ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
96.


__ADS_3

Waktu terus berjalan , tak terasa usia kandungan Kirana sudah memasuki bulan ke sembilan , dan selama itu pula , Revan tak hentinya mencari keberadaan Kirana ,


pagi ini jadwal kontrol Kirana kerumah sakit ,


" Dita apa hari ini aku boleh ikut kamu perisakan kandunganku ini , kamu kan tau puskesmas yg sering kita kunjungi fasilitasnya nggak lengkap , " ucap Kirana , mengingat kandungannya yg mulai besar , dan Dita menyarankannya untuk lahiran di puskesmas ,


selama ini kirana ingin memeriksakan kandungan di rumah sakit , tapi Dita terus melarangnya dengan alasan rumah sakit tempat kerjanya akhir - akhir ini terus ramai pasien , dan itu harus antri jika mau periksa , mengingat Kirana sedang hamil besar , tak memungkinkan baginya untuk ikut antri ,


Kirana tak mengerti dengan alasan Dita , entah kenapa dia terus melarangnya ke rumah sakit , dan terus memeriksakan kandungan Kirana di puskesmas saja , seperti pagi ini , lagi - lagi Kirana mengajak periksa di rumah sakit tapi Dita menolak , dengan alasan yg sama banyak pasien ,


" Dita , apa nggak boleh kali ini saja aku periksakan kandunganku , kamu kan tau usia kandunganku sekarang sudah memasuki trismeter akhir , dan rasanya aku ingin melahirkan di sana saja , karena di sana fasilitasnya lengkap , " ucap Kirana panjang lebar , berharap Dita mau menyetujui permintaannya ,


" kirana , bukannya aku nggak mau , justru semakin berbahaya jika kamu ke rumah sakit , kamu kan tau , rumah sakit besar seperti itu pasti antri , apalagi dengan kondisi kamu hamil besar begini , kasian bayimu jika kamu ikut antri di sana , " alasan Dita ,


terdengar tak masuk akal , tapi Kirana hanya pasrah , tak dapat berbuat apa- apa hanya bisa menurut saja ,


sebenarnya Dita merasa kasian dengan Kirana , memang perkataan Kirana tak ada salahnya , mengingat rumah sakit Revan begitu besar , dengan fasilitas yg lengkap , sangat baik untuk Kirana melahirkan di sana , tapi Dita juga terlalu takut kalau Kirana ke rumah sakit , itu akan memudahkan Revan menemukan Kirana , secara rumah sakit itu adalah milik Revan ,


" ya sudah Kirana aku berangkat dulu , nanti siang aku jemput , kita ke Puskesmas , " pamit Dita dan hanya di angguki oleh Kirana ,

__ADS_1


" maafka aku Kirana , " batin Dita ,


Kirana hanya menatap kepergian Dita , dia juga tak dapat berbuat apa - apa , hanya bisa menunggu kepulangan Dita untuk meriksakan kandungannya di puskesmas lagi ,


💮.....💮


Revan tak hentinya mendatangi rumah vemas , hanya mencari tau keberadaan Kirana , dan jawaban vemas tetap sama , Kirana tak ada di rumahnya , dan selama beberapa bulan ini vemas juga tak pernah menemui Kirana lagi , hanya menelfon saja , dan menanyakan kabar kirana melalui Dita ,


" apa kamu tidak bosan tiap hari datang di rumahku , " tanya vemas , mengingat Revan tiap waktu selalu mendatangi rumahnya ,


ya saat ini Revan berada di rumah vemas ,


" dan jawabanku masih tetap sama seperti biasa , Kirana tak ada di sini , " ucap vemas ,


entah kenapa jawaban vemas tak memuaskan bagi Revan , dia masih curiga kalau vemas tau keberadaan Kirana , dan kecurigaannya memang tak pernah salah , vemas memang tau di mana ke beradaan Kirana , cuma butuh waktu saja untuk menemukan keberadaannya ,


" ya jawabanku juga tetap sama sepertimu , saya tidak akan berhenti datang di sini , untuk mencari keberadaan istriku , sekalipun kamu menyembunyikan di dasar laut pun aku pasti bisa tau , walaupun bukan hari ini , dan mungkin saja besok , saya bisa mengetahuinya , " ucap Revan yg tak ingin kalah ,


kedua lelaki itu tetap pada pendirian masing - masing , jawaban dan perdebatan terus di lontarkan , tak ada yg ingin mengalah ,

__ADS_1


bi Nunung , tak mengerti dengan kedua lelaki yg tak ada habisnya tiap waktu berdebat dan permasalahannya cuma satu , yaitu Kirana ,


" sampai kapanpun saya tidak akan berhenti datang di sini , sampai saya menemukan keberadaan istriku , " ucap Revan ,


jawaban Revan menjadi tanda berakhirnya perdebatan itu ,


" ternyata dia bukan lelaki yg gampang menyerah , " gumam vemas melihat kepergian Revan ,


setelah perdebatan dengan vemas , pikiran Revan begitu kacau , berbulan - bulan mencari Kirana hasilnya nihil , Alex orang suruhannya juga tak tau keberadaan Kirana ,


" aghh , entah di mana kamu sayang , aku benar - benar menyesal , kebencian membuatku kehilangan segalanya " gumam Revan ,


penyesalan Revan tak ada gunanya lagi , kini Kirana sudah pergi dari hidupnya , dan entah kapan mereka akan bertemu kembali ,


🌼.......🌼


Segini dulu


Maaf kurang memuaskan 🙏🏻

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak 😊


__ADS_2