mawar merah itu dan menghadapkan tepat dihadapan dania dan menutupi wajah randy dengan posisi randy berhadapan dengan dania membelakangi meja dinner mereka.


"oke buka sekarang" ucap randy dan perlahan dania mulai membuka matanya.


dania terkejut saat melihat buket bunga mawar dihadapannya.


.



"I-ini buat aku?" tanya dania dengan mengambil bunga itu.


randy tersenyum dan mengangguk.


Cup.


Randy mengecup pelipis dania.


"iya, kita dinner disini" ucap randy sambil menggeserkan posisinya hingga terlihatlah meja dinner mereka.


lagi-lagi dania dibuat terkejut.


dania menutup mulutnya menatap kagum sekaligus tak percaya dengan apa yang ia lihat.



"kapan kamu siapin semua ini?" tanya dania dengan menatap randy penuh tanya.


"tadi sore waktu kamu lagi tidur" ucap randy sambil menuntun dania dan mendudukan dania dikursi.


"maaf yaa tadi aku siapin semua ini karena aku lihat kamu pulas banget tidurnya, aku fikir kamu kecapean jadi aku takut kamu makin kecapean nanti kalau kita dinner diluar, jadinya aku sengaja siapin dinner kita disini, kamu ga masalah kan?" ucap randy sambil menggenggam tangan dania.


dania tersenyum dan mengangguk.


"kamu suka?" tanya randy.


"aku suka yank, suka banget, kenapa sih kamu selalu bikin aku surprise dengan setiap perlakuan kamu ke aku yank? aku bahkan kadang ga bisa baca isi kepala kamu itu, sumpah aku sama sekali ga nyangka kamu bakalan siapin dinner romantis buat kita" ucap dania dengan tersenyum bahagia.


ia sungguh bahagia karena randy selalu memperlakukannya dengan penuh cinta.


"aku ga ngerti juga kenapa setiap yang aku lakuin jadi surprise buat kamu, aku cuman ngikutin kata hati aku aja yank, hati aku selalu bilang kalau aku mencintai kamu dan ingin terus membuat kamu bahagia" ucap randy dengan senyum manisnya dan mengusap lembut pipi dania.


mata dania memerah dan mulai meneteskan air matanya.


Cup.


Randy tertegun saat dania mencium punggung tangannya. untuk pertama kalinya dania mencium tangan randy.


"makasih udah jadi suami yang tulus mencintai aku, bertanggung jawab, pengertian, perhatian, sayang aku, aku beruntung menikah sama kamu yank, aku bahagia jadi istri kamu" ucap dania.


randy tersenyum dan bangun dari duduknya. ia pun mendekati dania dan menarik dania kedalam pelukannya.


"aku yang lebih beruntung yank, aku sangat beruntung menikahi wanita sebaik dan secantik kamu" ucap randy dengan mengusap lembut punggung dania.


dania terisak mendengar ucapan randy.


dan melepaskan pelukan randy.


"I love you" ucap dania disela isakannya.


randy tersenyum dan mengusap pipi basah dania.


"I love you too" ucap randy dan sesaat kemudian ia mengecup lembut dan cukup lama kening dania.


setelah itu mereka pun kembali saling memeluk satu sama lain, pelukan sayang yang penuh dengan kehangatan didalamnya.

__ADS_1


__ADS_2