
Shine dan Safira yang sudah baikan, akhir nya Shine di izin kan tidur bersama dengan Safira di kamar utama. Shine berjingkat ria dalam hati. Akhir nya dia bisa tidur dan memeluk istri tercinta nya.
Mereka berbincang satu sama lain, entah apa tapi mampu membuat Shine bebas memeluk sang istri. Kegiatan ini sangat-sangat di tunggu nya.
"Ahhh, aku teringat dengan wanita yang ada di rumah sakit, siapa dia? Belakangan ini aku tidak melihat nya menempeli kamu," uca Safira.
Entah kenapa isi kepala Safira mendadak di datangi oleh nama Queenza.
"Dia adik dari sahabat ku,"
"Tapi aku bisa melihat dia tidak menganggap mu kakak. Ada tatapan cinta di mata nya untuk mu." Safira terlihat kesal mengata kan itu.
"Kau cemburu Sayang?" goda Shine dengan mata nya yang naik turun menggoda sang istri.
"Apa cemburu harus selalu seperti itu, biasa saja. Aku hanya bertanya," ucap Safira tak mau mengakui yang sebenar nya yang ada dalam hati.
"Yah dia memang ada rasa pada ku. tapi aku sudah menganggap nya sebagia adik sayang,"
"Tidak mungkin dia mencintai mu tanpa ada balasan atau perlakuan baik dari ku,"
"Cerita nya panjang sayang,"
"Coba cerita kan, aku penasaran,".x
"Benar kau ingin mendengar nya? Ini sepanjang jalan kenangan loh!!!!"
Flashback# Shine,Xavier, Darius, Darren, Queenza
"Shine, lihat ada orang yang sedang menangis di sana," ujar enza saat mereka sedang bermain-main di sebuah taman yang penuh dengan keramaian.
Pada hal kakak enza ada di sana, tapi harus pada Shine lah Enza harus mengadu. Gadis kecil itu ingin berlari namun segera di tahan tangan kecil anak laki-laki seumuran nya.
"Hati-hati, jangan asal menolong orang," ucap Shine kecil dengan dingin.
"Tapi lihat dia sedang menangis, siapa tau dia kehilangan mommy nya," ujar Enza kecil membalas pegangan Shine.
"Hai, kamu kenapa?" Darren kecil yang sangat humble dan banyak bicara di antar mereka menyapa laki-laki itu.
Dia adalah Xavier. Dia menatap empat anak kecil yang sedang bersama sama mendatangi nya. Dia tidak menjawab pertanyaan Darren sama sekali. Tapi tangis nya sudah reda.
__ADS_1
Darius memperhati kan wajah anak kecil seumuran mereka yang ada di sana.
"Hei, adik ku ingin menolong mu, bicara lah," ucap Darius khas anak kecil menoel-noel wajah anak kecil seumuran di depan nya.
"Pergi!" ucap Shine. Satu kata itu langsung di ikuti ke tiga orang lain nya.
Baru selangkah berjalan, Xavier buka suara.
"Mommy, dia pergi hiks...hiks..sudah sangat lama dia tidak kembali. Hari masih pagi dan sekarang sudah sore tapi mommy tidak kembali."
Hingga pada akhir nya Shine bersama yang lain nya membawa Xavier bersama mereka.
Rhadika memutus kan membawa Xavier saja ke mansion nya agar Shine mempunyai teman untuk bermain , begitulah berlanjut hingga saat ini.
Saat masuk di taman kanak-kanak, Queenza lebih suka berdekatan dengan Shine. Shine juga tidak risih dengan kehadiran Queenza begitu juga dengan yang lain nya.
Bagi mereka yang merupa kan anak tunggal, mereka sangat mengingin kan kehadiran seorang adik perempuan, namun hanya Darius yang mendapat kan nya.
Suatu saat seorang pria menyata kan perasaan pada Queenza.
"Enza, aku menyukai mu sejak lama,
Bushhh
Bunga yang berada di tangan pria tiu di lempar kan begitu saja ke lantai tempat mereka berdiri.
"Kak Shine.." ucap Enza kaget Karena kaget dengan apa yang di laku kan oleh Shine
"Pergi!" ucap Shine dengan dingin.
Enza tersenyum melihat Shine yang sangat posesif pada nya. Dia selalu saja melaku kan Tiu pada pria-pria yang mendekati Enza. Pada hal Enza juga tidak akan menerima semua pria-pria yang menyata kan perasaan pada nya, dia tau Shine juga mencintai nya dan hati nya penuh dengan Shine dan Shine, jadi dia tidak perlu melabuh kan hati nya pada yang lain
Perlakuan itu di anggap Enza sebagia rasa cinta Shine pada diri nya. Lagi-lagi Enza masuk dalam lubang prasangka nya.
Shine sudah mengetahui bahwa pria-pria itu yang ingin menyata kan cinta pada Enza, dia sudah tau tabiat semua pria itu yang mengejar Enza adalah orang-orang geng motor tak berbobot, pemain wanita, jerk, pecandu narkoba. Tentu saja permata yang mereka jaga tidak akan semudah itu untuk di rusak, mereka akan menjaga nya sedalam-dalam nya
Kasih sayang bertaburan di kehidupan Queenza hingga wanita itu salah paham dan menganggap bahwa Shine juga memiliki perasaan yang sama dengan nya.
Bah kan saat di masa SMA, Shien dan Queenza yang memiliki selisih umur dia tahun, saat masih ajaran baru Queenza sangat di ratu kan oleh Shine, Xavier, Darren dan Darius.
__ADS_1
Banyak wanita yang iri dengan kedekatan Queenza dengan most wanted sekolah kala itu.
Hingga akhir nya Shine mengetahui perasaan wanita yang sudah di anggap nya itu sebagai adik nya. Queenza selalu menyingkir kan anak-anak perempuan yang dekat dengan Shine. Bahkan Queenza tak segan mengata kan perasaan nya pada Shine dan itulah alasan Queenza menyingkir kan semau wanita yang dekat dengan Shine tak terkecuali Julie, tapi berhasil Julie bisa menghadapi kelakuan Queenza.
Shine yang sudah merasa risih memilih menjauh dari Queenza karena sifat Queenza semakin Ahri semakin agresif bahkan tak segan-segan melaku kan pembulian pada wanita-wanita yang sering memberi kan bekal secara diam-diam Ke pada Shine.
"/Nah saat kami tamat aku memang berniat ingin pergi, tapi aku ingin bersama Julie. Tapi wanita itu lebih memilih karir nya, hingga hubungan Shine dan Julie kandas meski pun tak ada kata putus.
Namun bagi Shine, sekali dia pergi tanpa persetujuan mu, maka dia tak perlu lagi di perahan kan meski pun dia akan kembali lagi.
Flash back end#
"jadi kau tidak merasa kan apa-apa untuk wanita itu?"
"Tentu saja ada rasa," Shien mulai menggoda istri nya
"Kamu jahat."
"Apa aku tidak boleh menyayangi nya kayak nya adik? Dia adalah putri dari orang kepercayaan Daddy Sayang, sebagai bentuk rasa terimakasih kita, apa aku tidak boleh menjaga nya?"
Wajah Safira yang awal nya mendadak merah menahan amarah kini kembali berseri.
"MMM, kapan-kapan apa aku boleh bertemu dengan orang kepercayaan Daddy?"
"Tentu saja, mereka sudah ku anggap sebagai orang tua kedua ku," jelas Shine mengecup singkat pincuk kepala Safira
"Tapi, kau mengata kan sekali lepas maka tak perlu di kejar lagi. Bagaimana dengan ku yang sempat meminta pisah dari mu?" Safira penasaran dengan jawaban sang suami.
"Banyak perubahan dalam hidup ku sejak bertemu dengan mu Sayang. Segala komitmen dan aturan dalam hidup ku semua nya seakan tidak berlaku. Aku melanggar nya sendiri,"
Hening sejenak, Shien kembali buka suara.
"Aku sangat mencintai mu Safira. Apa pun yang terjadi ku mohon tetap lah bersama ku. Jika kau ragu, tanya kan pada ku. Jangan pergi dengan membawa keraguan itu, ku mohon," ucap Shine memeluk erat pinggang istri nya.
"Bagaiman jika aku bertanya tentang bayi ku. Aku tau kau ragu Shine. Bah kan kau tidak pernah menyinggung tentang bayi kita," batin Safira
Jangan lupa like nya yah 👍👍👍👍👍
Agar author nya semangat up nya 🙂👍👍👍👍
__ADS_1