Istri Kontrak, Jangan Lepas

Istri Kontrak, Jangan Lepas
Part 66


__ADS_3

#Back to Safira.


Semua orang menunggu apa yang akan di laku kan Shine selanjut nya, kecuali Safira yang bisa menebak apa yang di laku kan oleh pria itu, tak lain dan tak bukan adalah membela Angelin kekasih pria itu.


"Sayang, apa yang kau laku kan hmmm, tidak baik untuk kesehatan mu jika kau ke luar seperti ini," ucap Shine berjalan ke arah Safira. Pria itu memegang bahu Safira.


Safira memegang melihat Shine membela nya. "Apa-apaan ini?" batin Safira tak percaya.


"Shine...," Angelin juga tak percaya Shine akan membela Safira.


Shine sama sekali tidak menatap Angelin. Shine menatap tajam ke arah Mateo.


Mateo yang sudah paham maksud tuan nya langsung menyeret Angelin d Ngan kasar.


"Lapas kan...lepas kan, Shine aku sudah menunggu mu sejak tadi. Aku ingin membicara kan sesuatu," teriak Angelin mempertahan kan posisi nya yang memegang kuat kaki meja Yang ada di samping nya.


Srek


Dengan ringan Mateo menarik tangan Angelin dengan kasar. Ini lah malas nya mengurus seorang wanita, banyak drama dan tak terduga


Pada hal jika dia mengurus seorang pria, itu sangat simpel, berikan dia hadiah Bogeman maka dia akan menurut, tapi kalau wanita ah sudah lah.


Mateo berhasil menarik tangan Angelin.


"Nona, anda ingin ke luar sendiri atau dengan kekerasan,' tawar Mateo. Karena dalam kamus nya wanita tidak boleh di kasari kecuali jika sudah melaju kan tinda kan tak terduga.


"Aku bisa sendiri," ucap Angelin dengan nyalang menatap Mateo karena sudah berlaku kasar pada nya sebelum nya.


"Shine aku hanya ingin mengata kan bahwa aku....," Angelin menjeda kalimat nya.


Shine yang melihat Angelin membuang-buang waktu meliri ke arah Mateo.


Dengan malas Mateo menyeret Angelin dengan kasar. Baru melangkah bebrapa kaki, suatu yang mengejut kan Safira, Xavier dan Mateo terdengar memekik di telinga.


"Aku hamil Shine, aku hamil anak mu," teriak Angelin dengan keras.


Shine yang memegang pundak istri nya sejak tadi merasa kan tubuh itu menegang, sedang kan diri nya biasa saja.


"Selesai kan urusan kalian Shine,' ucap Safira meninggal kan Shine di sana bersama dengan bawahan Shine.


Safira merasa kan sesak di dada nya mendengar ucapan itu, meski pun belum ada kejelasan apakah itu benar-benar anak Shine atau tidak.


Sebenar nya hati Safira yakin tujuh puluh persen bahwa itu bukan anak Shine, karena Safira yakin Angelin adalah wanita licik yang bisa memainkan peran.


Tapi entah kenapa dada Safira benar-benar sakit, apa Shine benar-benar sering bermain bersama dengan Angelin karena selama ini dia tidak memberi kan apa pun pada Shine? Entah lah Safira ingin mengosong kan pikiran nya sejenak.


"Safira , kamu tidak boleh stress, kandungan mu masih rentan, oke. Ini hanya masalah sepele," ucap Safira pada diri nya sendiri. Tanpa sadar dalam beberapa waktu sana wanita itu sudah tertidur menyelami alam mimpi nya.


Safira memang sudah memulai mempusat kan perhatian dan fokus nya pada sang buah hati yang mungkin masih berbentuk kecebong di sana.


Sedang kan Shine di bawah sana memilih duduk santai di hadapan Angelin.


"Kata kan sekali lagi," ucap Shine singkat. Kepribadian pria itu memang seperti ganda saja, saat bersama Safira dia akan lembut, perhatian, banyak bicara dan kadang tersenyum tapi sangat berbeda jika sudah berada di antara musuh atau pun bawahan nya seperti saat ini.


Angelin merasa terintimidasi dengan aura Shine yang mendominasi seakan membunuh nya.


"Aku hamil anak mu Shine," ucap Angelin dengan suara rendah.


"Sudah berapa lama?" tanya Shine

__ADS_1


Angelin gugup, dia tidak tau akan hal itu.


Angelin Memeng hamil saat ini, namun dia tidak tau siapa ayah dari anak yang ada di kandungan nya ,karena dia tidak sedetail itu bertanya ke dokter yang mengani nya.


"Dia Minggu," jawab Angelin asal.


"Kau yakin itu anak ku?" tanya Shine datar.


"Ya benar Shine, bahkan keper awanan Ku ku berikan pada mu Shine," ucap Angelin dengan air mata yang kembali luruh. Berharap Shine iba pada nya dan mengakui keberadaan anak di kandungan nya.


Shine tersenyum miring. Dia bangkit dari duduk nya dan berjongkok di hadapan Angelin.


"Aku tidak pernah meminta nya bit ch. Kau yang menawar kan itu pada ku Karena kau seorang penggila se" x pada orang yang salah," ucap Shine menatap tajam Angelin.


Wanita itu gugup setengah mati, Shine benar-benar seorang pria berdamage tinggi yang mampu menjatuh kan seseorang tanpa menyentuh nya.


"Tapi ini benar-benar anak mu Shine," ucap Angelin


"Berhenti mulut kotor mu ini memanggil nama ku. Aku jijik dan tidak Sudi," ucap Shine.


"Kau tau bukan aku selalu mengeluar kan nya di luar? Kau salah sasaran but ch, menjauh lah sebelum perut dan tubuh mu ku remuk kan. Ku pikir kau partner se" x yang tidak menuntut apa pun," ucap Shine melempar kan rahang Angelin dengan kasar.


"Apa kau hanya menganggap ku partner di atas ranjang saja Shine? Tidak ada cinta yang tersisa untuk ku," tanya Angelin.


"Sekali lagi ku peringat kan bit ch, pergilah sebelum perut dan tubuh mu ku remuk kan," ucap Shine penuh penekanan.


Shine melirik ke arah Mateo. Setalah itu Shine pergi naik ke lantai atas. Selanjut nya dia akan memberi penjelasan pada istri nya, benar-benar rumit, tapi dia harus menyelesai kan ini segera.


Mateo yang sudah bersiap, dia langsung bergerak menarik kasar Angelin.


"Lepas kan aku sialan" teriak Angelin seperti orang gila


"Aku bisa jalan sendiri, lepas," ucap Angelin kesal.


Mateo tidak mau melepas kan nya DNA malah menarik tangan Angelin dengan kasar dan berjalan cepat.


Ingin rasa nya Mateo melempar kan Angelin sampai berguling-guling di tangga di depan nya, tapi ingat ada nyawa yang tak berdosa di rahim nya, Mateo memiliki sejuta kebaikan.


Xavier yang sejak tadi mengikuti drama dalam diam melirik ke arah Mateo yang enggan melempar Angelin ke tangga.


"hooh, Mateo kita tiba-tiba berperi kemanusiaan," ucap Xavier meledek Mateo.


Pria itu hanya mendengus kesal dan meninggal kan Xavier


"Jangan pernah mengizin kan manusia jadi-jadian ini masuk ke mansion," ucap Xavier pada para penjaga yang ada di sana.


"Nona Angelin, ku harap anda tidak datang menemui Tuan jika tidak ingin nyawa anda habis saat itu juga," ucap Xavier


Angelin menatap nyalang ke arah Xavier.


"Cih, hanya anjing Shine saja kau bangga," ledek Angelin.


Xavier biasa saja dengan ucapan Angelin"Seorang wanita murahan hanya berpikir sesaat saja seperti saat pria menunggangi nya," ucap Xavier menggeleng kepala nya pelan dan masuk kembali ke mansion.


Angelin kini putus harapan nya untuk menemui Shine, anak dalam kandungan nya tidak berfungsi sama sekali. Apa ia haru meminta bantuan Dad nya? Tapi Angelin tau bahwa Daddy nya tidak sekuat dan sekaya Shine.


Sesuatu terlintas di otak licik Angelin.


"Mencari sekutu, benar," batin Angelin tersenyum penuh kemenangan.

__ADS_1


Secara semua orang pasti tau bahwa untuk mencapai puncak pasti banyak orang yang membenci nya dan memiliki banyak masih. Angelin harus benar-benar menghasut Daddy nya.


Tapi sebelum nya Angelin menatap ke arah perut nya. Dia harus terlebih dahulu melaku kan aborsi.


"Anak yang tidak berguna sama sekali," batin Angelin. Dia kemudian ke luar dari mansion besar itu.


"Suatu saat aku akan kembali," ucap Angelin penuh percaya diri. Setelah itu dia bergegaseninggal kan mansion itu.


#Back to Rosaline


"Daddy....Aku mendukung mu," ucap Aurora di seberang sana.


Rosaline terlonjak kaget.


"Rora kamu....," Rosaline semakin sedih. Ternyata Aurora Setega ini pada nya.


"Tentu saja Mommy, karena selingkuhan Daddy adalah putri nya sendiri. Hahahah....," tawa Aurora pecah di sana.


Rosaline yang sudah sangat sedih sebelum nya tiba-tiba menjadi bingung setengah mati.


"CK, Baby, apa kau tidak mengenal suara putri mu sendiri?" kesal Rhadika menarik Rosaline duduk di pangkuan nya.


"Maksud nya?" tanya Rosaline masih dalam keadaan bingung.


"Mommy, Dad sayang ku tadi sedang menolong ku. Aku mengata kan dad adalah k sayangan ku dan Dad mengakui nya. Itu arti nya aku adalah kesayangan Dad yang pertama," ucap Aurora


"Kalian membodohi ku?" marah Rosaline.


"Hahahah, biar sesekali tidak hanya Aurora yang kesal karena mommy selalu menjadi kan ku," ucap Aurora juga dengan kesal di sertai tawa nya.


Rhadika sangat hari mendengar dua orang beda darah itu sangat kompak. Bagaimana dia tidak semakin jatuh cinta pada istri nya ini, hati lembut dan penuh kasih sayang selalu full dalam sikap Rosaline tidak peduli jika Aurora sama sekali tidak ada hubungan darah dengan nya.


Bahkan Rosaline tak segan-segan menganggap Aurora sebagai putri nya meski pun ibu Aurora adalah satu penyebab rumah tangga mereka rusak kala itu.


"Kau bersekongkol dengan putri mu itu," ucap Rosaline dengan marah.


"Aku hanya menyelamat kan putri kita Baby,'


Rosaline baru ingat alasan Meraka menipu diri nya. Tiba-tiba saja dia berjongkok dari pangkuan suami nya.


"Apa kau baik-baik saja di sana princess. Apa ada terluka, apa mommy harus ke sana?" tanya Ros dengan serius.


Aurora jengah mendengar kata Princess yang ke luar dari mommy nya


"Momm, aku ini seorang Queen mafia. Apa kata bawahan ku jika bawahan ku mendengar nya?" kesal Aurora.


"Tapi kau tetap putri mommy yang kecil dan selalu akan menjadi princess mommy,"


"Terserah, Aurora baik-baik saja. Dan mommy tidak di terima di sini. Bye mommy nya Aurora, Bye Daddy sayang ku" ucap Aurora mematikan ponsel nya langsung


Dia tidak mau mendengar ceramah mommy nya yang nanti akan sepanjang jalan tol. Memang itu lah anak-anak Rhadika, semua nya sangat durhaka.


Baik Aurora mau pun Shine sangat menolak untuk di kunjungi oleh orang tuan nya, bahkan saat sekolah di luar Spanyol pun Shine dan Aurora melarang orang tua mereka datang sesering mungkin ke asrama dan itu terbiasa sampai saat ini.


"Sudah Baby drama nya dengan putri mu. Bisa kita memulai drama kita," ucap Rhadika menyentak pinggang Safira untuk duduk di pangkuan nya.


Rosaline yang juga mengingin kan sentuhan sang suami membalas perlakuan suami nya yang sangat memabuk kan. Mengikuti setiap senta kan dan hisapan Rhadika dengan senang hati hingga kamar utama mansion Rhadika di penuhi dengan erangan-erangan eksotis dari dua mulut yang mengalami kenikmatan duniawi.


Jangan lupa like nya 😊👍👍👍👍

__ADS_1


Agar author nya semangat up nya yah 🙏👍👍


__ADS_2