
Malam yg begitu cerah di hiasi bintang dan bulan , menemani dua sejoli yg di mabuk asmara , setelah sekian lama terpisah ,
Revan dan melda sedang menikmati makan malam berdua, di temani alunan musik yg sangat romantis ,
revan memang sengaja membuat makan malam di tepi pantai , karna cuaca dan suasananya begitu indah ,
makanan dan minumanpun tersaji di atas meja dengan sempurnah ,
" sayang apa kamu suka tempatnya " tanya revan saat membawa melda di tepi pantai ,
melda melihat sekelilingnya , benar - benar indah , malam ini revan perlakukannya bagaikan ratu,
" sayang, ini indah sekali, makasih sayang, " ucap melda memeluk dan mencium sekilas bibir revan,
" sama - sama sayang, ini aku persembahkan hanya untukmu seorang , " ucap revan tersenyum ,
makan malampun di mulai , sesekali mereka saling suap - suapan , kebahagian serasa milik berdua ,
💮 ....💮
Tak terasa tengah malam tiba , tapi dua sejoli enggan berniat untuk pulang, waktu benar - benar di lupakan, begitupun revan , niat mau ke rumah sakitpun tak di ingatnya lagi saat bersama melda ,
tiba - tiba bunyi ponsel revan berbunyi , dan ternyata yg menelfonnya adalah adrian
" sayang, aku angkat sebentar telfonnya , " pamit revan ,
" hallo " ucap revan ,
__ADS_1
" ok gue ke sana , " jawab revan mematikan telfonnya ,
"siapa yg telfon sayang , " tanya melda penasaran,
" adrian sayang , ummm , sayang kayaknya aku harus ke rumah sakit , " ucap revan, ada rasa sedih harus berpisah dengan melda , rasanya masih ingin berlama - lama , tapi situasi nggak mendukung ,
" nggak apa - apakan kita pulang cepat , " tanya revan lagi yg nggak enak hati ,
" nggak apa - apa sayang , kan masih ada lain waktu , " jawab melda yg mengerti situasi yg di hadapi revan ,
tak berapa lama mereka sampai di apartemen melda , seperti biasa revan membukakan pintu mobil untuk melda ,
" sayang aku masuk dulu , hati - hati bawa mobilnya , salam buat ibu , " ucap melda seraya memeluk revan dan menciumnya ,
revan yg mendapatkan serangan tiba - tiba , tak menyiakan kesempatan ,merekapun berciuman, tapi di sela ciumannya , revan tiba - tiba kepikiran kirana ,dan diapun langsung memudurkan wajahnya , membuat melda merasa bingung ,
entah mengapa revan merasa kepikiran sama kirana saat berciuman dengan melda tadi , padahal dia sangat menginginkan ciuman dari melda ,
" iya sayang , " jawab revan dan masuk ke mobil ,
setelah kepergian revan , melda menghubungi seseorang ,
" sayang aku tunggu di apartemen , " ucap melda menelfon seseorang ,
" ok sayang , " jawab martin di sebrang sana ,
seperti biasa , melda memang sering mengajak martin ke apartemennya hanya untuk menemaninya saja, tapi bukan martin namanya kalau tidak melakukan yg lebih dari sekedar menemani tidur ,
__ADS_1
💮....💮
di dalam mobil revan masih memikirkan perihal ciuman tadi ,
" aghh , bisa - bisanya di waktu seperti tadi , aku memikirkan cewe sialan itu , " ucap revan emosi , dan melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh agar sampai di rumah sakit ,
sesampainya di rumah sakit ,revan bergegas ke ruangan ibu diana dan di sana sudah ada adrian , yg menunggunya sedari tadi ,
" van , lo kemana saja sih , kirain pas pulang dari kafe tadi , lo langsung ke rumah sakit , " tanya adrian panjang lebar ,
" gue ada urusan tadi , " jawab revan singkat
" van , besok tante diana berangkat ke singapura , masalah persiapannya gue uda urus semua , jadi besok tinggal berangkat saja , " ucap adrian ,
" tnks bro , lo emang bisa gue andalin , dan bonusnya nanti gue transfer , " jawab revan sambil memukul pelan bahu adrian ,
revan memang lupa , untuk mengurus persiapan untuk ibu diana , karna dia terlalu sibuk memikirkan melda , untung saja ada adrian yg siap setiap saat , mau mintol sama dian itu hal yg nggak mungkin , karna revan sudah mempercayakan urusan kantor pada sekertarisnya itu,
adrian begitu senang mendengarnya, kapan lagi dapat double bonus dari tuan revan ,
" akhirnya dapat bonus lagi " batin adrian tersenyum senang ,
🌼....🌼
Maaf kalau kurang banyak kata - katanya ,🙏🙏🙏
Jangan lupa tinggalkan jejak ,
__ADS_1