ISTRI YANG TAK DI INGINKAN

ISTRI YANG TAK DI INGINKAN
50


__ADS_3

Setelah selesai makan , kirana membereskan meja , sementara revan sudah berada di kamarnya karna masih belum terlalu sehat ,


di dalam kamar , kirana tak bisa tidur , membayangkan wajah revan dan kata - katanya yg menghantui pikirannya ,


" tuan revan lagi ngapain ya sekarang , aduh ada apa dengan pikiranku ini , kenapa aku mikirin dia , sadar kirana , sadar , " ucap kirana , memukul pelan kepalanya ,


sementara di kamar lain , revan begitu emosi saat melda terus - menerus menghubungi nomornya , membuatnya mengingat kelakuan melda malam itu ,


" dasar wanita ular , ada apa lagi dia menghubungiku , " ucap revan , saat melihat nama melda yg tertera di ponselnya ,


karna sudah tak tahan lagi melihat melda yg terus menelfonya , akhirnya revan mengangkat telfonnya ,


" hikss , sayang kenapa kamu nggak pernah menghubungiku lagi , aku rindu sama kamu sayang , apa segitu bencinya kamu padaku , hingga mengabaikanku seperti ini , hikss , " ucap melda di balik telfon , dengan suara di buat sesedih mungkin ,


revan hanya diam mendengar keluh melda ,


" sayanh aku minta maaf , yg kamu lihat malam itu nggak seperti yg kamu bayangkan sayang , aku bisa jelaskan aku , , " ucap melda di sebrang sana ,


" cukup melda , jangan pernah memanggil sayang padaku dengan mulut kotormu itu , kamu menghianatiku , padahal kamu tau aku sangat mencintaimu melda , aku sangat mencintaimu , " ucap revan emosi ,


kirana yg mendengar ucapan revan , langsung berlari pergi , niatnya ingin mengantarkan teh hangat , tapi malah mendengar obrolan revan dan melda di telfon ,


" tapi itu dulu melda , sekarang aku sangat membencimu , jadi jangan pernah menghubungiku lagi , " ucap revan dan langsung mematikan telfonnya ,


" aghhh , nggak , nggak bisa , aku nggak mau kehilangan revan , apapun yg terjadi aku harus mendapatkan revan lagi , " ucap melda , di sebrang sana ,


sementara kirana di dalam kamar sedang berkutat dengan pikirannya ,


" hikss , sesakit inikah hatiku , kenapa aku menangis mendengar ucapan revan , padahal aku tau revan sangat mencintai melda , " ucap kirana terisak ,

__ADS_1


" apa aku salah jika aku mencintai suamiku sendiri , hikss , " ucap kirana lagi ,


" mungkin aku harus mengubur perasaanku , agar aku tidak terluka , " ucap kirana menghapus air matanya ,


kirana juga nggak tau , entah sejak kapan perasaan cinta itu muncul , karna hanya author yg tau , hehehe ,


terlalu lelah menangis , akhirnya diapun tertidur dengan memeluk bantal ,


revan begitu sedih mengetahui kirana datang di kamarnya di saat yg tidak tepat , revan melihat kirana di dalam cctv ,


" apa dia mendengar percakapanku dengan melda , tapi kenapa wajahnya terlihat sedih , " ucap revan , entah kenapa melihat kirana sedih membuat hatinya tak tenang ,


" aghh , dasar wanita sialan itu , lihat saja nanti , aku akan buat perhitungan sama kamu , " ucap revan yg kala itu mengingat percakapannya dengan melda ,


💮....💮


revan sudah bangun sedari tadi , semalam dia tak bisa tidur , mengingat kirana berlari dari depan pintu kamarnya , entah apa yg dia pikirkan ,


" tu , tuan , sarapannya sudah siap , " ucap kirana menghampiri revan di ruang tamu ,


pagi ini kirana terlihat cuek , membuat revan jadi heran ,


saat revan duduk di meja makan , kirana malah ingin pergi , tapi dengan cepat revan mencegahnya ,


" duduk , " ucap revan , saat melihat kirana yg akan pergi ,


" maaf tuan , tapi pekerjaan saya masih banyak , jadi saya harus , " ucap kirana terpotong ,


" aku bilang duduk , " ucap revan sedikit emosi ,

__ADS_1


" tapi tuan , " jawab kirana protes ,


" kirana , aku majikan kamu , jadi apapun yg aku perintahkan , kamu harus turuti , " ucap revan , sedikit meninggikan suaranya , karna kirana masih ngotot ingin pergi ,


terpaksa kirana duduk dengan wajah yg terlihat kesal ,


" semalam apa kamu mendengar percakan saya dengan melda , " tanya revan , menatap kirana ,


kirana diam , merasa bingung , kenapa revan bisa tau kalau dia datang ,


" apa memang tuan revan punya indra ke enam , sehingga tau aku akan datang di kamarnya , padahal kan hanya di balik pintu , " batin kirana bertanya - tanya ,


" kirana , apa kamu mendengarku , " tanya revan , yg melihat kirana diam ,


" i , iya tuan , a , aku nggak dengar apa - apa , lagian aku juga nggak ke kamar tuan , " bohong kirana , membuat revan kesal ,


revan mengakhiri sarapannya , seketika nafsu makannya hilang , karna hatinya saat ini sedang kacau , entah kenapa jawaban kirana membuatnya kesal ,


" apa aku salah bicara , ahh , sudahlah , ngapain mikirkan dia , mungkin saja , dia lagi ada masalah sama pacarnya , " ucap kirana , melanjutkan makannya ,


sementara revan di dalam kamar , tak bisa diam , pikirannya tertuju pada kirana ,


" kenapa dia berbohong , jelas - jelas dia datang , " kesal revan , melihat kembali rekaman cctv ,


revan bertambah kesal , melihat kirana makan begitu lahap , tanpa memikirkan dirinya ,


🌼 ....🌼


Jangan lupa tinggalkan jejek 😊

__ADS_1


__ADS_2