Istri Kontrak, Jangan Lepas

Istri Kontrak, Jangan Lepas
Part 100


__ADS_3

"Kau benar-benar menantang ku rupa nya?" Shien membatin dengan tak terima.


Baru dua langkah tubuh Safira tiba-tiba melayang dan di leta kan dengan halus di ranjang, tubuh nya langsung telentang.


"Yah, aku yang meminta nya Baby dan bersiap lah untuk menerima permintaan ku," ujar Shine


Dia kembali memulai pemanasan dengan menggoda dan menyesap tubuh Safira dengan eksotis. Sudah cukup dia tersiksa selama ini, apa pun yang terjadi dia harus berhasil.


Shine mengecup dan menggigit kuping kecil Safira.


Tangan nya langsung meraba-raba bagian wanita itu dengan cubitan cubitan kecil membuat Safira bergerak tak karuan.


Tangan satu nya tidak di anggur kan.


****** yang sudah mengeras itu memanggil jari-jari Shine untuk memelintir nya dengan kuat


Ahhh shhhh Shineeeee


Terdengar Des ahan Safira yang mengikut kan nama Shine membuat pria itu semakin bergairah. Ini menunjuk kan bahwa mereka sama-sama mengingin kan nya.


"Yah Baby, terus panggil nama ku. Oh milik mu menjepit jari ku,"


"Ahh ahhh, Shin aku ...aku."


"Keluar kan Sayang, aku menunggu nya "


Shine menahan tubuh Safira yang mulai bergetar hebat ingin mengeluarkan tanda cinta nya.


Ahhhhhh


Terdengar napas lega dari Safira ketika sudah sepenuh nya mengeluar kan cairan nya.


"Sayang boleh aku masuk?" tanya Shine dengan napas menderu.


Namun di sela sela Shine sedang memasang ancang-ancang untuk menggempur sang istri. Dia merasa kan sakit yang menderu sisi sebelah kiri perut nya. Tidak seperti saat di lari kan ke rumah sakit, namun ini bisa di kata kan lumayan. Namun Shine tidak ingin menyia-nyia kan kesempatan untuk menikmati surgawi bersama sang istri. Dia bisa menahan nya


Safira yang masih menikmati sisa pelepasan nya dengan tenaga yang masih melemas hanya mengangguk. dia tidak mendengar d Ngan jelas perkataan Shine.


Shine mendapat kan lampu hijau. Yah, dia harus membuat fenomena dia memasuki tubuh istri nya dengan mantap.


Shine membenam kan wajah nya di milik Sang istri hingga terdengar des ahan yang manja di telinga Shine.


Setelah Shine kembali menikmati cauran manis sang istri, dia langsung memegang milik nya dan mengarah kan nya ke lubang sang istri


"Sayang aku masuk!" ucap Shine tak membiar kan jeda sedikit pun untuk Safira.


"Shhhh Baby ahhhh, milik mu sangat sempit,"

__ADS_1


Shine mengerang kala milik nya sangat susah masuk.


Safira memekik merasa kan suatu benda panjang berusaha masuk ke dalam milik nya.


"Ahhh Shine ahhh kenapa sakit?"


"Tahan sebentar sayang, ah aku ahhh sesng ,"


Jleb


Benda panjang nan berurat itu kini benar benar masuk dan mendiami liang yang begitu menjepit dan menghisap kuat.


Mungkin karena safira sudah lama tak di masuki, maka rasa wanita itu seperti rasa per awan saja. Teria kan Safira juga membuat Shine berhenti dan menjatuh kan tubuh nya di tubuh Safira namun dengan tangan yang masih bertumpu.


"Ahhhh Shhhhh, Sayang, ahhh milik mu menjepit ku ouuhhhhh"


Safira semakin merapat kan ke dua kali nya karena sangat risih dengan ke datangan batang Shine yang seakan membelah diri nya.


Shine mendiam kan batang nya di sana meski pun hisapan itu begitu menyiksa nya Karana Safira semakin merapat kan ke dua kaki nya.


"Uhhhh, milik mu sangat besar shine ahhhh,"


"Aku bergerak Sayang"


Shine mulai mengerak kan pinggul nya maju mundur ketika di rasa kan Safira sudah bisa menerima nya.


"Yah Sayang, teruslah ahhh panggil nama ku"


Ruangan itu di penuhi desa Han dan erangan dari dua insan yang sedang bergelut di atas ranjang itu.


Plok plok plok


Terdengar dia kelamin saling bertubrukan menanda kan betapa hebat nya percintaan itu.


Shine semakin mempercepat laju maju mundur pinggang nya yang memasuki liang sang istri karenawrasa kan sesuatu hampir di ujung tanduk.


"Sayang aku akan ahhhh"


"Ahhh Shine semakin dalam ahhhhhh aku juga ahhhh"


"Bersama Sayang"


Uhhhhhh


Ahhhhh


Di henta kan Shine terakhir begitu kuat hingga liang Safira harus bertahan sekuat tenaga menerima henta kan itu. Merasa kan batang nya sudah menancap Sempur na.

__ADS_1


Byurrr


Safirabisa merasa kan cairan Shine memenuhi seluruh rahim nya. Begitu juga dengan Shine, dia mengerat kan pelukan nya pada sang istri.


Dia tak ingin benih nya sedikit pun jatuh merembes dari milik sang istri. Dia sangat menyangkan itu jika terjadi.


Sangat berbeda dengan shine yang bermain bersama wanita-wanita lain termasuk itu Julie , Sabrina dan lain nya. Justru Shine tidak akan membiar kan benih nya masuk sedikit pun ke rahim wanita-wanita itu.


Terdengar secara bersamaan dua pelepasan dari orang yang berbeda gender itu namun sudah satu tubuh.


Shine ambruk di samping Safira namun batang nya masih tertancap dalam dan sempurna di milik sang istri.


Ke dua nya saling menarik napas masing-masing dengan begitu tergesa-gesa karena baru saja merasa kan pelepasan yang begitu hebat dengan orang yang di cintai satu sama lain.


Shine memeluk tubuh Safira dari samping dan membuat tubuh wanita itu membelakangi Safira.


Safira tersenyum kecil dan masih mengatur deru napas nya.


Shine memang begini jika tidur, selalu memeluk diri nya, tapi biasa nya Shine akan memeluk Safira dengan berhadap-hadapan.


Aneh, kaki Safira juga seperti di angkat ke atas.


"Ahhhh ahhhh Shine ahhhh"


Tiba-tiba Shine memasuk kan batang nya dari belakang. Sangat dalam, goyangan itu juga begitu menggoda Safira.


Ternyata Shine memulai babak ke dua. Kaki Safira yang di angkat ke atas berguna untuk memudah kan akses Shine untuk menusuk dengan dalam.


"Ahhhh Baby, kau ohhh sangat nikmat membuat ku semakin gila,"


Shien memaju mundur kan pinggul nya dengan teratur dan irama yang semakin lama semakin cepat.


Tangan Shine tak tinggal diam memeluk Safira dan memijat buah dada itu juga yang sudah mengeras. Memijat dan memberi kan sensasi yang begitu memabuk kan. Bibir Shine juga tak tinggal diam mengecupi kuping kecil nan imut itu membuat Safira semakin men desah tak karuan.


Sedang kan Safira, posisi nya saat ini sungguh tak di untung kan. Dia hanya bisa menikmati sentuhan Shine tanpa bisa membalas nya. Akses nya saat Ini sangat terbatas.


"Ouhh Shine, lebih cepat ahhh"


Pergumulan panas di atas ranjang itu terjadi begitu menggairah kan, enak dan penuh cinta. Shine baru kali ini merasa kan permainan di atas ranjang yang begitu memabuk kan dan membuat candu. Ini juga pertama kali Shine benar-benar mengingin kan berc inta dengan sang istri, penuh gairah dan cinta.


"Semoga selama nya seperti ini Sayang," ucap Shine yang sudah berbaring di samping Safira. Tubuh bagian bawah merasa masih melekat satu sama lain.


Ingin Shine melanjut kan permainan batang nya yang belum puas, namun Safira sudah terlihat lelah. Shine juga tidak bisa memaksa karena Safira juga sedang hamil.


Posisi Safira saat ini sangat tidak etis. Kakak nya mengangkang Dari samping di depan milik sang suami hingga milik nya juga memberi kan akses penuh agar milik Shine tertancap sempurna


Jangan lupa like nya 😊👍👍👍👍👍👍

__ADS_1


Agar author nya semangat up nya 🙂👍👍👍👍👍


__ADS_2