ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
78.


__ADS_3

"Assalamualaikum " terdengar suara seseorang yg mengucapkan salam dari luar , kirana bergegas membukakan pintu , dan betapa terkejutnya ia saat melihat sosok di hadapannya yg sudah ia anggap sebagai ibu sendiri ,


" bi murni , " ucap kirana terkejut ,


" hikss , bi , aku merindukanmu , " tangis kirana memeluk bi murni , rasa rindu teramat dalam pada sosok bi murni yg sudah di anggapnya ibu sendiri itu ,


bi murni tak dapat membendung air matanya , dia juga begitu merindukan kirana ,


" bibi juga rindu padamu kirana , " jawab bi murni , yg memang merindukan kirana ,


" apa bibi datang sendiri , " tanya kirana karna sedari tadi tak melihat keberadaa revan ,


bi murni datang bersama pak deden , karna di telfon oleh revan ,


bi murni tak bisa menjawab , entah bagaimana caranya untuk menjelaskan pada kirana yg telah terjadi ,


" i , iya , bibi datang sendiri , tuan revan sepulang dari singapura langsung ke kantor , katanya ada yg harus di kerjakan , " bohong bi murni , berharap kirana percaya , dan


kirana cuma mangangguk saja , walaupun dari raut wajahnya tersirat kekecewaan karna sudah merindukan revan ,


" kirana , apa bibi nggak di suruh masuk , masa mau di sini terus , " tanya bi murni mengalihkan pembicaraan ,


" eh , hehehe , ayo bi masuk , " jawab kirana , mengajak bi murni masuk bersamanya ,


bi inem dan art lainnya senang karna bi murni sudah pulang ,


" bi , ini tehnya , " ucap bi inem menyuguhkan teh di meja ,


kirana tak hentinya bercerita tentang hubungannya dengan revan , bahkan dia juga mengatakan kalau saat ini , dia lagi hamil , bi murni setia mendengarkan , walaupun dalam hatinya merasa kawatir ,


" bi , aku sudah nggak sabar memberitahukan revan , kalau aku sedang hamil , pasti dia akan senang kalau sebentar lagi dia akan menjadi ayah , " ucap kirana senang , sedangkan bi murni hanya tersenyum kecil melihat tingkah kirana yg terlihat bahagia , bi murni juga senang akhirnya kirana hamil ,


" oy bi , ibu gimana kabarnya , " tanya kirana tiba - tiba , membuat bi murni diam dengan wajah sedih , dia juga bingung harus menjawab apa pada kirana ,


" kirana , maaf , bibi ke kamar dulu , mau istrahat , badan bibi rasanya cape , " alasan bi murni , menghindari pertanyaan kirana ,


kirana hanya mengangguk saja , dia juga mengerti kalau bi murni butuh istrahat ,

__ADS_1


" oh , ya uda , ayo aku antar , " ucap kirana , tapi bi murni menolak , kawatir kirana akan banyak pertanyaan lagi ,


" nggak usa kirana , kamu istrahat saja , ingat saat ini kami sedang hamil , jadi perbanyak istrahat , " ucap bi murni menolak ,


kirana hanya pasrah saja , walaupun dalam hati dia juga penasaran , bagaimana kabar ibu diana sekarang dan kenapa bi murni sudah pulang tanpa ibu diana ,


💮.....💮


di tempat lain ,


revan terus menangis menatap foto ibu diana , rasanya dia tak bisa menerima kenyataan yg di hadapannya ,


" ibu , bagaimana aku bisa menghadapi semua ini , aku benar - benar nggak sanggup bu , hanya ibu yg aku punya hanya ibu yg menyayangiku , aku nggak punya siapa - siapa lagi sekarang , bahkan bapak tega meninggalkanku demi wanita itu ,


flash back


" papah " teriak ibu diana , menghampiri kedua sosok yg sedang asyik berciuman , siapa lagi kalau bukan pak wiguna ,


sudah beberapa hari , ibu diana memantau kegiatan suaminya itu , entah mengapa akhir - akhir ini pak wijaya sering pulang malam , dan sikapnya begitu dingin ,


revan yg melihat ibu dan bapaknya bertengkar hanya menangis , terkadang pak wiguna tak segan - segan untuk menampar revan jika membela ibu diana ,


pak wiguna begitu terkejut , berbeda dengan selingkuhannya , dia bahkan senang , karna keinginannya mendapatkan pak wiguna akan segra terjadi ,


" mah , aku bisa jelaskan , ini tidak seperti yg mamah pikirkan , " ucap pak wiguna mengelak berharap ibu diana mau mendengarkan penjelasannya ,


" semua yg kulihat sudah menjelaskan , dan kau , " menghampiri selingkuhan ,


" aku percaya padamu , aku percaya persahabatan kita , tapi kenapa kamu tega merebut suamiku , kenapa maria , kenapa , " ucap ibu diana , air mata terus membasahi pipinya ,


" diana , diana , apa kamu lupa , kamulah yg merebut wiguna dariku , kamulah yg merebut cintaku , apa kamu tau , aku sakit melihat kamu menikah dengannya , aku bahkan rela melepas wiguna demi persahabatan kita , tapi sekarang tidak lagi , aku akan merebutnya darimu , aku tidak akan mengorbankan persahabatan lagi demi cinta , " ucap maria panjang lebar , yg tak lain ibu dari melda ,


ibu diana tak menyangka maria yg di anggapnya selama ini sebagai sahabat menghianatinya ,


ibu diana meninggalkan kantor wiguna , bagi seorang istri penghianatan tak bisa di toleransi lagi , ibu diana begitu sakit hati , apalagi orang yg di cintainya berselingkuh dengan sahabatnya sendiri ,


.💮....💮

__ADS_1


pak wiguna mengejar ibu diana yg pergi , di ikuti ibu maria , sampai rumah pertengkaran masih terjadi , pembantu tak berani melerai kedua majikannya ,


" pergilah bersama selingkuhanmu , anggap saja kita sudah cerai , " ucap ibu diana pasrah , tak mungkin lagi dia mempertahankan rumah tangganya ,


ibu diana menghampiri ibu maria , dan menghadiahi tamparan untuknya ,


plakkk ,


" ini untuk wanita penghianat seperti kamu , " ucap ibu diana , berlalu pergi meninggalkan pak wiguna dan selingkuhannya , dan pada saat menaiki tangga , tiba - tiba ibu maria menarik tangannya , mengakibatkan keseimbangan ibu diana nggak stabil dan akhirnya terjatuh ,


pak wiguna terkejut , dan ingin menolong istrinya , tapi ibu maria melarangnya ,


" sayang apa yg kamu lakukan , " ucap pak wiguna terkejut ,


" ini balasan untuknya , karna dia uda menamparku , lihatlah pipiku sangat sakit sayang , " ucap ibu maria mulai merengek manja ,


" tapi kan , " ucap pak wiguna terpotong , karna ibu maria sudah menyela ucapannya ,


" sudahlah sayang , biarkan saja , ayo kita pergi , " ajak ibu maria , dan mereka pergi meninggalkan ibu diana yg sedang kesakitan ,


mereka tidak tau di balik pintu sedari tadi pak iwan melihat semuanya ,


pak iwan ingin menemui pak wiguna di kantornya , membahas pembangunan di bali , tapi asistennya mengatakan dia sedang ada masalah dengan istrinya , dan akhirnya pak iwan menemui pak wiguna di rumahnya , tapi sayang kedatangannya tidak tepat ,


ibu diana terjatuh , dan tak sadarkan diri , pak iwan mencoba membantu , dan pada saat itu revan baru pulang dari sekolah , melihat ibu diana bersimpah darah tak sadarkan diri , di sampingnya ada lelaki lain yg tak lain adalah pak iwan ,


pak iwan mencoba menjelaskan tapi revan tidak percaya , apa yg di lihat depan matanya , membuatnya tak mempercayai pak iwan , dan sakit hatinya mengetahui ibu diana lumpuh , membuatnya memendam amarah dan dendam di hatinya pada keluarga pak iwan ,


" lihat saja nanti , aku bersumpah akan membuat keluargamu hancur , " batin revan ,


flash off


🌼........🌼


Mulai sekarang akan banyak flash back - flash off , karna author akan menamatkan novelnya , tapi tenang saja , season 2 tetap menanti ,


Jangan lupa tinggalkan jejak 😊

__ADS_1


__ADS_2