
Setelah selesai makan , kirana membereskan meja , sementara revan sudah berada di kamarnya karna masih belum terlalu sehat ,
di dalam kamar , kirana tak bisa tidur , membayangkan wajah revan dan kata - katanya yg menghantui pikirannya ,
" tuan revan lagi ngapain ya sekarang , aduh ada apa dengan pikiranku ini , kenapa aku mikirin dia , sadar kirana , sadar , " ucap kirana , memukul pelan kepalanya ,
sementara di kamar lain , revan begitu emosi saat melda terus - menerus menghubungi nomornya , membuatnya mengingat kelakuan melda malam itu ,
" dasar wanita ular , ada apa lagi dia menghubungiku , " ucap revan , saat melihat nama melda yg tertera di ponselnya ,
karna sudah tak tahan lagi melihat melda yg terus menelfonya , akhirnya revan mengangkat telfonnya ,
" hikss , sayang kenapa kamu nggak pernah menghubungiku lagi , aku rindu sama kamu sayang , apa segitu bencinya kamu padaku , hingga mengabaikanku seperti ini , hikss , " ucap melda di balik telfon , dengan suara di buat sesedih mungkin ,
revan hanya diam mendengar keluh melda ,
" sayanh aku minta maaf , yg kamu lihat malam itu nggak seperti yg kamu bayangkan sayang , aku bisa jelaskan aku , , " ucap melda di sebrang sana ,
" cukup melda , jangan pernah memanggil sayang padaku dengan mulut kotormu itu , kamu menghianatiku , padahal kamu tau aku sangat mencintaimu melda , aku sangat mencintaimu , " ucap revan emosi ,
kirana yg mendengar ucapan revan , langsung berlari pergi , niatnya ingin mengantarkan teh hangat , tapi malah mendengar obrolan revan dan melda di telfon ,
" tapi itu dulu melda , sekarang aku sangat membencimu , jadi jangan pernah menghubungiku lagi , " ucap revan dan langsung mematikan telfonnya ,
" aghhh , nggak , nggak bisa , aku nggak mau kehilangan revan , apapun yg terjadi aku harus mendapatkan revan lagi , " ucap melda , di sebrang sana ,
sementara kirana di dalam kamar sedang berkutat dengan pikirannya ,
" hikss , sesakit inikah hatiku , kenapa aku menangis mendengar ucapan revan , padahal aku tau revan sangat mencintai melda , " ucap kirana terisak ,
__ADS_1
" apa aku salah jika aku mencintai suamiku sendiri , hikss , " ucap kirana lagi ,
" mungkin aku harus mengubur perasaanku , agar aku tidak terluka , " ucap kirana menghapus air matanya ,
kirana juga nggak tau , entah sejak kapan perasaan cinta itu muncul , karna hanya author yg tau , hehehe ,
terlalu lelah menangis , akhirnya diapun tertidur dengan memeluk bantal ,
revan begitu sedih mengetahui kirana datang di kamarnya di saat yg tidak tepat , revan melihat kirana di dalam cctv ,
" apa dia mendengar percakapanku dengan melda , tapi kenapa wajahnya terlihat sedih , " ucap revan , entah kenapa melihat kirana sedih membuat hatinya tak tenang ,
" aghh , dasar wanita sialan itu , lihat saja nanti , aku akan buat perhitungan sama kamu , " ucap revan yg kala itu mengingat percakapannya dengan melda ,
💮....💮
revan sudah bangun sedari tadi , semalam dia tak bisa tidur , mengingat kirana berlari dari depan pintu kamarnya , entah apa yg dia pikirkan ,
" tu , tuan , sarapannya sudah siap , " ucap kirana menghampiri revan di ruang tamu ,
pagi ini kirana terlihat cuek , membuat revan jadi heran ,
saat revan duduk di meja makan , kirana malah ingin pergi , tapi dengan cepat revan mencegahnya ,
" duduk , " ucap revan , saat melihat kirana yg akan pergi ,
" maaf tuan , tapi pekerjaan saya masih banyak , jadi saya harus , " ucap kirana terpotong ,
" aku bilang duduk , " ucap revan sedikit emosi ,
__ADS_1
" tapi tuan , " jawab kirana protes ,
" kirana , aku majikan kamu , jadi apapun yg aku perintahkan , kamu harus turuti , " ucap revan , sedikit meninggikan suaranya , karna kirana masih ngotot ingin pergi ,
terpaksa kirana duduk dengan wajah yg terlihat kesal ,
" semalam apa kamu mendengar percakan saya dengan melda , " tanya revan , menatap kirana ,
kirana diam , merasa bingung , kenapa revan bisa tau kalau dia datang ,
" apa memang tuan revan punya indra ke enam , sehingga tau aku akan datang di kamarnya , padahal kan hanya di balik pintu , " batin kirana bertanya - tanya ,
" kirana , apa kamu mendengarku , " tanya revan , yg melihat kirana diam ,
" i , iya tuan , a , aku nggak dengar apa - apa , lagian aku juga nggak ke kamar tuan , " bohong kirana , membuat revan kesal ,
revan mengakhiri sarapannya , seketika nafsu makannya hilang , karna hatinya saat ini sedang kacau , entah kenapa jawaban kirana membuatnya kesal ,
" apa aku salah bicara , ahh , sudahlah , ngapain mikirkan dia , mungkin saja , dia lagi ada masalah sama pacarnya , " ucap kirana , melanjutkan makannya ,
sementara revan di dalam kamar , tak bisa diam , pikirannya tertuju pada kirana ,
" kenapa dia berbohong , jelas - jelas dia datang , " kesal revan , melihat kembali rekaman cctv ,
revan bertambah kesal , melihat kirana makan begitu lahap , tanpa memikirkan dirinya ,
🌼 ....🌼
Jangan lupa tinggalkan jejek 😊
__ADS_1