
Sebulan telah berlalu , hubungan revan dan kirana jauh dari kata bertengkar hanya kebahagiaan yg selalu menyelimuti kehidupan mereka ,
revan bahkan sudah melupakan melda , walaupun wanita itu sering menghubungi dirinya ataupun sering datang ke kantornya , berbagai cacian serta makian yg di dapatkannya dari revan tapi tak mengindahkan melda untuk tetap mendapatkan hati revan kembali ,
" revan , revan , " teriak melda memasuki kantor wiguna ,
semua pegawai kaget mendengar teriakan mantan kekasih bos mereka , melda terus datang kekantor revan , sekalipun pada akhirnya dia akan di usir oleh sekuriti dan sudah jelas dia tau dia tak akan pernah bertemu dengan revan seperti biasa , namun entah mengapa wanita itu selalu datang seperti hantu ,
" nona melda , apa yg anda lakukan , sebaiknya anda pergi dari sini , " ucap sekuriti mengusir melda yg terus berteriak memanggil nama mantannya itu ,
" saya tidak akan pergi dari sini , sebelum saya bertemu dengan kekasih saya , " ucap melda dengan tidak tau malunya mengakui revan kekasihnya ,
" tapi tuan revan tidak ingin bertemu dengan anda nona , jadi silahkan pergi dari sini , " usir sekuriti memegang pergelangan tangan melda ,
melda memberontak karna lagi dan lagi sekuriti mengusir dirinya dan tak mengijinkannya bertemu revan ,
revan begitu geram melihat melda yg tak pernah bosan menemuinya ,
" wanita ular itu benar - benar tak bosan menemuiku , " geram revan melihat melda terus berteriak memanggil namanya , tapi revan tak perduli lagi dengan melda , karna hatinya sudah di isi dengan nama kirana , dia tetap fokus mengerjakan pekerjaannya dan membiarkan sekuriti yg mengurus melda ,
melda hanya bisa mengepalkan tangannya , lagi - lagi dia harus menelan pil pahit karna tak berhasil menemui revan , seringai licik terpampang jelas di wajahnya ,
" aku bersumpah tidak akan pernah melepaskanmu revan , apapun yg terjadi kamu harus jadi miliku , " ucap melda dan meninggalkan kantor wiguna , dengan langkah kaki yg kasar ,
revan hanya tersenyum legah melihat kepergian melda ,
" akhirnya wanita ular itu pergi juga , " ucap revan ,
" sepertinya aku harus pulang cepat , aku benar - benar merindukanmu istriku , " ucapnya lagi dan kembali fokus mengerjakan pekerjaannya ,
💮.....💮
Setelah kejadian itu , farel dan ayu tidak bertemu lagi , rasa bersalah selalu menghantuinya , farel tidak mengetahui di mana ayu berada , wanita itu hilang bagai di telan bumi , usai menerima uang yg di berikan farel padanya ,
farel benar - benar tak bisa melupakan ayu , kejadian itu mengukir kenangan indah di hati farel yg sangat susah untuk di lupakan , nama ayu tertanam dalam di lubuk hatinya , ayu wanita yg telah dia rebut kesuciannya dalam semalam , berhasil meruntuhkan hati sang predator wanita itu ,
berbagai cara farel lakukan untuk mencari keberadaan wanita pencuri hatinya , tapi hasilnya nihil , harapan satu- satunya reno yg merekomendasikan ayu untuk dirinya , bahkan tak mengetahui keberadaan ayu , bahkan harus membayar orang untuk mencari , tetap saja semuanya gagal ,
" entah di mana kamu berada sekarang , " gumam farel menatap kamar yg menjadi saksi bisu antara dirinya dan ayu ,
__ADS_1
" aku harap kita bisa bertemu kembali , " ucap farel menerawang jauh dalam angan mengingat setiap kejadian yg di laluinya bersama ayu ,
flash back
farel sebenarnya tak rela mengantar ayu di tempat reno , tapi sesuai perjanjian , farel hanya bisa bersama ayu dalam semalam saja ,
" mas , aku harap kamu menepati janjimu , " ucap ayu sebelum turun dari mobil ,
di hatinya berharap penuh pada farel agar mengeluarkannya dari tempat terkutuk itu ,
" iya , kamu tenang saja , aku akan mengeluarkan kamu secepatnya , aku harap kamu menunggu sebentar saja , aku akan membawamu pergi dari sini , " ucap farel meyakinkan ,
farel masuk menemui reno untuk membicarakan masalah ayu , sementara ayu masuk ke kamar yg memang sudah di sediakan untuk dirinya beristrahat ,
" hey bro , bagaimana semalam , apa servisnya memuaskan , " tanya reno tersenyum , sambil melihat foto - foto wanita,
" reno , gue ingin bicara penting dengan lo , " ucap farel dengan mimik serius ,
reno mengalihkan pandangannya menatap farel dengan tersenyum , wajah farel terlihat sangat serius ,
" hey , sepertinya pagi ini nggak akan bisa gue lupakan , " ucap reno melihat wajah serius farel yg tak biasanya ,
" gue ingin ayu jadi wanita tidur gue satu - satunya , " jawab farel to the point ,
seketika wajah reno berubah , pertama melihat ayu , reno merasa ayu akan menjadi primadona di barnya , bahkan dia sudah mempromokasikan ayu pada pengusaha kaya , tentunya tanpa sepengetahuan farel ,
" maaf bro , kalau itu gue nggak bisa , karna gue uda menerima uang seseorang untuk memboking ayu malam ini , " ucap reno yg tak bisa menerima permintaan farel ,
mendengar itu , farel kaget , secepat itu reno merekomendasikan ayu , lelaki mana yg tak mau dengan wanita seperti ayu , walaupun sudah tak virgin , bodi dan kulit ayu sangat mulus , bahkan banyak pengusaha yg memperebutkannya , tapi bagi reno uang terbanyak dialah pemenangnya ,
" lo tau rel , sejak pertama gue melihat ayu gue yakin , ayu akan menjadi primadona di bar gue , dan benar saja setelah gue promoin , para lelaki tak ingin memilih yg lain , bahkan mereka rela membayar mahal agar bisa memboking ayu , apalagi dia baru melakukannya dengan lo , dan gue yakin ayu akan menjadi mesin uang bagi gue , " ucap reno panjang lebar ,
" rel , maaf gue nggak bisa , lo memang sahabat gue , tapi inilah hidup gue , uang tidak mengenal sahabat , sekali lagi gue minta maaf , " lanjut reno lagi , yg tak bisa memenuhi keinginan farel ,
farel hanya diam mematung mendengar ucapan reno , walaupun bersahabat , farel tau bagi reno uang adalah segalanya ,
" gue mohon ren , gue akan membayar mahal , berapapun yg lo minta , " ucap farel , berharap reno mau menyetujui permintaannya ,
" gue nggak yakin lo mampu bayar , karna uang yg gue terima dari seorang pengusaha ini , jumlahnya sangat banyak , " ucap reno ,
__ADS_1
" berapapun gue akan bayar , asal ayu jadi milik gue , " ucap farel tegas ,
" baiklah gue butuh 1M , apa lo sanggup , " tanya reno ,
" ok , gue akan memberikan uangnya , " jawab farel , walaupun sebenarnya dia nggak punya uang sebanyak itu , tapi mengingat janjinya pada ayu , apapun dia akan lakukan ,
farel beranjak pergi meninggalkan reno , tapi terhenti karna reno memanggil namanya ,
" rel , gue butuh uang itu sebelum jam 8 , " ucap reno ,
tanpa membalikan badan farel mengangguk tanda menyetujui ,
" gue nggak nyangka lo rela membayar mahal demi mendapatkan dirinya " gumam reno melihat kepergian farel ,
di perjalanan farel bingung harus mendapatkan uang sebanyak itu di mana , tabungannya saja nggak akan cukup ,
" aaaakh , di mana aku harus mendapatkan uangnya , " ucap farel yg kebingungan ,
farel memutuskan menemui adrian , meminta bantuannya tapi sang dokter tampan itu nggak bisa membantunya , meminta bantuan pada revan nggak akan mungkin mengingat hubungan mereka yg agak renggang akhir - akhir ini ,
farel benar - benar frustasi , sementara batas waktu yg di berikan reno jam 8 ,
tak terasa malampun tiba , waktu terus berjalan , farel belum juga mendapatkan uangnya , hingga waktu yg telah di tentukan ,
" maafkan aku ayu , aku nggak bisa menepati janjiku , " ucap farel dengan nada sendu ,
di bar , reno sudah menunggu kedatangan farel , tapi lelaki itu belum muncul juga hingga terdengar suara lelaki yg akan membawa ayu pergi , mau tak mau reno berhenti menantikan kedatangan farel dan membiarkan ayu bersama lelaki lain .
setelah berpikir panjang , farel memutuskan pergi ke bar reno , tapi sayang harapannya pupus saat mendengar ayu telah pergi dengan lelaki lain ,
hati farel benar - benar hancur , baru kali ini ada wanita yg membuatnya hancur , farel menghabiskan waktunya hanya minum dan minum , sedangkan reno hanya bisa diam manatap iba sang sahabat .
flash off
🌼......🌼
Maaf kurang memuaskan , 🙏
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊
__ADS_1