
" kirana , " panggil dita ,
kirana menghampiri dita , sambil memeluknya , pelukan seorang sahabat yg sangat ia rindukan ,
dita tidak sendirian , di sampingnya ada dua lelaki tampan yg menemaninya ,
" kirana , kenalkan ini pacar aku rio , dan ini spupunya ka vemas , " ucap dita sambil mengenalkan kedua lelaki itu ,
kirana menyambutnya dengan tersenyum ramah , dan setelah kirana duduk , merekapun memesan makanan ,
selama pembicaraan kirana dan dita , diam - diam , vemas memperhatikan kirana yg tersenyum , ada sedikit rasa yg berbeda di hatinya ,
" astaga , senyum wanita ini sangat manis , " batin vemas yg terus melirik ,
" ana , gimana dengan pernikahanmu , apa baik - baik saja , " tanya dita , membuat vemas kaget alhasil vemas tersedak makanannya ,
uhukk , uhukkk ,
kirana yg kebetulan berada tepat di samping vemas , memberikan segelas air , , dan vemas meminumnya sampai habis ,
" trima kasih , " ucap vemas , yg tak menyangka , kalau yg memberinya air minum adalah kirana ,
" iya , " jawab kirana tersenyum ,
" ka vemas , nggak apa - apa , " tanya dita , yg melihat vemas tersedak ,
vemas hanya mengangguk saja , mendengar kata pernikahan membuatnya merasa harapannya sudah hilang ,
__ADS_1
" ternyata sudah milik orang , " batin vemas kecewa ,
" alhamdulillah baik ko , " jawab kirana singkat ,
" baguslah , tapi ko kamu agak kurusan ya , apa jangan - jangan sudah ada tanda - tanda ponakanku , " tanya dita sedikit ingin tau ,
" umm , enggak , aku diet saja , " jawab kirana sedikit tersenyum ,
dita hanya mengangguk saja , tak mau terlalu mencampuri urusan rumah tangga kirana , walaupun sebenarnya dia juga penasaran tentang kehidupan kirana setelah menikah ,
entah kenapa dari jawaban kirana , ada sedikit rasa curiga di hati vemas , terlihat senyum kirana yg sedikit di paksakan , seperti ada yg disembunyikan oleh kirana ,
" gimana hubungan kalian , , " tanya kirana mengalihkan pembicaraan ,
" baik , rencana setelah dita lulus kuliah nanti aku akan melamarnya " jawab rio , yg sedari tadi tak ikut pembicaraan , membuat dita merasa malu ,
" ki , kirana , bukankah itu suami kamu , dia dengan siapa ya , " tanya dita menunjuk ke arah revan dan melda ,
vemas yg sedari tadi bergelut dengan perasaannya , melihat arah tangan yg di tunjuk dita , begitupun dengan rio ,
kirana yg melihat itu semua hanya bisa diam , menahan tangis , agar tak terjatuh ,
" kirana , " ucap dita membuyarkan lamunan ,
" a , iya , itu suami aku , tapi wanita yg bersamanya itu mungkin kliennya , " ucap kirana memaksakan senyumnya ,
vemas semakin ingin tau lagi , setelah melihat perubahan wajah kirana , yg sangat berubah , ada rasa penasaran dan rasa iba , menyelimuti hatinya ,
__ADS_1
" apa kirana bahagia dengan pernikahannya , kenapa wajahnya terlihat sedih , " batin vemas penasaran ,
💮....💮
sementara di meja lain , melda terus bergelut manja , membuat revan menjadi sedikit tak suka karna di tempat umum ,
" sayang jangan terlalu seperti ini , malu di lihat orang , " ucap revan sedikit berbisik ,
" biarkan saja sayang ,biar mereka tau , kalau revan aditia wiguna hanya milik melda tamara seorang , " jawab melda sedikit cemberut karna tak suka perkataan revan dan mengalihkan pandangannya ke arah lain ,
tapi matanya tak beralih , setelah melihat sosok wanita yg di kenalnya ,
" sayang itukan pembantu kamu , ngapain dia ada di sini , " ucap melda , membuat revan beralih menatap arah pandangan melda ,
" kirana , ngapain wanita itu ada di sini , " batin revan terus menatap ,
" sayang , kamu ko mau saja mengijinkan pembantu kamu keluar seenaknya , apalagi keluar pacaran , " ucap melda memanasi ,
entah mengapa sejak pertama kali bertemu kirana , membuat melda tak suka , apalagi kirana masih muda dan wajahnya juga cantik , membuat melda takut tersaingi ,
" lihatlah , mereka bertemu berpasang - pasangan , " ucap melda lagi , membuat revan mengepalkan tangannya , dan menatap tajam ke arah kirana yg terus tersenyum ,
" awas saja kamu kirana , kamu akan tau akibatnya , " batin revan menahan amarah ,
🌼 ...🌼
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊
__ADS_1