ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
76.


__ADS_3

Kirana terus menerus menatap ponselnya , berharap sang suami menelfon ,


" kenapa mas revan belum telfon juga , " gumam kirana ,


kirana gelisah menunggu telfon dari revan , tapi lelaki itu tak menghubunginya sama sekali ,


" nona , ini makanannya " ucap bi inem , membawakan makanan , karna sebelum revan pergi , dia berpesan untuk membawakan kirana makanan , mengingat kirana yg kurang sehat ,


" iya bi , simpan saja di situ , " ucap kirana , menunjuk meja ,


bi inem menyimpan makanan , dan berlalu pergi , tapi terhenti karna mendengar kirana memanggilnya ,


" bi , apa tuan revan menelfon rumah , " tanya kirana ,


" tidak nona , " jawab bi inem ,


" oh , ya sudah " ucap kirana kecewa , berharap revan menelfon , sekalipun tak menelfon dirinya , setidaknya menelfon rumah ,


" kenapa mas revan sampai sekarang belum menelfon juga , apa dia baik - baik saja , " gumam kirana kawatir memikirkan revan ,

__ADS_1


malam ini kirana tak bisa tidur , memikirkan revan yg tak kunjung memberi kabar , padahal revan bilang sesampai di singapura dia akan menelfon , kirana tak henti - hentinya menatap ponselnya berharap revan menelfon, tapi sepertinya sia - sia , karna lelah menunggu akhirnya diapun tertidur , menuju ke alam mimpi .


💮....💮


kirana bangun pagi - pagi , entah kenapa pagi ini perasaannya kurang enak , tiba - tiba kirana berlari ke kamar mandi ,


uekkk , uekkkkk ,


" ada apa denganku , " gumam kirana , memegangi perutnya , setelah kepergiaan revan , kirana merasa kurang enak badan , dan hari ini dia muntah ,


kirana menuju ke ranjang mengambil ponsel , berharap ada pesan atau miscall dari revan , tapi lagi - lagi dia harus kecewa , revan sama sekali tak menghubungi dirinya ,


kirana menelfon revan berharap sang suami menelfon balik , tapi yg di dapatkannya hanya kekecewaan lagi , karna mendengar suara wanita , menandakan nomor revan tak aktif ,


.....


sementara di tempat lain , seorang lelaki sedang duduk di samping gundukan tanah yg di taburi bunga warna warni , air hujan turun dengan derasnya membasahi , tapi tak membuat lelaki itu pergi , guyuran hujan seakan menjadi saksi betapa hancurnya saat ini ,


seorang Revan Aditia Wiguna , lelaki yg terkenal dingin , kejam , dan sekali lirikan saja mampu meruntuhkan lawannya , kini terlihat seperti bukan dirinya , lelaki itu begitu cengeng , tak hentinya mengeluarkan air mata , sambil memanggil manggil nama " ibu "

__ADS_1


betapa tidak , di hadapannya orang yg paling di cintainya kini telah terkubur bersama tanah , dan tak akan pernah bersama dengan dirinya lagi ,


bi murni hanya bisa menatap iba dan setia menemani revan , sedangkan adrian hanya bisa melihat dari jauh , dan tak dapat bergabung bersama revan , walaupun dirinya ingin sekali menengkan revan yg sedang di rundung duka , tapi semua itu hanya angan - angan , karna sekarang revan begitu membencinya ,


" tuan , " panggil bi murni ,


revan hanya diam saja , kini tatapannya kosong , menatap gundukan tanah dengan nama Diana wijaya binti wijaya , tak dapat di pungkiri hatinya hancur menerima semua kenyataan ini , bi murni juga merasa terpukul , air mata wanita itu tak hentinya mengalir ,


" tuan , sebaiknya kita pulang , mungkin saat ini nona kirana sedang kawatir menunggu kepulangan kita , " ucap bi murni mengajak pulang ,


mereka sebenarnya sudah pulang dari singapura , dan membawa jenazah ibu diana untuk di makamkan di kampung halaman , berdekatan dengan mendiang nenek revan ,


" kirana , " gumam revan mengepalkan tangannya ,


mendengar nama kirana di sebut , rahang revan menjadi keras , aura kegelapan terpampang jelas di wajahnya , membuat bi murni menjadi takut dan kawatir ,


" semoga semuanya baik - baik saja " batin bi murni berharap ,


🌼.....🌼

__ADS_1


Maaf kurang memuaskan 🙏


Jangan lupa tinggalkan jejak 😊


__ADS_2