
" tumben banget lo temui gue di rumah sakit , biasanya lo nyuruh gue datang langsung ke rumah lo , " ucap adrian yg tak menyangka revan pagi - pagi sudah datang menemuinya di rumah sakit ,
semenjak pertemuannya kemarin dengan vemas , revan benar - benar tak tenang , apalagi saat mendengar vemas mengatakan tentang kehamilan , membuat pikiran revan semakin penasaran , di tambah lagi dengan laporan dan foto - foto yg di berikan alex , membuatnya bertambah yakin semua itu tertuju pada kirana ,
" berikan catatan rumah sakitnya , " ucap revan , yg sudah tak sabar ingin melihat catatan rumah sakitnya ,
adrian heran , selama ini tiap akan memberikan catatan bulanan rumah sakit , revan tak ingin memeriksanya dan mempercayakan adrian sepenuhnya , tapi entah kenapa hari ini dia memintanya ,
" ini , " ucap adrian memberikan catatan rumah sakit ,
revan mulai memeriksa catatan yg ada , dan matanya terhenti pada nama KIRANA LARASATI ,
kemudian meminta file cctv dan betapa terkejutnya lagi saat melihat cctv ternyata kirana dengan perut besarnya datang periksa di rumah sakit miliknya bersama lelaki yg tak lain adalah vemas ,
" jadi kirana hamil , " tanya revan terkejut ,
" iya , " jawab adrian ,
" lo serius yan , kirana hamil , " tanya revan lagi memastikan ,
adrian mengangguk , dia nggak mengerti dengan revan kali ini ,
" sejak kapan lo tau kirana hamil , " tanya revan penasaran ,
" sejak pulang dari singapura , dia memang sudah hamil waktu tinggal di rumah lo , emang kenapa , ko lo kaget banget , " tanya adrian , melihat ekspresi revan yg begitu kaget ,
" kenapa lo nggak bilang kalau kirana hamil , " ucap revan berapai - api ,
" buat apa gue lapor sama lo , emang lo ayah dari bayinya , " cerca adrian tak terima revan memarahinya tanpa sebab ,
" ya anak yg di kandung kirana itu anak gue , " ucap revan mengiyakan ,
" hahaha , lo kalau bercanda jangan keterlaluan dong van , " ucap adrian tertawa mendengar ucapan revan ,
__ADS_1
" gue nggak bercanda , itu emang anak gue , " ucap revan , kini nada bicaranya terkesan lembut , tak kasar seperti tadi ,
" parah , parah , jadi lo tega perkosa pembantu lo sendiri , " tanya adrian , yg seakan menghakimi ,
pletak ,
ringis adrian , karna revan menjitak dahinya ,
" lo , kalau ngomong sekali lagi gue botak kepala lo , siapa juga yg mau perkosa istri sendiri , " jawab revan , kali ini adrian lah yg terkejut mendengar ucapan revan ,
" lo serius van , kirana istri lo , sejak kapan , " tanya adrian yg mulai penasaran ,
" sejak pertama kali lo periksa kirana di rumah gue , " jawab revan , membuat adrian terkejut ,
" selama itu van , dan lo nggak ngasi tau gue , jangan bilang , lo juga nggak ngasi tau farel " cerca adrian , kali ini adrian yg mulai marah ,
bertahun - tahun menjalin persahabatan , suka duka mereka lalui bertiga , tapi hal sepenting ini revan tak memberitaunya ,
" iyan , gue minta tolong banget sama lo , jika kirana datang ke rumah sakit ini , lo kabari gue secepatnya , " ucap revan berharap bisa ketemu kirana ,
" lo tenang saja , setelah kirana datang nanti , pasti gue kabari , " ucap adrian ,
" makasih iyan , " ucap revan ,
adrian hanya mengangguk , dia tak menyangka seorang kirana , pembantu yg di anggapnya selama ini adalah istri dari sahabatnya sendiri , tapi di sisi lain adrian juga senang , karna revan memilih menikahi wanita yg baik seperti kirana , dan juga adrian akan berusaha menyatukan revan dan kirana ,
revan pergi dengan hati gembira , kini dia berniat akan menjemput kirana di rumah vemas sesuai info dari alex ,
" kirana sayang , aku akan menjemputmu bersama anak kita , " ucap revan tersenyum senang ,
tanpa mereka sadari , seorang wanita sedari tadi mendengar pembicaraan mereka ,
" aku tidak akan membiarkan kamu membawa kirana pergi , " gumam dita , mengepalkan tangannya ,
__ADS_1
dita berniat menemui adrian setelah selesai oprasi meminta berkas untuk di isi , tapi saat akan masuk ke ruangan adrian , tak sengaja dia mendengar semua percakapan antara revan dan adrian ,
" halo kak vemas , temui aku di tempat biasa , " ucap dita menelfon vemas ,
💮.....💮
" ada apa kamu ngajak bertemu , " tanya vemas , yg tak biasanya dita mengajak bertemu berdua tanpa kirana ,
" kak , aku akan mengajak kirana tinggal denganku , " ucap dita , langsung ke pokok permasalahan ,
" kenapa dita , apa ada masalah , " tanya vemas bingung , karna tiba - tiba dita menginkan kirana tinggal di rumahnya ,
dita mulai menceritakan semua percakapan antara revan dan adrian ,
" jujur kak , aku nggak ingin kirana kembali ke rumah itu lagi , sudah cukup selama ini kirana menderita , dan aku tidak akan membiarkan kirana bersama lelaki arogan itu , " ucap dita ,
dita begitu sakit mendengar cerita kirana waktu itu , apalagi mengingat dulu revan bahkan membawa wanita lain di depan kirana , tanpa memikirkan bagaimana perasaan kirana saat itu ,
" kalau itu saya setuju , saya juga tidak ingin kirana bersama revan , sebenarnya beberapa bulan ini , saya menyelidiki revan dan ternyata dia menyuruh orang untuk mencari keberadaan kirana , " ucap vemas ,
saat pertemuannya di kafe untuk membahas proyek , sebenarnya itu hanya alasan vemas saja , dia ingin membuat revan penasaran , dan benar saja setelah vemas pergi seseorang mengikutinya , dan sudah di pastikan itu adalah suruhan revan , yg tak lain adalah alex ,
" tapi kak , aku nggak tau , gimana caranya mengajak kirana tinggal denganku , " ucap dita bingung ,
mengingat dulu kirana pernah mengatakan , ingin tinggal di rumah dita , tapi di tolak , alasannya karna kedua orang tua dita tak menetap di rumah dan dita juga sibuk dengan pekerjaannya , jadi tak tega harus meninggalkan kirana sendiri apalagi sedang hamil ,
" kalau masalah itu kamu tenang saja itu urusanku , dan kamu tetap mengawasi revan jika datang ke rumah sakit , " ucap vemas ,
" revan , kali ini saya tidak akan membiarkanmu mendapatkan kirana , kamu harus membayar mahal atas perlakuanmu selama ini " batin vemas ,
.🌼....🌼
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊
__ADS_1