Istri Sah CEO Tampan

Istri Sah CEO Tampan
Potret


__ADS_3

...****************...


Malam tiba, Ming Ke dan Liu Fei kembali ke apartemen.


"Yi dimana bibi Su Nian-Nian?"


"Dia pergi terburu-buru tadi"


"Begitukah" ungkap Fei.


"Ya paman, tadi tante pakei baju mommy, kacian tante. Mommy ndak malah Weii kann?"


"Tidak sayang... Wei sudah jadi anak baik yang mampu menolong sesama, ibu sangat senang,"


"Telimakasih mommy..."


Weii girang karena tadinya berfikir akan dimarah oleh Keke namun Keke malah memuji dirinya yang sangat baik.


Kota A


Xi Yuan terus saja memandangi gelang Giok bertuliskan nama Ming Ke, baik ketika sibuk atau saat menenangkan diri. Pencarian terus dilakukannya selama ini namun jejak Ming Ke sama sekali tidak bisa ditemukan olehnya.


Hal ini karena Liu Fei berhasil membuat Ming Ke menganggap Xi Yuan sebagai orang yang berbahaya. Fei juga mengganti identitas nya, hal ini yang menyulitkan Yu dalam mencari Keke.


"Ponsel itu bukan dari kota A ataupun kota W, jika begitu siapa yang membawa Keke? Jika benar barang tipuan, tidak mungkin ponsel tersebut aktif," tukas Yu.


Rumah Utama


"Yu ada apa?"


"Apa kau ingin di kenal Dunia"


"Tentu saja!!..."


"Kalau begitu kita buat kesepakatan"


"Maksudmu..."


"Aku akan membuat mu menjadi Model yang terkenal ke seluruh penjuru Dunia. Sebagai imbalan nya kau harus gali informasi keberadaan Ming Ke yang disembunyikan ibu mu"


Mengenai video saat itu Xi Yuan juga tidak dapat melacak lokasinya dengan alasan perlindungan privasi.


Tapi yang sebenarnya terjadi ialah video tersebut palsu sudah pasti lokasi nya juga palsu atau eror saat dilakukan pencarian.


"Tidak bisa!"


"Bukankah ketenaran adalah salah satu tujuan mu"


"Kau mau mencari keberadaan wanita sial itu, menggoda ku dengan ketenaran. Apa kau sadar apa yang kau lakukan Yu..."


"Lalu kenapa?"


"Kau berkata kenapa, aku istri mu, tapi kau malah mencari wanita lain"


"Dia telah membunuh anak ku, apa salah kalau aku juga ingin menghukumnya"


"Menghukum Ming Ke?..."


"Jika tidak siapa lagi yang akan disalahkan disini? apa kau mau!" nada Yu sedikit berteriak.


"Ternyata kau begitu perduli terhadap anak kita"


"Ai Ki bodoh. Pria mana yang rela kehilangan anak nya. Aku juga menginginkannya..." ucap Yu lembut, tangannya membelai mesra Ai Ki.

__ADS_1


Kiki berlagak menyangka Yu benar akan perkataannya, sampai harus menangis palsu. Namun Nian-Nian tahu itu semua hanya tipu daya untuk menipu dirinya.


"Jika begitu aku akan mencari tahu dimana wanita sialan itu disembunyikan ibu ku"


'Chh kau kira aku tidak tahu kau sedang memanfaatkan ku Yu, aku tidak akan masuk kedalam jebakan mu' batinnya.


'Dasar bodoh, setelah aku menemukan Ming Ke ku akan mencari tahu semuanya,jika kalian benar-benar bersekongkol untuk melawan ku. Aku bisa saja menghancurkan kalian semua' batin Xi Yuan.


Lokasi Pemotretan


"Su Nian-Nian!!..."


"Eh Ai Ki kenapa malah kau?"


"Agensi ku berkata Model yang akan mengenakan gaun mu hari ini mengalami kecelakaan, sebab itu memanggilku"


"Wahh tak disangka busana ku akan dipakai oleh mu"


"Hihii... Semoga kedepannya terus bisa menggunakan busana yang kau buat, agar kita tidak perlu lagi mengatur jadwal untuk bertemu"


"Kau benar, jika begini kita akan semakin sering bertemu. Cepat ganti baju, sebentar lagi giliranmu"


Nian-Nian mendekat pada Kiki. "Setelah selesai temui aku di Cafe terdekat oke..."


"Okey..."


Sudah hampir dua jam berlalu Kiki belum juga sampai, tapi Nian-Nian masih terus menunggu kedatangan nya.


"Su Nian... Aku merindukan mu..."


"Aku melebihi itu semua"


"Aku tidak menyangka akan mengenakan gaun buatan Nona Muda Su, rasanya seperti Tuan Putri terhormat ketika memakai nya tadi, xixixii..."


"Aku benar-benar serius, selama ini semua gaun buatan mu terus jadi tranding dipasaran juga menjadi topik pembicaraan para perancang busana hingga luar kota"


"Kau ini selalu saja melebih-lebihkan,"


"Tidak-tidak. Tunggu, busana yang kau kenakan iniii.."


"Oh ini, aku meminjam nya dari teman tunangan ku di kota W, menurut ku desain nya bagus jadi aku mengenakannya lagi"


"Mmm begitu ya" matanya terus memperhatikan baju yang dikenakan Nian-Nian itu.


"Apa ada masalah dengan penampilanku"


"Bukan, aku hanya merasa seperti pernah melihat pakaian ini tapi dimana aku juga lupa"


"Ahh lupakan saja Kiki, aku sudah terlalu lama menahan lapar. Tuh makanan favorit kita sudah datang. Sekarang giliran mu memesan minum nya," Nian-Nian berusaha menutupi nya.


Baju yang di kenakan Su Nian-Nian adalah baju yang sering digunakan Ming Ke sewaktu berada dikota A wajar saja jika Ai Ki merasa tidak asing dengan baju tersebut.


Rumah Utama


"Bagaimana? Apa kau sudah mempertimbangkan tawaran ku"


"Mm sepertinya aku bisa, tapi kau kabulkan terlebih dahulu keinginan ku dengan begitu aku akan membalasnya"


"Baik. Rey berikan kontrak nya"


"Ah!... Yuu kau benar-benar membuatkan kontrak ku dengan perusahaan Gold Entertainment?"


"Seperti kata ku"

__ADS_1


"Gold Entertainment perusahaan tempatnya para artis model top tingkat dunia. Akhirnya aku bisa jadi Model terkenal tingkat dunia seperti yang ku harapkan..." ucap nya terkejut melihat kontrak kerjasama tersebut.


"Tapi ingat jika informasi yang kau berikan palsu, aku tidak akan segan untuk membuatmu hancur berkeping-keping"


"Tenang saja aku akan memberikan informasi real padamu."


Yuan pergi setelah memastikan Ai Ki masuk kedalam perangkap nya.


Setelah Yu pergi,


"Apa!..."


"Dasar anak bodoh!!"


Plakk...


"Bagaimana bisa kau membuat kesepakatan seperti itu dengan Xi Yuan, Kikii...."


"Buu... Aku sudah lama menantikan kerjasama ini. Apakah begitu sulit memberikan alamat saja"


"Haiss... Kenapa aku bisa punya anak bodoh seperti mu. Apa kau tau itu bukan video asli, Ai Kiiii"


"Ya aku tau kau juga pernah menyebutkan nya"


"Kalau begitu bagaimana kau yakin aku tahu dimana keberadaan ja*ang itu!"


"Ibuu bukannya kau punya banyak pria yang mendukung mu di kota A, W, maupun Kota C. Kau hanya tinggal memberikan sentuhan lembut saja mereka pasti akan membantu mu mencarinya"


"Kau kira semudah itu membuat mereka tunduk. Kau fikir mereka orang-orang biasa seperti kita. Gunakan akal mu, Huh..." jawab Ling kesal dengan perbuatan putrinya.


"Bukannya kerjasama Xi Yuan dengan Presdir Brian kau yang mengatur nya?"


"Mengatur apanya, aku bahkan belum mengambil langkah apa-apa. Aku juga masih menyelidiki bagaimana kerja sama itu bisa berjalan lancar sementara aku belum melakukan apapun"


"Ch.. Apa kau bercanda?... Tapi jika benar begitu bagaimana aku akan menangani Yuan kali ini..." ketakutan ini baru saja menghantui Kiki.


Ai Ling berkata, "Aku akan mencari cara kau tunggu sampai nanti malam"


Ai Ling meminta bantuan kepada para petinggi yang di kenal nya tapi mereka sama sekali tidak merespon pertolongan tersebut.


Xi Yuan sudah menunggu nya disana, menantikan jawaban dari Kiki. "Dimana dia?"


Kiki syok dan bingung harus mengatakan apa kepada Yuan, sebab dirinya juga tidak tahu dimana keberadaan Ming Ke saat ini.


"Ituu.. Emm. Yuan apa kau mau meminum sesuatu"


"Jangan basa-basi katakan saja dimana dia!" bentak Yu.


"Yu.. Yuan sebenarnya belum lama ini ibuku membebaskan nya jadi tidak mengetahui dimana keberadaan nya.


"Apa? Apa kau mengkhianati kesempatan kita? Ingat Kiki aku bisa menghancurkan mu hanya dalam hitungan detik. Saat itu juga usahamu selama ini akan sia-sia... Jadii katakan yang penting saja jika tidak mau hancur saat ini juga. Pahamn! "


"Mm Yuan aku.. Ak.. Aku..."


Tingg... Pesan masuk dari Ai Ling mengejutkan Kiki juga menyelamatkan Ai Ki dari tatapan seram Yuan.


"Yuan! ini, Ming Ke berada di kota W.!..."


"Apa kau yakin?"


"Ini lihat lah"


Disana terlihat potret Ming Ke sedang duduk dengan seseorang disebuah restoran mewah. Tanpa berkata lagi Yuan langsung pergi menuju bandara dan memperintahkan Rey untuk mencari lokasi restoran tersebut.

__ADS_1


"Aku yakin aku pasti bisa menemukan mu!" tegas Yu.


__ADS_2