Istri Kontrak, Jangan Lepas

Istri Kontrak, Jangan Lepas
Part 32


__ADS_3

Di sebuah club yang terbilang cukup rame seorang pria sedang di kelilingi oleh bebrapa wanita yang hendak memuas kan nya, dia nampak terlihat menikmati setiap sentuhan para wanita yang menari-nari di depan nya memperlihat kan lekuk tubuh mereka yang sudah hampir telanjang.


"Tu...tuan, apa sebaik nya saya tidak kembali ke ruangan saja? Anda seperti nya sangat sibuk saat ini," ucap wanita di samping yang mengguna kan pakaian tidak seperti wanita yang berada di depan nya.


Wanita ngeri melihat sikap para wanita murahan di depan nya yang rela melaku kan apa saja demi mendapat kan uang dan kepuasan dari orang-orang kaya.


Tidak mendapat kan jawaban, wanita itu memilih untuk pergi saja. Mungkin Tuan nya tidak ada waktu menjawab nya dan terlalu sibuk saat ini menikmati servis dari para wanita nya.


"Diam di tempat mu Megan, kau juga harus belajar seperti mereka karena aku mengingin kan mu,' perintah pria itu.


Megan membeku di tempat nya. Apa dia tidak salah dengar? Tapi memang ini lah pada akhir nya, dia akan seperti wanita di depan nya. Tapi dia tidak pernah menawar kan diri pada banyak orang, apalagi di pertonton seperti wanita di depan nya.

__ADS_1


"Ta..ta..Pi Tuan Alaska, saya sedang data...Ng..tamu bulanan. Saya tidak bisa melayani anda," ucap Megan dengan gugup.


"Saya juga be..belum.. mengerti cara melayani Tuan," tambah Megan.


Orang yang di panggil Alaska tersenyum miring mendengar jawaban dari wanita yang merawat nya setiap saat itu.


Yah dia sudah membantu perusahaan orang tua wanita di samping nya dan sebagai imbalan nya, wanita itu harus mengabdi kan hidup nya pada nya. Bahkan tubuh wanita itu adalah milik Alaska.


Alaska tau Megan adalah wanita baik-baik yang masih per awan. Tapi bukan berarti selama ini Alaska tidak berpikiran tidak menjadikan Megan memanas kan ranjang nya. Yah, harus, dia sudah membantu perusahaan ayah wanita itu, dan apakah dia sebaik itu akan membiar kan wanita itu tidak pernah menghangat kan ranjang nya? Hanya butuh waktu yang tepat saja.


Dengan sigap salah satu pengawal dan *** *** Alaska langsung mendekat dan mulai melaku kan perintah atasan Meraka. Dan semua itu berada di hadapan warga club' itu menonton adegan panas yang di laku kan oleh sepasang kekasih yang akan memadu kasih di depan khalayak banyak.

__ADS_1


"Tu..tuan, tidak perlu se..perti i..ini, Saya akan belajar sendiri nanti," ucap Megan yang sudah memerah wajah nya melihat adegan di depan nya.


"Diamlah Megan, atau kau yang akan berada di posisi wanita itu saat ini juga. Apa kau tertarik?" ucap Alaska dengan seringaian nya.


"Ah, perhati kan baik-baik apa yang mereka laku kan Sayang. Setelah ini adalah giliran mu!" ucap Alaska dengan seringaian nya.


Megan terdiam tidak tau akan mengata kan apa saat ini. Lebih baik dia diam dan menguat kan diri karena dia tidak tau apa yang akan terjadi setelah ini.


Di sebuah ruangan, seorang wanita baru saja mengerjap-erjap kan mata nya karena silau nya cahaya lampu di ruangan itu. Kepala nya terasa pusing dan sangat berat. Kepala nya serasa di pukul oleh batu.


"Ahhhh, di mana ini? Kenapa begitu asing?" ucap Safira sambil memegangi kepala nya yang terasa amat pusing.

__ADS_1


Jangan lupa like nya 😊👍👍👍


Horas ✋✋✋


__ADS_2