ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
89.


__ADS_3

Revan pulang di kediamannya , saat masuk langkahnya terhenti , melihat ruangan yg terlihat begitu sunyi ,


" tuan , " panggil bi murni menghampiri ,


" bi , tolong buatkan nasi goreng , " ucap revan , dan berlalu pergi ,


bi murni bingung dengan sikap revan yg berubah lembut dan lebih membingungkan lagi kata " tolong " yg tak pernah di ucapkan revan , hari ini dia mengucapkannya ,


" aneh , ada apa dengan tuan revan , " gumam bi murni ,


" ada apa , " tanya bi inem , tiba - tiba muncul di hadapan bi murni ,


" a , tidak , cuma heran saja , tuan revan sikapnya begitu lembut , " jawab bi murni , yg masih bingung perubahan sikap revan ,


" baguslah , mungkin tuan revan sudah menyadari kesalahannya , " ucap bi inem ,


" mungkin , yg uda , ayo bantu buat nasi goreng untuk tuan revan , " ajak bi murni dan berlalu ke dapur ,


nasi goreng sudah siap di meja , tinggal menunggu revan untuk mencicipinya ,


revan sudah ada di meja makan , melihat nasi goreng yg tertata rapi dengan berbagai perlengkap lainnya terhidang di meja makan ,


" selamat menikmati tuan , " ucap bi murni , dan meninggalkan revan untuk menikmati makanannya ,


saat suapan pertama masuk di dalam mulutnya , tiba - tiba revan langsung mengeluarkannya kembali ,


" bibi " teriak revan ,


bi murni dan bi inem yg mendengarnya langsung bergegas datang menghampiri revan , terdengar dari nada panggilannya , kalau revan sedang marah ,


" i , iya tuan , apa tuan membutuhkan sesuatu , " tanya bi murni gugup ,


bukannya menjawab , revan malah menatap tajam bi murni ,


" makanan apa yg bibi siapkan ini , bahkan hewan saja tak ingin memakannya , " ucap revan emosi , membuat hati bi murni merasa sakit , segitu marahnya revan menghina makanan yg di buatnya ,


" bibi sudah lama kan kerja di sini , tapi kenapa membuat nasi goreng rasanya seperti ini , " ucap revan marah , yg tak menyukai rasa nasi goreng buatan bi murni ,

__ADS_1


" maafkan bibi tuan , sebenarnya selama ini yg membuat nasi goreng itu adalah nona kirana , " jawab bi murni ,


memang selama ini , kirana lah yg membuat nasi goreng untuk revan , sehingga revan sudah terbiasa dengan rasa buatan nasi goreng kirana ,


" kirana , kirana lagi , apa di otak kalian hanya wanita itu , " tanya revan emosi ,


" kalau kalian lebih mementingkan wanita itu , silahkan kalian pergi dari rumah ini , tapi ingat satu hal , satu langkah kalian keluar dari rumah ini , jangan harap kalian bisa kembali lagi , cam kan itu " ucap revan penuh penekanan ,


kali ini bi murni sudah tak tahan lagi , dia berani menjawab ucapan revan ,


" sampai kapan tuan akan membenci non kirana , tuan seharusnya sadar , kepergian nyonya diana bukanlah kesalahan non kirana , kita tidak tau takdir , semua yg bernyawa pasti akan pergi begitupun dengan nyonya diana , " ucap bi murni , dengan air mata yg terus mengalir ,


" tuan , non kirana adalah wanita baik , dia tidak pernah menuntut , selama ini tuan memperlakukan dia dengan tidak baik , tapi dia hanya diam , bahkan dia masih mengurus tuan dengan baik tanpa membantah , tapi apa yg tuan lakukan , tuan bahkan memperlakukan dia dengan sangat buruk , asal tuan tau , tak ada wanita di dunia ini sesabar non kirana , sekalipun itu melda , nggak akan bisa mengalahkan kesabaran non kirana , " ucap bi murni panjang lebar , dan langsung berlalu pergi dengan iringan air mata yg terus mengalir tanpa henti ,


revan hanya diam mendengar ucapan bi murni , semua perkataannya tidaklah salah , mengingat selama ini sikap kirana yg begitu tulus , bahkan revan berkata kasarpun dia tak pernah membantah , dan masih menjalankan kewajibannya sebagai istri , tapi sekalipun itu benar adanya , hati revan masih terluka jika mengingat kepergian ibu diana yg begitu cepat ,


" apa segitu berharganya wanita itu di hati bi murni , bahkan dia berani membantahku demi wanita itu , awas saja kamu kirana , saya tidak akan pernah melepaskanmu , " ucap revan menahan kekesalannya ,


" cepat temukan wanita itu , " ucap revan menelfon seseorang ,


" wah , tumben bi makan malam hari ini berbeda , " tanya vemas , memandang makanan yg mampu menggugah seleranya tersaji rapi dengan berbagai macam di meja ,


" iya tuan , itu semua nona kirana yg masak , " jawab bi nunung ,


" apa , kenapa kamu membiarkan kirana memasak , " ucap vemas terkejut ,


" maafkan saya tuan , nona kirana sudah saya larang , tapi dia tetap memaksa untuk masak , " ucap bi nunung ,


" maafkan saya ka , karna sudah lancang memasak " ucap kirana tiba - tiba datang menghampiri ,


" kirana bagaimana keadaanmu , " tanya vemas kawatir ,


" aku baik - baik saja ka , maafkan aku sudah lancang masuk dapur , jujur , aku bosan diam terus , jadi aku mencoba memasak , tapi kalau kak vemas nggak suka , aku tidak akan memasak lagi , " ucap kirana , merasa tak enak hati ,


" bukan begitu , cuma saya tak ingin kamu kenapa - napa , apalagi kamu sedang hamil , " ucap vemas , membuat kirana menatapnya penuh selidik ,


" saya tau dari dita , " ucap vemas lagi , yg mengetahui arti tatapan kirana ,

__ADS_1


" Assalamualaikum semuanya , " ucap dita muncul di balik puntu ,


" Walaikum salam , " jawab serentak ,


" nah ini nih orangnya , baru di sebut namanya sudah nongol , " ucap vemas , melihat kedatangan dita ,


" ada apa ini , " tanya dita heran ,


" ini tadi kamu , "


" nggak ada apa - apa ko , " ucap kirana menyela ucapan vemas ,


" oh , aku kira ada apa , ayo makan kebetulan aku sudah lapar banget nih , " ucap dita tanpa malu langsung duduk di kursi , mengambil makanan ,


" dita kamu nggak sopan banget sih , " ucap kirana melihat dita mengambil makan tanpa di suruh ,


" uda ana , nggak apa - apa , dita emang sudah biasa seperti itu kalau datang di rumah ini , " ucap vemas , yg memang sudah tau kebiasaan dita jika datang di kediamannya ,


dita tak perduli lagi dengan ucapan kirana , dia dengan lahap menyantap makanannya ,


" ayo makan , " ajak vemas ,


kirana langsung duduk , tapi matanya masih melihat ke arah dita yg begitu fokus menikmati makanannya ,


" wah , makanan ini benar - benar enak , nggak biasanya bi nunung masak selezat ini , " ucap dita dengan mulut penuhnya ,


" bukan bibi yg masak , tapi kirana , " ucap vemas melirik sekilas kirana ,


" pantas saja makanan ini enak , kirana memang the best kalau soal masak , cocok banget jadi istri idaman , iya kan kak vemas , " tanya dita , membuat vemas tersedak makanannya , dengan cepat kirana memberikan minuman , kebetulan tempat duduk mereka berdekatan ,


" are you ok kak , " tanya dita tersenyum ,


vemas tak menjawab begitupun dengan kirana , akhirnya makan malam di lewati dengan damai walaupun sesekali terdengar lelucon dari dita , yg membuat kirana tak hentinya tersenyum , senyum yg begitu indah di mata seorang vemas .


🌼.....🌼


Jangan lupa tinggalkan jejak 😊

__ADS_1


__ADS_2