
Dania terbangun dari tidurnya saat merasakan usapan lembut dipipinya.
"Morning sayang" ucap Randy yang kini tengah tersenyum manis pada Dania.
"eumm.. morning" ucap dania.
"kamu tumben udah bangun yank, enggak ngeluh kurang tidur lagi kan?" tanya dania.
randy tersenyum dan mengecup pipi dania.
"enggak dong, aku cukup tidur dan tidur aku berkualitas jadi badanku seger pas bangun" ucap randy.
dania mengangguk dan duduk bersender dikepala tempat tidur.
"Sikembar lagi apa ya yank? apa dia udah bangun?" tanya dania.
"Aku ga tahu yank, yuk kita lihat kekamarnya" ucap randy.
dania mengangguk dan turun dari tempat tidur dengan disusul juga oleh randy yang turun dari tempat tidur dan menggandeng dania menuju kamar sikembar yang kini sudah mulai terpisah semenjak ada baby sitter yang membantu mengurusnya.
sudah seminggu yang lalu baby sitter yang menjaga sikembar bekerja dikediaman randy dan dania jadi selama seminggu itu juga sikembar tak tinggal satu kamar dengan randy dan dania.
"Loh sikembar ga ada dikamarnya kok" ucap dania begitu masuk kekamar dikembar namun tak menemukan sikembar dikamarnya.
"lagi dijemur kayaknya dia" ucap randy.
dania dan randy pun turun menuju taman belakang rumah dan benar saja terlihat disana sikembar tengah menikmati hangatnya matahari pagi dengan ditemani oleh baby sitternya.
"Pagi" sapa dania.
"eh pagi bu, pak" ucap kedua baby sitter.
Randy dan dania memang memakai jasa dua orang baby sitter sekaligus untuk membantu menjaga sikembar.
baby sitter itu bernama lia dan novi, keduanya sudah menikah dan sudah memiliki anak yang tentunya juga mereka sudah memiliki banyak pengalaman dalam masalah merawat bayi.
"Sikembar rewel ga semalam?" tanya randy
"Sikembar ga rewel pak, mereka baik dan anteng. menurut pengalaman saya selama saya menjaga bayi, sikembar yang lebih anteng dan tenang anaknya" ucap lia.
randy mengangguk dan menggandeng dania mendekati bayi kembarnya yang kini tengah berjemur dengan hanya memakai popok dengan mata memakai kacamata hitam. sungguh sikembar terlihat lucu dan menggemaskan.
"badannya udah mulai berisi yaa yank" ucap randy.
"ia kan mereka mimi susunya kuat yank" ucap dania.
"Iya ya, kalau gitu nanti aku sekalian stokin susu mereka deh. sibaby boy makin gembul ya mbak nyusunya? (melihat kearah baby sitternya yang bernama lia).
"Ia pak, nyusunya kuat sekali, tapi memang bayi laki-laki biasanya memang kuat nyusunya pak" ucap lia.
"tapi maaf bu, kenapa sikembar tidak diberi ASI juga? apa ASI ibu tidak keluar?" tanya lia.
"iya mbak, dari awal ga keluar, sedih juga sih ga bisa ngasih mereka ASI" ucap dania.
randy melihat ekspresi wajah istrinya itu seketika menjadi sendu. ia tahu dania ingin menjadi ibu sepenuhnya untuk sikembar dengan memberikan sikembar ASI.
"Rajin-rajin dibersihkan dibagian nippel nya bu agar pori-porinya terbuka dan lakukan beberapa rangsangan agar ASI nya keluar" ucap lia.
"udah dicoba kok mbak, mama juga ngasih tahu waktu itu, tapi tetep aja ga keluar.
lia tersenyum dan mengangguk.
jika lia terlihat cepat berbaur orangnya namun berbeda dengan novi. novi terlihat lebih pendiam dan tak banyak bicara namun ia tetap ramah dengan senyumannya. dan usianya pun terpaut cukup jauh dari lia, jika lia kini sudah berusia lebih dari kepala 3 namun berbeda dengan novi yang kini berusia 24th, wanita bermata sipit itu sepertinya juga menikah muda.
Randy tersenyum melihat bayi perempuannya tersenyum dengan matanya yang masih terpejam.
"pagi baby girl" sapa randy yang juga tersenyum menatap bayi perempuannya.
"Ahh kamu manis sekali sayang, seperti mommy kamu" ucap randy sambil mengusap lembut pipi bayi mungil itu.
dania tersenyum mendengar ucapan randy.
"apa habis ini sikembar akan mandi?" tanya randy.
"iya pak, tapi nanti setelah mereka tidak berkeringat lagi" ucap lia.
randy mengangguk dan mengecup pipi kedua bayi kembarnya.
"manisnya, kalian bikin papa pengen cepet-cepet pulang kerumah kalau lagi diluar" ucap randy.
"ya udah yank kamu mandi dulu deh, nanti kamu kesiangan kekampus" ucap dania.
"Ia deh, tolong jagain sikembar ya mbak" ucap randy.
"baik pak" ucap lia dengan tersenyum manis.
randy membalas dengan senyuman yang tak kalah manis juga dan melihat kearah novi yang dari tadi hanya diam sambil memperhatikan sikembar.
sesaat kemudian randy pun melengos dan mengajak dania pergi kekamarnya.
"aku mandi dulu" ucap randy begitu memasuki kamar.
"iya mandi deh, aku mau siapain baju kamu" ucap dania.
randy mengangguk dan berjalan menuju kamar mandi. sementara dania langsung menyiapkan segala keperluan suaminya itu.
__ADS_1
setelah beberapa saat randy selesai mandi dan keluar dari kamar mandi.
dilihatnya dania yang tengah sibuk dengan ponselnya. dania bahkan tak menyadari randy sudah keluar dari kamar mandi.
"Ngapain yank? kok sibuk amat sama tuh ponsel? sampe ga sadar ada suami" ucap randy.
"Ini loh yank, mama kirim pesan ngomongin masalah aqiqah sikembar nanti pas 40 harinya, katanya mereka mau ngundang saudara-saudara sama rekan bisnis juga sekalian ngenalin cucu mereka, kamu gimana yank?"
"apa mama mau kesini?" tanya randy.
"iya katanya dia mau kesini siangan nanti" ucap dania.
"ya udah nanti aja kita bahas masalah ini kalau mama udah ada disini" ucap randy dan diangguki oleh dania.
setelah randy selesai berpakaian randy dan dania turun menuju meja makan dan memulai sarapan. setelah beberapa saat randy dan dania pun sudah selesai dengan sarapannya.
"aku mau lihat sikembar dulu sebelum kekampus" ucap randy.
"ya udah" ucap dania.
randy bergegas menuju kamar sikembar yang berada disebelah kamarnya.
dilihatnya sikembar yang ternyata sudah selesai mandi.
"Oh kesayangan papa wangi banget" ucap randy yang mencium bau harum dari minyak telon yang memenuhi seisi ruangan kamar tersebut.
"iya pak, mereka baru saja selesai mandi" ucap lia.
randy mengangguk dan mendekati sikembar yang sudah berpakaian rapi.
"Papa pergi kekampus dulu sayang, kalian baik-baik ya" ucap randy sambil mengelus pipi bayi kembarnya itu.
"Oh ya mbak ada yang kurang ga buat keperluan sikembar? biar nanti saya sekalian beliin" ucap randy.
"ga ada pak, semuanya masih banyak stoknya" ucap lia.
randy mengangguk dan keluar dari kamar sikembar. ia turun menghampiri dania yang masih berada didapur.
"Jangan capek-capek" ucap randy yang kini memeluk samping dania.
Dania tersenyum dan mengangguk.
"Kamu udah mau jalan?" tanya dania.
randy mengangguk dan mengecup pelipis dania.
"Aku jalan dulu, pulangnya mau nitip apa ga? aku pulang cepet kok" ucap randy.
"ga ada, aku ga mau apa-apa" ucap dania.
"ya udah aku jalan dulu, kamu istirahat ya yank, I love you" ucap randy sambil berlalu meninggalkan dania.
dania tersenyum mendengar ucapan randy.
"siap mommy" teriak randy.
dania hanya menggelengkan kepalanya, ia pun tersenyum mengingat randy baru saja memanggilnya mommy, rasanya ada sesuatu yang aneh namun juga menyenangkan. dania sungguh menikmati status barunya menjadi seorang mommy dari 2 orang bayi manis nan menggemaskan.
******
Siang ini semua keluarga tengah berkumpul membicarakan acara aqiqah untuk sikembar yang akan dilaksanakan 3 mingguan lebih lagi.
"Apa nggak berlebihan pa aqiqah nya sampe ngundang relasi bisnis segala?" tanya dania pada papa hamish.
"mereka cucu papa, keturunan keluarga hamish, jadi ya seluruh dunia harus tahu bahwa cucu papa sudah lahir" ucap papa hamish.
"benar, kita semua bahagia dengan kehadiran sikembar, jadi apa salahnya kita berbagi kebahagiaan dengan semua orang yang kita kenal tentunya" ucap papa randy.
"lagi pula sayang, apa yang papa bilang itu benar kita harus memberitahu semua orang kalau perlu ya seluruh dunia kalau kami ini sudah punya cucu yang menggemaskan sekali" ucap mama rania.
"Mama juga setuju dania, pokoknya kamu sama randy cukup duduk manis saja, kami para orang tua yang akan menyiapkan segalanya" ucap mama randy.
dania dan randy saling menatap dan tersenyum. mereka tak bisa berbuat apa-apa jika semua orang tua sudah memutuskan. apalah mereka ini yang hanya pasangan muda yang belum tahu banyak mengetahui hal semacam itu, tentunya orang tualah yang lebih faham mengenai masalah ini, fikir randy dan dania.
"ya sudah kami ikut kalian aja"ucap randy.
Semua keluarga pun akhirnya sudah sepakat untuk mengadakan acara aqiqah dan pemberian nama sikembar sekaligus mengenalkan sikembar kepada seluruh keluarga juga kalangan bisnis mereka.
******
Hari acara aqiqah sikembar.
sore ini semua orang tengah sibuk dengan urusannya masing-masing, dikarenakan beberapa menit lagi acara aqiqah sekaligus pemberian nama sikembar akan segera dimulai.
para tamu pun sudah mulai berdatangan memenuhi ruangan khusus yang dipersiapkan dikediaman hamish karena acara aqiqah sikembar dilaksanakan dikediaman hamish yang tentunya lebih besar dari kediama randy dan dania.
dania melihat sekeliling mencari seseorang yang sudah lama sekali tak ia jumpai.
"kamu nunggu orang yank?" tanya randy.
"iya yank" ucap dania.
"ya udah aku nyamperin sidio dulu" ucap randy yang melihat dio tengah melihat kesemua ruangan seperti tengah mencari seseorang.
dania pun mengangguk dan tak lama kemudian orang yang dicari pun datang.
__ADS_1
"dania" teriak kedua orang itu dan langsung memeluk dania.
"auww pelan-pelan dong perut gue masih ngilu nih" ucap dania.
"sorry-sorry, kangennya ih" ucap mia.
kedua wanita itu adalah mia dan ina, sahabat dania sejak masih disekolah SMA.
"sama gue juga, sorry ya jarang nemuin kalian, repotnya gue sekarang"ucap dania.
mia dan ina tersenyum mendengar ucapan sahabatnya itu. mereka memaklumi karena dania sudah berstatus seorang istri.
"dimana sikembar?" tanya ina.
"ada dikamarnya, yuk keatas lihat sikembar" ucap dania.
dania, mia dan ina pergi menuju kamar sikembar dilantai 2.
"sikembar lagi apa mbak?" tanya dania begitu memasuki kamar sikembar.
"sikembar lagi bobo bu"ucap lia.
dania mendekati box bayi sikembar dengan mia dan ina yang mengekori dania.
"OMG, gemesnya" ucap mia setengah berteriak saat melihat 2 bayi manis itu tengah tertidur pulas.
"mau dong punya anak lucu kayak gini" ucap ina.
"nikah dulu lah, baru bikin anak" ucap dania sambil tersenyum.
"huh sayangnya gue ga mau nikah muda, seandainya bikin anak ga harus pake nikah segala" ucap mia.
"ya bisa aja,lu bikin aja sekarang sama cowok lu kalau lu hamil juga nantinya lu bakalan punya anak" ucap ina.
"ih sorry ya, ga ada seks sebelum menikah. walaupun gue nakal tapi gue ga akan ngelakuin itu" ucap mia.
"yak, gue setuju" ucap ina.
dania tersenyum mendengar ucapan mia. mia dan ina memang nakal saat SMA, namun dania tahu mereka nakal hanya sebatas pergaulan anak remaja namun tak sampai menjerumus kearah pergaulan seks bebas.
tak lama kemudian sikembar pun bangun dan tersenyum melihat 3 orang wanita cantik dihadapannya.
dania pun menggendong bayi perempuannya dan dibantu oleh baby sitternya yang juga menggendong bayi laki-lakinya dan turun menuju tempat acara dikarenakan acara akan segera dimulai.
tak berapa lama acara dimulai, ada beberapa rentetan acara yang dilewati dan tibalah tuan hamish memberikan kata sambutan untuk para tamu. setelah memberikan kata sambutan tuan hamish menyuruh randy dan dania naik keatas panggung dengan membawa sikembar.
dan untuk pertama kalinya sikembar bertemu banyak orang dan tuan hamish pun memperkenalkan sikembar.
Raydan pratama sebastian, nama yang diberikan kepada bayi laki-laki randy dan dania. Ray diambil dari nama Randy yang hanya diambil huruf R A Y nya saja, dan DAN diambil dari nama dania. jadi Raydan adalah nama gabungan dari Randy dan dania. dan pratama diberikan karena raydan memang lahir yang pertama.
Rayna hamish, nama yang diberikan untuk bayi perempuan randy dan dania yang juga diambil dari menggabungkan nama randy dan dania.
Randy dan dania memang sepakat memberikan nama Rayna dengan nama belakang hamish karena mereka ingin nama kedua keluarga ada didalam nama anak mereka. dengan begitu akan adil, nama sebastian maupun hamish ada pada nama sikembar.
setelah memperkenalkan Raydan dan Rayna, dania dan randy pun pamit membawa sikembar kembali kekamar dikarenakan sikembar masih terlalu kecil dan belum boleh berlama-lama berada ditengah banyak orang. kebetulan juga sikembar tengah tertidur dipangkuan randy dan dania.
setelah menidurkan sikembar diboxnya randy dan dania pun kembali ketempat acara dan berbaur dengan sahabat mereka.
"dan kita boleh ga sering-sering main kesini buat ketemu sikembar?" tanya mia.
"boleh dong, kapan pun kalian mau main ya main aja kesini, gue justru seneng kalian datang" ucap dania.
"sikembar lucu banget sumpah, gimana caranya kalian bisa bikin bayi selucu itu?" tanya ina.
"Bikinnya sambil ngelawak mereka jadinya sikembar lucu deh" ucap dio yang tiba-tiba saja menyela obrolan.
randy, dania, mia juga ina terkekeh mendengar ucapan dio.
"Intinya yaa dinikmati, diresapi, dan dilakukan sesering mungkin untuk mendapatkan hasil yang maksimal" ucap randy dengan tersenyum lebar.
dania dan dio terkekeh mendengar ucapan randy.
sementara mia dan ina justru saling menatap dengan ekspresi bingung mereka.
"lu mah emang doyan rand" ucap dio.
"Ya doyanlah orang enak, makanya lu buruan nikah biar ga main sendiri mulu" ucap randy.
dio melotot menatap randy, mengapa temannya itu harus membongkar rahasianya didepan para gadis.
randy hanya terkekeh melihat ekspresi kesal dio.
"jadi lu suka main sendiri?" tanya ina dengan penasaran.
"kagak lah, sirandy didenger" ucap dio.
"masa?" ucap ina menyelidik.
"ya sesekali sih pernah" ucap dio dengan tersenyum lebar.
"tapi kalau lu mau punya anak lucu juga ya bikinnya harus sama yang lucu dan ganteng tentunya, misalnya kayak gue gini, udah ganteng, baik,lucu, gemesin, udah dah paket komplit" ucap dio dengan tersenyum lebar.
"sayangnya suka ngocok, keseringan ngocok nanti osteoporosis tulang dengkul lu tuh" ucap ina menatap malas pada dio.
__ADS_1
randy, dania dan mia pun tertawa mendengar ucapan ina.
sementara dio tersenyum kikuk sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal sama sekali itu.