
Di kediaman wiguna , sesuai perintah revan , semua pembantu kini mulai sibuk packing pakaian mereka , termaksud bi murni , membuat kirana heran ,
" bi murni , apa bibi mau pulang kampung , " tanya kirana , yg melihat bi murni memasukan semua pakainnya ke dalam tas ,
" iya nona kirana , tuan revan memberikan cuti , " jawab bi murni , ada rasa sedih menyelimuti hatinya ,
" apa semua pembantu di sini juga akan pulang kampung , soalnya kirana lihat , semua pembantu di rumah ini , membereskan pakaiannya , " tanya kirana lagi masih dengan raut wajah penasaran ,
" iya , sepertinya mereka juga di berikan cuti , " jawab bi murni ,
" ko bersamaan ya bi , bukannya bibi bilang lalu , jatah cutinya masih lama , " ucap kirana bingung ,
" bibi juga nggak tau nona , soalnya tuan revan nggak memberikan alasannya , " jawab bi murni , membuat kirana sedih , sebab dirinya hanya akan tinggal berdua dengan revan tanpa pembantu ,
" non kirana , bibi harap selama di sini , nona harus menuruti semua perintah tuan revan , jangan pernah membantahnya , " ucap bi murni dengan raut wajah sedih ,karna harus meninggalkan kirana sendirian ,
" dan juga nona , nggak usa ngurusi urusan pribadi tuan revan , ingat , wanita yg datang bersam tuan revan itu adalah wanita yg sangat di cintainya , bibi harap kamu tidak berurusan dengan wanita itu , ataupun dekat dengannya , " pesan bi murni , seperti akan terjadi sesuatu pada kirana ,
__ADS_1
" iya bi , makasih uda ingatkan, " jawab kirana , yg masih mencoba mencerna perkataan bi murni ,
" kirana juga ingin , jika berdua saja , bibi nggak perlu memanggil dengan sebutan nona , cukup panggil kirana saja , anggap saja kirana anak bibi , karna kirana sudah menganggap bibi sebagai ibu kirana sendiri ,
mendengar itu , bi murni memeluk kirana dengan perasaan sedih , karna mengingat dirinya yg pergi lama , dan tak tau kapan akan kembali lagi , sebab revan menyuruhnya untuk menemani ibu diana ,
💮 ....💮
Sepanjang perjalanan , ibu mirna tak henti - hentinya memaki revan dan kirana , marah dan emosi bercampur aduk menjadi satu , pak iwan hanya diam saja tanpa menanggapi cacian ibu mirna ,
" kirana , sebenarnya apa yg terjadi padamu nak , kenapa akhir - akhir ini , bapak kepikiran kamu terus , semoga kamu baik - baik saja nak , " batin pak iwan sedih ,
pak iwan memang tak pernah menceritakan perihal perkataan revan saat bertemu di kantor , karna tak ingin keluarganya menjadi kawatir , terutama kirana , pasti akan sedih jika mengetahuinya ,
sampai di rumah , lisa begitu kaget , melihat ibu mirna dan pak iwan datang , karna saat ini , dia sedang bersama seorang lelaki , entah siapa itu , hanya lisa yg tau ,
memang selama pak iwan sakit , ibu mirna tak pernah pulang ke rumah , karna lisa mengantar keperluan ibu mirna ke rumah sakit , jadi dengan leluasa lisa membawa teman prianya ke rumah , entah apa yg mereka lakukan ,
__ADS_1
" lisa siapa lelaki ini , kenapa sepagi ini dia berada di rumah kita , " tanya ibu mirna , penuh selidik ,
lisa hanya diam , tak tau harus menjawab apa , begitupun lelaki di sampingnya , dia juga kaget saat melihat ibu mirna dan pak iwan datang tiba - tiba ,
" lisa , siapa dia , " tanya pak iwan menunjuk , kali ini tatapannya tajam ke arah lelaki itu ,
" ummm , di , dia , teman aku mah , pah , teman model aku , namanya davin , " jawab lisa gugup , sambil melirik davin ,
" iya om , tante , kenalkan aku davin , teman model lisa , " ucap davin sambil mengulurkan tangannya ,
pak iwan dan ibu mirna menjabat tangan davin , tapi tetap saja tatapan pak iwan sedikit tak suka pada davin , berbeda dengan ibu mirna , dia melihat davin dari atas sampai bawah , dengan tatapan kagum , karna menurutnya davin terlihat seperti orang yg berada ,
" ya udah kalian lanjutkan sarapannya , mama mau antar papa ke kamar , " pamit ibu mirna , sambil mendorong kursi roda pak iwan , meninggalkan lisa dan davin ,
" sepertinya teman lisa bukan orang sembarangan , " batin ibu mirna , tersenyum senang ,
🌼 ...🌼
__ADS_1
Maaf kurang memuaskan 🙏😐
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊