ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
46


__ADS_3

kirana tak bisa tenang , begitupun dengan adrian , sedari tadi , pikiran mereka tertuju pada revan , apalagi hujan yg begitu deras , dan tak tau kapan berhentinya ,


tak berapa lama , masuklah mobil mewah di kediaman wiguna , kirana dan adrian segera berlari menuju pintu utama , terlihat seorang lelaki turun dari mobil , dengan wajah yg pucat serta pakaian yg basah ,


" tu , tuan , " ucap kirana kaget melihat revan dengan pakaian yg tak karuan ,


" revan , lo dari mana , kenapa lo jadi begini , " tanya adrian yg melihat revan basah kuyup ,


revan hanya diam , mata elangnya menatap kirana dan adrian bergantian dengan tatapan yg tajam , bagaikan singa yg ingin melahap habis mangsanya ,


kirana yg melihat revan menatap nya tajam , hanya bisa menunduk takut , sedangkan adrian maju mendekati revan ,


" van , gue minta maaf , gue bisa jelaskan semuanya , " ucap adrian , mulai mendekati revan ,


revan yg terlihat marah langsung saja memukul wajah adrian ,


bukkk ,


" brengsek lo , pergi dari rumah gue , gue nggak butuh teman seperti lo , pergi , " teriak revan marah ,


adrian hanya diam saja memegang pipinya bekas pukulan revan , tak ingin melawan , memang di akui kalau dirinya salah ,


kirana menghampiri adrian dengan wajah kawatir ,


" dokter , apa tidak apa - apa , " tanya kirana kawatir ,


" nggak apa - apa , aku minta tolong belikan obat ini di apotek terdekat , karna aku kawatir revan terkena demam , " ucap adrian memberikan buku catatan kecil ,

__ADS_1


" itu resep obat demam , takutnya revan sakit , apa lagi dia kena hujan , " ucap adrian , yg melihat wajah kirana yg bingung ,


" oh iya , makasih dokter , oy dok , bolehkah aku mengobati lukamu , " ucap kirana gugup , karna takut saja adrian akan menolak ,


" nggak perlu , makasih , aku bisa mengobati sendiri di rumah , dan aku minta tolong , jaga revan karna saat ini dia sedang dalam keadaan tak baik , " ucap adrian seakan memohon ,


" dokter nggak perlu kawatir , saya akan menjaganya , karna dia su , , ? eh iya dok , pasti saya akan menjaga majikan saya , " jawab kirana yg hampir saja keceplosan ,


" iya , aku percayakan revan padamu , kalau gitu saya permisi , " pamit adrian ,


" hati - hati dok , " ucap kirana , dan di angangguki oleh adrian ,


" aku pasti menjaga suamiku , walaupun dia tak pernah menganggapku , batin kirana sedih ,


💮....💮


Setelah kepergian adrian , kirana menghampiri sopir pribadi revan ,


" baik non , " jawab pak deden ,


sepanjang jalan , kirana hanya termenung memikirkan revan , entah apa yg membuat revan seperti itu , pikirnya , dan tak lama sampailah mereka di apotek ,


" non , sudah sampai , " ucap pak deden membuyarkan lamunan kirana ,


kirana turun dari mobil sambil memakai payung , karna hujan belum juga berhenti ,


" ada yg bisa di bantu , " ucap penjaga apotek tersenyum ,

__ADS_1


" iya , tolong berikan obat ini , " jawab kirana , memberikan catatan kecil yg di berikan adrian tadi ,


penjaga apotek mulai mencari obat yg tertulis di catatan tersebut ,


" ini , obatnya , " ucap penjaga apotek memberikan obat yg di maksud ,


" terima kasih " ucap kirana tersenyum ,


" sama - sama , " jawab sang penjaga apotek ,


saat kirana keluar , dia tak sengaja , bertabrakan dengan seorang wanita , alhasil obat yg di pegang kirana terjatuh ,


" maaf , " ucap kirana , mengambil obat yg jatuh di lantai ,


" seharusnya saya yg minta maaf , " jawab wanita tersebut ,


saat kirana mulai berdiri dan mendongakan kepalanya , wajah wanita itu tak asing baginya , dan ya ternyata itu melda kekasih revan , eh maksudnya mantan kekasih ,


" maaf nona , saya duluan , " ucap kirana terburu - buru keluar dari apotek , dan masuk ke dalam mobil ,


" ngapain melda ada di apotek , apa dia sakit , ? , atau , ?? " batin kirana bertanya - tanya ,


" wanita itu sepertinya aku pernah melihatnya , tapi di mana ya , " ucap melda berpikir ,


" astaga diakan pembantu revan , ngapain dia di apotek , atau jangan - jangan revan sakit , " gumam melda kawatir ,


setelah membeli obat , melda bergegas pulang , malam ini , dia ingin menjernihkan pikirannya sebelum menemui revan , .

__ADS_1


🌼 ....🌼


Jangan lupa tinggalkan jejak 😊


__ADS_2