
Pagi menyambut dengan penuh keceriaan , tapi kedua insan yg yg sedang di selimuti kebahagiaan belum terbangun dari tidur panjangnya ,
revan benar - benar membuat kirana terjaga dan kewalahan melayaninya , dia tak memberi jeda sedikitpun untuk kirana tidur dengan nyenyak , entah jam berapa malam panjang itu berakhir , author saja tidak tau , hihihi , 😬
kirana menggeliat merasakan tubuhnya seakan remuk dan tidak bisa bergerak , apalagi revan saat ini sedang memeluknya ,
kirana mengingat kembali malam pertamanya bersama revan , ada rasa bahagia yg menyelimuti hatinya ,
" pagi sayang , " ucap revan membuat kirana terkejut ,
" a , pa , pagi mas , " ucap kirana sedikit malu ,
entah kenapa melihat wajah kirana yg tersipu malu membuat revan ingin terus mengerjainya , revan semakin mendekatkan badannya , dan pelukannya semakin erat , kirana begitu gugup kala revan mulai mendekatkan wajahnya ,
" ummm , mas , a , apa yg mau kamu lakukan , " ucap kirana yg mulai gelisah ,
revan tak menghiraukan ucapan kirana , semakin dekat dia mendekatkan wajahnya , dan ,
" terima kasih atas semalam sayang , " bisik revan di telinga kirana , membuat jantung kirana lari maraton , kini wajahnya mulai memerah , apalagi revan membisikan dengan nada mendayu ,
kirana hanya mengalihkan pandangan dan menenggelamkan kepalanya di bawa selimut , tapi tiba - tiba dia muncul kembali dengan wajah yg semakin memerah ,
revan tersenyum melihat kirana yg tersipu malu , dia tau kirana pasti merasa malu , sebab mereka berdua masih dalam keadaan polos , hanya selimut yg menutupi badan mereka ,
" m , mas , a , aku mau ke kamar mandi , " pamit kirana memaksakan bangun , walaupun badan mulai merasa lelah , berlama - lama di dekat revan nggak baik untuk jantungnya , belum juga bangun kirana merasakan sakit di bagian intinya ,
" aghh , " rintih kirana ,
" kamu kenapa sayang , " tanya revan kawatir ,
kirana merasa kesal mendengar pertanyaan revan , seakan dia tidak tau apa yg sudah terjadi semalam ,
__ADS_1
" pertanyaan macam apa itu , dasar laki - laki nggak peka , aku kan sakit karna kamu , " batin kirana kesal ,
revan bingung melihat raut wajah kirana , entah apa yg laki - laki itu pikirkan , revan memang tak tau , apa yg terjadi pada kirana , karna ini yg pertama baginya , maupun bagi kirana ,
kirana diam tak mau menjawab revan , sedangkan revan malah tambah bingung melihat diamnya kirana dengan ekspresi wajah yg terlihat kesal ,
" kalau kamu sakit , kamu istrahat saja sayang , hari ini aku juga nggak ke kantor , aku ingin menghabiskan waktu bersama kamu di kamar , " ucap revan tanpa merasa bersalah ,
hari ini revan ingin menghabiskan waktu bersama kirana , apalagi membayangkan malam yg panjang di lalui semalam rasanya ingin mengulanginya lagi dan lagi ,
kirana hanya diam tanpa menanggapi , bagian intinya terasa berdenyut , apalagi melihat revan yg seakan tak tau apa - apa ,
kirana memaksakan diri ke kamar mandi , untuk membersihkan diri , badannya terasa lengket ,
melihat kirana yg bangun dengan wajah terlihat kesakitan , revan langsung saja menggendongnya , membuat kirana langsung kaget ,
" m , mas , apa yg kamu lakukan , " tanya kirana yg melihat revan menggendongnya secara tiba - tiba ,
" diamlah , bukannya tadi kamu bilang sakit , pasti semua gara - gara aku kan , " jawab revan , lansung menggendong kirana ,
" tapi kan tadi aku hanya " ucap kirana yg langsung di potong revan ,
" kamu cerewet sekali , kalau kamu terus berbicara aku akan melanjutkan adegan kedua , " ucap revan sambil tersenyum , membuat kirana diam seketika ,
sampai di kamar mandi , revan langsung mendudukan kirana di dalam bath up dan mulai mengisi air serta memberikan sabun aroma bugenfil ,
kirana hanya diam saja melihat apa yg di lakukan revan ,
" terima kasih mas , " ucap kirana mulai membuka suara , revan hanya berdehem
" m , mas , bisakah kamu keluar sebentar , aku ingin mandi , " ucap kirana yg melihat revan yg tak kunjung keluar walaupun sudah selesai mengisi air ,
__ADS_1
revan tak menjawab , dia langsung masuk ke bath up , membuat kirana kaget ,
" m , mas , apa yg kamu lakukan , " tanya kirana
" mau mandilah , emangnya mau ngapain lagi , atau kamu mau , " ucap revan tersenyum menjeda ucapannya ,
kirana salah tingkah mendengar ucapan revan , dia mengerti arah pembicaraan revan , kirana hendak berdiri , tapi revan mencegahnya ,
" kamu mau kemana sayang , bukannya kamu bilang tadi mau mandi , " tanya revan
" nggak jadi , " jawab kirana singkat ,
" ko nggak jadi , badan kamu lengket semua kan kita , " ucap revan terpotong ,
" stop mas , ko kamu cerewet banget sih mas , " kesal kirana yg mendengar revan terus bertanya ,
" aduh salah lagi , pengaruh malam pertama membuatnya jadi marah - marah , " bati revan , "
" aku minta maaf sayang , aku tau aku salah , semua ini gara - gara aku , yg membuat kamu begini , " ucap revan dengan wajah sendu , diapun hendak berdiri tapi kirana mencegahnya ,
kirana yg mendengar ucapan revan merasa bersalah , biar bagaimanpun revan adalah suaminya , dan tak pantas untuk di bentak ,
" mas , " panggil kirana , revan hanya berdehem saja ,
" ayo mandi bersama , " ajak kirana , revan lansung tersenyum dan semangat mendengar ajakan kirana , dengan senang hati dia tak akan menolaknya ,
acara mandipun di mulai , dan sepertinya adegan kedua yg di maksud revan akan terjadi lagi , bukan revan namanya jika tak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan , dan ya itu berhasil membuat kirana bertambah kesal .
🌼....🌼
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊
__ADS_1
Maaf🙏🙏🙏🙏🙏🙏 beribu maaf , baru up karna selama hampir 3 bulan laptop yg aku pakai untuk menulis cerita hilang , dan sebagian filenya yg terdapat cerita di hapus , 😭
jadi maaf 🙏🙏🙏 kalau lama menunggu upnya .