ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
109.


__ADS_3

Malam yg di tunggu pun datang , keluarga sanjaya dan keluarga pak Wiliam ayah dari Risa sudah bersiap , semua tamu undangan sudah tidak sabar menyaksikan pertunangan kedua anak dari pengusaha yg lumayan terkenal itu , suara MC juga sudah menggelegar di ruangan ,


kedua calon pengantin itu sudah berada di atas panggung menyambut tamu undangan , wajah risa begitu bahagia , saat farel memasangkan cincin berlapis mutiara itu , sungguh pas dan terlihat cocok di jari manisnya , kini giliran risa yg memasangkan cincin di jari farel , entah mengapa , farel merasa tangannya berat untuk di angkat ,


pak sanjaya begitu kesal , saat melihat farel yg tak kunjung memberikan tangannya pada risa untuk di pasangkan cincin , begitupun ibu tina , dia tau anaknya tak menginginkan pertunangan ini , pak Wiliam dan istrinya hanya tersenyum , mereka berpikir jika farel sedang gugup , karna banyaknya tamu dan kamera di mana _ mana ,


jujur saja farel tidak menginginkan pertunangan seperti ini , apalagi dengan kamera yg menyorotinya , farel menduga kalau ini semua rencana papanya , dia ingin pertunangannya di lihat semua orang , terutama ayu , pak sanjaya ingin menunjukan agar wanita yg ingin mendekati farel menjauh karna sebentar lagi akan menjadi milik orang lain ,


deheman pak sanjaya begitu keras , membuat farel menatap kedua orangtuanya , tatapan pak sanjaya begitu mengintimidasi, sedangkan ibu tina hanya mengangguk ,


farel terpaksa memberikan tangannya , dengan senang hati risa menyambutnya dan memasangkan cincin di jari manis farel ,


kedua calon besan itu begitu bahagia , risa tak hentinya tersenyum , sementara farel hanya tersenyum kecil , pak sanjaya hanya bisa menghela napasnya melihat farel yg hanya tersenyum hampir tak terlihat , jauh berbeda dengan risa yg senyumnya tak pernah berhenti ,


setelah pertunangan itu selesai , keluarga pak sanjaya berpamitan pulang , sepanjang jalan hanya keheningan yg ada , ibu tina hanya bisa menatap suami dan anaknya bergantian , tak ada pembicaraan , semua fokus pada pikiran masing-masing ,


" farel , " panggil pak sanjaya dengan suara menggelegar , membuat langkah farel terhenti ,


ibu tina langsung memegang tangan pak sanjaya , dia tau suaminya ini sekarang sedang di kuasai amarah , karna terdengar jelas dari nada suaranya , tapi tanpa di duga dengan kasar pak sanjaya menghempas tangan wanita yg sudah dua puluh lima tahun menemaninya ,

__ADS_1


" kamu benar-benar buat saya malu , apa kamu tidak bisa tersenyum sedikit saja , apa itu caramu membuat orang tuamu malu , " marah pak sanjaya , sedari tadi dia sudah menahan kekesalannya ,


" bagaimana aku bisa tersenyum jika hatiku tidak bahagia , bagaimana pah , " jawab farel , yg tak mau kalah , dia juga kesal karna pak sanjaya dengan sengaja mengundang wartawan ,


" tapi setidaknya kamu tersenyum di depan keluarga risa , biar mereka tau kalau kamu juga bahagia , kenapa kamu tidak bisa mengerti farel , papa melakukan ini semua demi kamu , demi kebahagiaanmu , " ucap pak sanjaya , yg tak tau lagi harus melakukan apa biar farel bisa mengerti ,


" papa egois , papa hanya bisa mementingkan diri sendiri , apa pernah papa mengerti keinginanku , apa pernah papa bertanya bagaimana perasaanku , apa aku bahagia atau tidak , papa hanya memikirkan kebahagian papa , sementara aku , aku hanya bisa memendam semuanya , dan sekarang papa mengatakan demi kebahagiaanku , sementara hatiku terluka , papa jelas tau dengan siapa kebahagiaanku berada , dan itu bukan Risa , " ucap farel panjang lebar ,


" jadi kamu masih mengharapkan wanita itu _ , "


" ayu , namanya ayu , bukan wanita itu , " sela farel cepat , yg tak terima ucapan pak sanjaya ,


" aku sudah melakukan keinginan papa , jadi jangan menyuruh aku untuk bahagia , karna sampai kapanpun aku tidak akan pernah bahagia bersama risa , " ucap farel dan berlalu pergi , semua kemarahan , rasa sakit yg terpendam selama ini kini di keluarkan ,


" anak itu benar-benar _ "


"aghhh , dadaku " pak sanjaya memegang dadanya yg terasa sakit ,


ibu tina panik melihat suaminya yg kesakitan ,

__ADS_1


" aghhh , "


" pah , " panggil ibu tina , inilah yg dia takutkan , suaminya bisa serangan jantung kalau tertekan , dan sekarang apa yg di khawatirkan terjadi ,


" farel , farel , " panggil ibu tina ,


farel yg mendengar panggilan ibu tina , langsung menghampiri , dan betapa terkejutnya saat melihat sang papa yg terkulai lemah sambil memegang dadanya ,


farel memapah pak sanjaya masuk ke dalam mobil , sepanjang perjalanan , ibu tina tak hentinya menangis dan memanggil suaminya ,


" hikss , pah bangun , jangan tinggalkan mama , mama mohon pah ayo bangun , hikss , " panggil ibu tina sambil menggoyangkan badan pak sanjaya yg sudah tak sadarkan diri ,


" farel kenapa belum sampai juga , apa kamu tidak bisa menyetir dengan cepat , " hardik ibu tina , yg merasa perjalanan mereka terasa lambat dan tak kunjung sampai di rumah sakit ,


farel hanya bisa menghela nafasnya , karna sebenarnya bukan tak ingin melajukan mobilnya , tapi kemacetan yg membuatnya tak bisa melaju dengan cepat ,


tangisan ibu tina benar _ benar membuat farel terluka , dia merutuki kebodohannya , menyesal karna sudah membentak pak sanjaya , tapi mau di apa semua sudah terjadi dia berharap semoga pak sanjaya baik _ baik saja , biar bagaimanapun pak sanjaya adalah orang tuanya , lelaki yg sudah membesarkannya selama ini ,


" maafkan farel pah , maafkan farel , " batin farel .

__ADS_1


☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️


Jangan lupa tinggalkan jejak 😊


__ADS_2