
Di tempat lain ,
Seorang wanita cantik , kulit putih dan rambut panjang , sedang duduk diam menatap ruangan yg luas , yg akan menjadi saksi bisu kehilangan sesuatu yg selama ini dia jaga untuk di persembahkan pada suaminya kelak , dengan perasaan gugup wanita itu , hanya bisa menangis dalam hati , mengingat nasibnya malam ini ,
farel menemui wanitanya di ruangan seblah , ruangan itu reno berikan khusus untuk farel menghabiskan malamnya , tapi farel menolaknya , dan malah mengajak wanitanya pergi dan membawanya ke apartementnya ,
flash back
farel masuk ke dalam ruangan yg di tunjukan reno , mengingat cerita reno , farel berubah pikiran untuk membawa wanitanya di apartementnya , farel berpikir , tak ingin menyamakan wanitanya dengan wanita yg sering di tidurinya , di bar reno , dengan tempat yg sama , walaupun reno memberikan kamar khusus , tapi farel menolaknya ,
sampai di kamar , farel langsung mengajak wanitanya pergi , membuat wanitanya terkejut , sebab di pikirannya farel akan langsung menidurinya setelah masuk di kamar itu , ternyata salah , farel malah mengajaknya keluar dari kamar , wanitanya hanya bisa mengikut saja , tanpa protes ataupun menolak ,
reno yg melihat farel membawa wanitanya keluar langsung menghampiri ,
" eh rel , lo mau bawa di mana dia , " ucap reno menghampiri farel yg berada di luar barnya ,
" gue mau ajak dia ke apartemen gue , sepertinya di sana lebih leluasa , " ucap farel dan langsung menyuruh wanitanya masuk ke mobil ,
" tapi kan gue uda siapkan kamar yg bagus buat lo , " ucap reno , karna memang dia menyiapkan kamar yg tak biasanya untuk farel ,
" maaf bro ,lain kali aja gue pake kamar itu , gue pergi dulu , " ucap farel menolak dan masuk ke mobil ,
" tapi rel , lo , " ucap reno terpotong , karna farel sudah melajukan mobilnya meninggalkan bar reno ,
reno tak bisa menolak kemauan farel , karna farel sudah membawanya , jadi semua terserah farel mau membawa wanitanya kemana saja ,
" dasar play boy cap kodok , bersenang - senanglah malam ini , besok dia akan jadi milik gue , " umpat reno kesal , yg jelas farel tak mendengar lagi umpatan itu , karna farel sudah jauh ,
flash off
sepanjang jalan farel hanya fokus menyetir , tanpa menghiraukan wanitanya , sementara sang wanita hanya diam , menunduk , seolah banyak pertanyaan di hatinya , dan tak melihat ataupun melirik farel di sampingnya ,
sampailah mereka di apartemen , farel belum pernah mengajak satu wanita pun datang di apartemennya , entah kenapa dia begitu mengistimewakan wanita yg ada di hadapannya malam ini ,
farel langsung mengajak wanitanya ke kamarnya , tanpa menyalakan lampu yg terang , hanya cahaya lampu yg remang menyinari kamarnya , sementara farel keluar untuk mandi di kamar seblah , menurutnya sebelum malam panjang di mulai , farel mandi terlebih dahulu , agar bau minumannya hilang ,
krek ,
suara pintu terbuka , membuat wanita yg sedang duduk di rajang menjadi gugup dan gelisah ,
farel membuka pintu dan melihat wanitanya sedang duduk di tempat tidur membelakangi dirinya , cahaya lampu yg remang membuat penglihatannya menjadi tak jelas , walaupun tadi dia satu mobil dengan wanitanya , farel tak sempat memperhatikan wajahnya , tapi kalau melihat dari belakang wanita itu sesuai dengan keinginannya , pokoknya pas , sesuai kriteria farel ,
__ADS_1
farel mendekati wanita itu , suara langkah kaki terdengar jelas di telinga sang wanita , sementara sang wanita hanya bisa meremas tangannya , dengan perasaan deg - degan ,
farel tepat berada di belakang wanita itu , dan mulai memegang pundak sang wanita , yg sedikit terasa bergetar di rasakan farel , akibat kegugupannya ,
farel bisa merasakan aroma parfum bulgari menyengat di indra penciumannya , saat farel berada dekat dengan sang wanita yg di anggapnya menjadi wanitanya khusus malam ini saja , selanjutnya ya hanya farel yg tau , author ma bisa apa , hehehe ,
semakin dekat , farel merasakan perasaan yg berbeda , baru dekat saja jiwa kelakiannya seketika menyeruak , dan siap menghabiskan malam yg panjang bersama wanitanya , pengaruh minumannya tak bisa hilang , akibat minuman yg terlalu banyak di minumnya tadi , mengakibatkan pikiran liar farel meronta - ronta ,
farel mencoba menenangkan pikiran dan perasaannya yg mulai memberontak , ingin segra memulai malam panjangnya , baru kali ini farel merasakan perasaan yg berbeda , biasanya dia akan mengulur waktu sebelum memulai , ya istilah pemanasan dulu , tapi ini sangat berbeda rasanya ingin secepatnya memangsa buruan yg ada di hadapannya , tanpa harus memburunya terlebih dahulu ,
farel berusaha untuk tenang , agar wanitanya tak tertekan , dan bersikap selembut mungkin , agar wanitanya tak merasakan gugup , sebelum memulai malam panjang mereka ,
" kamu nggak usa takut , aku akan memperlakukan kamu dengan lembut , " ucap farel dengan nada lembut memulai pembicaraan yg sedari tadi hening ,
bukannya tenang perasaan wanitanya malah tambah gugup dan gelisah , seakan kata - kata farel mengisyaratkan kalau mereka akan memulai malam yg sangat panjang ,
wanitanya hanya diam saja , jantungnya berdebar kencang , saat farel mencoba untuk menyentuh lagi pundaknya , pundak yg tak pernah di sentuh oleh siapapun kecuali kedua orangtuanya ,
farel membalikan badan wanitanya dengan sangat hati - hati , agar bisa berhadapan dengannya , dengan perasaan gugup wanitanya membalikan badannya dengan wajah menunduk ,
farel memegang dagu wanitanya , agar bisa melihatnya dengan jelas , dan saat melihat wajah wanita itu ,
" cantik , " batin farel , terus memandang wanitanya ,
farel bisa merasakan kalau wanita yg ada di hadapannya adalah wanita yg sangat berbeda dari wanita yg sebelumnya bersamanya ,
" siapa namamu , " tanya farel , tanpa mengalihkan pandangannya ,
wanitanya hanya diam enggan menjawab , entah kenapa dia tak mau memberitau namanya , melihat wanitanya diam saja , farel berusaha bersikap tenang , dia mengerti kalau wanita di hadapannya ini bukan wanita yg sudah biasa bersama lelaki ,
" maaf , mungkin aku salah menanyakan namamu , sekali lagi maaf , " ucap farel lembut , meminta maaf ,
wanitanya terkejut mendengar farel meminta maaf , seharusnya dia tak boleh bersikap dingin , pada lelaki yg akan menyelamatkan hidupnya ini , tapi namanya juga baru pertama kenal lelaki dan langsung di ajak kencan , mungkin masih agak kaku ,
awalnya sang wanita enggan menjawab , tapi mendengar farel yg meminta maaf , membuat perasaannya merasa bersalah , akhirnya dia mencoba untuk menjawab ,
" a , ayu tuan , " jawab sang wanita yg bernama ayu ,
" nama yg cantik , secantik orangnya , aku farel , panggil saja farel tanpa pake tuan , " ucap farel mulai mengulurkan tangannya ,
ayu menjabat tangan farel , tangan ayu begitu halus , sedangkan ayu merasa tangan farel begitu dingin ,
__ADS_1
" bisakah aku memanggilmu dengan nama mas farel , " tanya ayu , yg merasa kurang sopan jika manggil dengan sebutan nama saja ,
" terserah kamu , " jawab farel tersenyum ,
" ummm , mas farel , bolehkah aku meminta permintaan sebelum aku menyerahkan semuanya padamu , " tanya ayu hati - hati , mulai pembicaraan , dan ya farel mengerti arah pembicaan yg ayu maksud ,
" ya , katakan apa permintaanmu , " jawab farel , yg sudah nggak sabar menunggu permintaan ayu ,
baru kali ini farel dapatkan wanita kencan yg meminta permintaan darinya , tapi farel tetap memakluminya ,
" aku ingin mas farel merahasiakan semuanya , tentang aku , dan tolong keluarkan aku dari bar itu , aku nggak ingin terikat di sana , dan juga sebenarnya aku terpaksa melakukan ini semua , " ucap ayu dengan nada sendu , menahan air matanya agar tak keluar ,
farel terdiam seketika mendengar ucapan ayu , dari awal farel memang sudah curiga , kalau ayu memang wanita baik - baik , tapi farel masih penasaran , apa yg membuat ayu melakukan ini semua ,
untuk masalah mengeluarkan ayu , farel mungkin bisa saja , dan reno juga mungkin tak keberatan selama uang yg berbicara , tapi apa ia , farel rela menguras uangnya lagi yg pastinya tidak sedikit untuk memberikan reno , menemui ayu saja , farel harus mengeluarkan uang yg jumlahnya bisa membeli satu unit mobil , apalagi jika memang farel benar - benar akan mengeluarkan ayu , mungkin harus menyiapkan uang yg lebih banyak lagi , dan juga harus mencoba bernegosiasi dengan reno , agar bisa menyetujui permintaan ayu ,
farel tau , reno mungkin bisa saja menyetujui dalam hal lain , tapi kalau menyangkut wanita , apalagi wanita yg belum terjamah , atau sudah terjamah walaupun sekali saja , di tambah dengan wajah yg cantik , reno akan mematok harga yg lumayan tinggi , lelaki macam reno , kalau sudah berurusan namanya uang , dia bisa mengalahkan matrenya wanita , ibarat linta menghisap darah , tak berhenti kalau tak habis ,
" mas farel , " panggil ayu , membuat farel menghentikan lamunannya ,
" hmmm , " jawab farel terkejut ,
" a , apa bisa membantu saya , kalau ia , saya janji akan memuaskan mas farel malam ini , " ucap ayu yg melihat farel diam seakan memikirkan sesuatu ,
mendengar kata memuaskan , pikiran liar farel langsung menyeruak naik ke ubun - ubun , dan ingin segra menuntaskan hasrat yg terpendam sedari tadi di tahannya ,
tanpa berpikir dua kali lagi , farel langsung mengiyakan , kini nafsu liarnya tak bisa di tahan lagi , dan tanpa pemanasan atau aba - aba , farel mulai mendekatkan wajahnya , membuat ayu jadi gugup , sebab farel hanya memakai handuk , badannya terlihat berotot , farel semakin mendekatkan wajahnya begitu sangat dekat , aroma sabun sangat wangi di rasakan ayu ,
ayu sudah pasrah malam ini , menyerahkan semua pada orang yg baru dia kenal , mungkin ini nasib yg harus di tanggungnya , mengingat seseorang yg harus di selamatkannya , terpaksa dia harus melakukan ini semua ,
farel dan ayu memulai malam panjang mereka , ******* dan erangan terdengar jelas di kamar farel , untung saja kamarnya kedap suara ,
ayu hanya bisa menangis dalam hati , meremas seprei dengan kencang , saat farel mulai menerobos pertahannanya , sebisa mungkin farel memperlakukan ayu sangat lembut , agar ayu tak merasa sakit , walaupun sesekali ayu terdengar merintih , tapi farel bisa mengatasinya , membungkam mulut ayu dengan ciuman panasnya ,
kini ayu bisa merasakan betapa berpengalamannya farel dalam hal ini , ayu yg awalnya merasakan sakit , kini merasakan kenikmatan dunia yg hanya di rasakan antara dirinya dan farel , keringat bercucuran membasahi tubuh mereka berdua , malam yg begitu panjang sudah di lalui , dan farel begitu menikmati malam panjangnya bersama ayu ,
farel bisa merasakan kalau ayu benar - benar masih suci seperti yg di katakan reno , kini ayu sudah kehilangan semuanya dalam waktu semalam , keperawanan dan masa depannya ,
" hikss , ayah , ibu maafkan ayu , " batin ayu menangis menahan sakit ,
🌼 ....🌼
__ADS_1
Maaf 🙏🙏🙏 kata - katanya harus diskrip , bulan puasa , 🤐
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊