ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
Part 6


__ADS_3

Aku mendengus kesal setelah mendengar apa yang Sarah katakan, pendapat dia sangat jauh di luar dugaanku.


"Kekerasan ga akan membereskan masalah apapun, coba deh sama kamu bayangin kalau misalkan kamu labrak perempuan itu mempermalukan dia sama aja kaya kamu mempermalukan diri kamu sendiri, nanti orang orang kantor pasti berpendapat 'oya wajar Mas Arga selingkuh ternyata istrinya kaya gitu' Justru mereka maklum ga akan ada rasa simpatinya sama kamu. Sama aja diri kamu memantaskan kamu buat di tinggal Mas Arga" Sarah berkata dengan mimik wajah yang serius sedangkan aku masih kebingungan mencerna perkataan yang Sarah ucapkan.


"Lagi pula belum tentu Mas Arga selingkuh sama dia, kamu juga ga punya bukti yang kuat kan. Yang kamu tau Arga cinta sama dia kan, dia? Belum tentu, lagian dia hanya gila di telpon dia masi pulang tepat waktu, masih pulang ke rumah dan ada untuk anak-anak" lanjutnya.


"Tapi dia ga perduli sama aku Sar..." belaku sendiri.

__ADS_1


"Bukannya dari dulu juga Arga sudah begitu? Kenapa kamu mempermasalahkannya sekarang? Kenapa ga dari dulu-dulu?" kalimat Sarah membuatku terdiam, benar ucapnya, benar kata Sarah kenapa aku baru sekarang mempermasalahkan sikap Mas Arga yang tidak perduli terhadapku. Apa karena adanya Lily aku takut posisiku terancam? Atau mungkin karena tidak ada ayah mertua yang menjadi andalanku, atau bahkan karena keduanya?


"Aku tau cerita kamu dari awal sama Mas Arga gimana, kenapa kamu ga berusaha rebut hati Mas Arga dari dulu? Kenapa kamu baru merasa heboh dan ketakukan sekarang? Kan aku udah ingetin kamu buat berusaha ambil hatinya dia, tapi kan kamu merasa gengsilah ga perlulah atau apalah, kan kamu tau dia menikah denganmu karena kehendak orang tuanya, kan kamu yang cinta mati-matian sama dia, kenapa kamu ga coba menumbuhkan rasa cinta dihatinya buat kamu?"


Aku tidak menjawab perkataan Sarah, aku membenarkan semua perkataannya selama ini aku terlalu terlena dengan statusku sebagai istri sah Mas Arga. Aku merasa aman karena ada mertuaku yang selalu mendukungku, dan aku merasa lebih kuat dengan adanya dua malaikat kecil di antara kami.


"Ratih, coba buanglah segala keegoisanmu buanglah segala pemikiran negatifmu bunglah jauh-jauh, jadilah sahabat untuknya, demi anak-anak kamu. Arga itu orang yang baik, akan mudah bagi kamu mengambil hatinya, kamu berada disisinya setiap hari ada anak-anak diantara kalian, dan ada restu orang tua dan Tuhan. Percayalah semuanya akan baik-baik saja, kuncinya hanya kamu mau mengalah dan berubah"

__ADS_1


"Tapi Sar, aku penasaran sama Lily seperti apa perempuan yang sudah membuat Mas Arga jatuh hati"


"Iya kita harus temui perempuan itu, tapi nanti setelah kamu mengganti baju gamismu yang usang ini, masa mau ke kantor Arga pake baju beginian malu-maluin kalau aku si ogah jalan bareng kamu" tawa kami pun pecah seketika, setelah Sarah memperlihatkan bagian pinggang bajuku yang bolong.


------------------


Pertemuanku dengan Sarah hari ini cukup membuka mataku dan membuat ku tersadar sehingga aku tidak melakukan tindakan yang salah, benar kata Sarah aku harus berubah harus memperbaiki diri menjadi lebih baik. aku istri Mas Arga. Dan sudah seharusnya aku tidak membuat dia kecewa, sudah sekian lama aku bersmaanya betapa bodohnya aku belum bisa membuat suamiku cinta kepadaku.

__ADS_1


__ADS_2