
Setelah acara makan malam berakhir , kini revan dan kirana berada di dalam kamar ,
" sayang , apa kamu punya keinginan , " tanya revan tiba - tiba ,
mendengar itu kirana terkejut , kenapa revan tiba - tiba menanyakan keinginannya ,
" aku nggak punya keinginan , karna sekarang semuanya sudah aku dapatkan , yaitu cinta suamiku , " ucap kirana , karna memang keinginannya hanya satu di cintai revan selamanya , dan ya dia sudah mendapatkannya saat ini ,
" kalau kamu mas , apa kamu punya keinginan , " tanya kirana balik ,
revan menghela napasnya panjang , menerawang jauh di sana ,
" aku hanya punya satu keinginan , kesembuhan ibuku , dan yg paling penting membahagiakan istriku selamanya , " jawab revan sambil memeluk kirana ,
" aku juga berharap semoga ibu cepat sembuh dan bisa berkumpul bersama kita selamanya ,
" aamiin , " ucap revan mengamini ,
hening , lama terdiam setelah pembicaraan itu ,
" sayang , " panggil revan sambil menghadapkan wajahnya pada kirana , dengan tatapan penuh arti ,
kirana yg melihat tatapan itu , hanya tersenyum pasti revan menginginkan dirinya malam ini , dan pastinya dia tak akan menolaknya , karna revan adalah suaminya yg berhak atas dirinya ,
__ADS_1
revan mulai mendekatkan wajahnya , hingga terdengar jelas deru nafas yg begitu dekat , dan lagi - lagi kirana tersenyum membuat revan bersemangat karna baginya senyum kirana menandakan kalau kirana siap untuk pertempurannya malam ini ,
tanpa berlama - lama revan langsung mendaratkan bibirnya hingga bibir itu menyatu dengan sempurnah ,
kirana sudah mulai terbiasa mengimbangi revan dan dia juga tak tinggal diam , ikut membalas serangan revan , hingga menciptakan ******* - ******* yg begitu indah di dalam kamar yg kedap suara itu ,
saat revan akan memulai pertempurannya , bunyi telfon menggagalkan segalanya , dan ya berhasil membuat revan berdecak kesal , karna nafsu sudah di ubun - ubun harus buyar seketika akibat deringan ponselnya yg mengganggu aktivitasnya ,
" cih , siapa malam - malam telfon , nggak tau waktu , " kesal revan bangun mengambil ponselnya , sementara kirana hanya diam melihat wajah kesal revan ,
setelah melihat nama yg tertera di ponselnya , revan masih terlihat kesal ,
" ada apa adrian menelfon malam - malam , mengganggu saja , " decak revan sambil menggeser tombol berwarna hijau di layar ponsel ,
adrian yg mendengar suara revan , hanya bisa menelan ludahnya dengan kasar ,
" van , maaf gue mengganggu tidur lo , gue hanya mau bilang besok pagi kita harus berangkat ke singapur , " ucap adrian di sebrang sana ,
" ya sudah , lo atur semuanya , dan besok gue tunggu di rumah , " ucap revan dan langsung menutup sambungan telfonnya , tanpa menunggu jawaban adrian lagi , tak lupa dia non aktif kan ponselnya , agar tak ada lagi yg mengganggu aktivitas malamnya ,
" mas , siapa yg telfon , " tanya kirana , saat revan sudah menghampirinya ,
" adrian , besok aku harus ke singapur sayang , " jawab revan dan masuk ke dalam selimut ,
__ADS_1
kirana merasa sedih , karna harus di tinggalkan revan , tapi sebisa mungkin dia tidak menapakannya ,
" sayang sepertinya malam ini kita harus lembur , " bisik revan di telinga kirana membuat kirana jadi merinding ,
malam yg panas akan segra di mulai dan malam ini sepertinya akan menjadi malam yg panjang bagi mereka .
💮.....💮
Berbeda dengan dokter tampan ini , mungkin malam ini , dia akan bergadang untuk menenangkan pikirannya , setelah panggilan berakhir dengan sepihak , adrian hanya bisa menghela nafas dengan kasar , perasaan kawatir dan takut menjadi satu , sehingga membuatnya tak bisa tenang ,
malam ini , adrian tak bisa tidur mengingat kepergiaannya ke singapura kali ini mungkin akan menjadi perjalanan yg sangat buruk baginya , dan tak akan pernah ia lupakan ,
" semoga semuanya baik - baik saja , " ucap adrian berharap apa yg di takutkannya tidak akan pernah terjadi ,
adrian sangat tau bagaimana sikap revan bila menyangkut ibu diana , kesalahan yg dulu memberi pelajaran untuk dokter tampan ini dalam mengambil tindakan , agar kesalahan itu tak kembali menimpa dirinya ,
tapi apa mau di kata nasi sudah jadi bubur , kali ini kesalahan itu mungkin akan membuatnya kehilangan pekerjaan untuk selamanya ,
harapannya hanya satu , semoga semuanya baik - baik saja .
🌼.....🌼
Maaf kurang memuaskan 🙏
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊