ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
93.


__ADS_3

" tumben banget lo temui gue di rumah sakit , biasanya lo nyuruh gue datang langsung ke rumah lo , " ucap adrian yg tak menyangka revan pagi - pagi sudah datang menemuinya di rumah sakit ,


semenjak pertemuannya kemarin dengan vemas , revan benar - benar tak tenang , apalagi saat mendengar vemas mengatakan tentang kehamilan , membuat pikiran revan semakin penasaran , di tambah lagi dengan laporan dan foto - foto yg di berikan alex , membuatnya bertambah yakin semua itu tertuju pada kirana ,


" berikan catatan rumah sakitnya , " ucap revan , yg sudah tak sabar ingin melihat catatan rumah sakitnya ,


adrian heran , selama ini tiap akan memberikan catatan bulanan rumah sakit , revan tak ingin memeriksanya dan mempercayakan adrian sepenuhnya , tapi entah kenapa hari ini dia memintanya ,


" ini , " ucap adrian memberikan catatan rumah sakit ,


revan mulai memeriksa catatan yg ada , dan matanya terhenti pada nama KIRANA LARASATI ,


kemudian meminta file cctv dan betapa terkejutnya lagi saat melihat cctv ternyata kirana dengan perut besarnya datang periksa di rumah sakit miliknya bersama lelaki yg tak lain adalah vemas ,


" jadi kirana hamil , " tanya revan terkejut ,


" iya , " jawab adrian ,


" lo serius yan , kirana hamil , " tanya revan lagi memastikan ,


adrian mengangguk , dia nggak mengerti dengan revan kali ini ,


" sejak kapan lo tau kirana hamil , " tanya revan penasaran ,


" sejak pulang dari singapura , dia memang sudah hamil waktu tinggal di rumah lo , emang kenapa , ko lo kaget banget , " tanya adrian , melihat ekspresi revan yg begitu kaget ,


" kenapa lo nggak bilang kalau kirana hamil , " ucap revan berapai - api ,


" buat apa gue lapor sama lo , emang lo ayah dari bayinya , " cerca adrian tak terima revan memarahinya tanpa sebab ,


" ya anak yg di kandung kirana itu anak gue , " ucap revan mengiyakan ,


" hahaha , lo kalau bercanda jangan keterlaluan dong van , " ucap adrian tertawa mendengar ucapan revan ,

__ADS_1


" gue nggak bercanda , itu emang anak gue , " ucap revan , kini nada bicaranya terkesan lembut , tak kasar seperti tadi ,


" parah , parah , jadi lo tega perkosa pembantu lo sendiri , " tanya adrian , yg seakan menghakimi ,


pletak ,


ringis adrian , karna revan menjitak dahinya ,


" lo , kalau ngomong sekali lagi gue botak kepala lo , siapa juga yg mau perkosa istri sendiri , " jawab revan , kali ini adrian lah yg terkejut mendengar ucapan revan ,


" lo serius van , kirana istri lo , sejak kapan , " tanya adrian yg mulai penasaran ,


" sejak pertama kali lo periksa kirana di rumah gue , " jawab revan , membuat adrian terkejut ,


" selama itu van , dan lo nggak ngasi tau gue , jangan bilang , lo juga nggak ngasi tau farel " cerca adrian , kali ini adrian yg mulai marah ,


bertahun - tahun menjalin persahabatan , suka duka mereka lalui bertiga , tapi hal sepenting ini revan tak memberitaunya ,


" iyan , gue minta tolong banget sama lo , jika kirana datang ke rumah sakit ini , lo kabari gue secepatnya , " ucap revan berharap bisa ketemu kirana ,


" lo tenang saja , setelah kirana datang nanti , pasti gue kabari , " ucap adrian ,


" makasih iyan , " ucap revan ,


adrian hanya mengangguk , dia tak menyangka seorang kirana , pembantu yg di anggapnya selama ini adalah istri dari sahabatnya sendiri , tapi di sisi lain adrian juga senang , karna revan memilih menikahi wanita yg baik seperti kirana , dan juga adrian akan berusaha menyatukan revan dan kirana ,


revan pergi dengan hati gembira , kini dia berniat akan menjemput kirana di rumah vemas sesuai info dari alex ,


" kirana sayang , aku akan menjemputmu bersama anak kita , " ucap revan tersenyum senang ,


tanpa mereka sadari , seorang wanita sedari tadi mendengar pembicaraan mereka ,


" aku tidak akan membiarkan kamu membawa kirana pergi , " gumam dita , mengepalkan tangannya ,

__ADS_1


dita berniat menemui adrian setelah selesai oprasi meminta berkas untuk di isi , tapi saat akan masuk ke ruangan adrian , tak sengaja dia mendengar semua percakapan antara revan dan adrian ,


" halo kak vemas , temui aku di tempat biasa , " ucap dita menelfon vemas ,


💮.....💮


" ada apa kamu ngajak bertemu , " tanya vemas , yg tak biasanya dita mengajak bertemu berdua tanpa kirana ,


" kak , aku akan mengajak kirana tinggal denganku , " ucap dita , langsung ke pokok permasalahan ,


" kenapa dita , apa ada masalah , " tanya vemas bingung , karna tiba - tiba dita menginkan kirana tinggal di rumahnya ,


dita mulai menceritakan semua percakapan antara revan dan adrian ,


" jujur kak , aku nggak ingin kirana kembali ke rumah itu lagi , sudah cukup selama ini kirana menderita , dan aku tidak akan membiarkan kirana bersama lelaki arogan itu , " ucap dita ,


dita begitu sakit mendengar cerita kirana waktu itu , apalagi mengingat dulu revan bahkan membawa wanita lain di depan kirana , tanpa memikirkan bagaimana perasaan kirana saat itu ,


" kalau itu saya setuju , saya juga tidak ingin kirana bersama revan , sebenarnya beberapa bulan ini , saya menyelidiki revan dan ternyata dia menyuruh orang untuk mencari keberadaan kirana , " ucap vemas ,


saat pertemuannya di kafe untuk membahas proyek , sebenarnya itu hanya alasan vemas saja , dia ingin membuat revan penasaran , dan benar saja setelah vemas pergi seseorang mengikutinya , dan sudah di pastikan itu adalah suruhan revan , yg tak lain adalah alex ,


" tapi kak , aku nggak tau , gimana caranya mengajak kirana tinggal denganku , " ucap dita bingung ,


mengingat dulu kirana pernah mengatakan , ingin tinggal di rumah dita , tapi di tolak , alasannya karna kedua orang tua dita tak menetap di rumah dan dita juga sibuk dengan pekerjaannya , jadi tak tega harus meninggalkan kirana sendiri apalagi sedang hamil ,


" kalau masalah itu kamu tenang saja itu urusanku , dan kamu tetap mengawasi revan jika datang ke rumah sakit , " ucap vemas ,


" revan , kali ini saya tidak akan membiarkanmu mendapatkan kirana , kamu harus membayar mahal atas perlakuanmu selama ini " batin vemas ,


.🌼....🌼


Jangan lupa tinggalkan jejak 😊

__ADS_1


__ADS_2