
Pagi hari , pak iwan sudah bersiap - siap untuk menemui revan di kediamannya ,
" pah , mau kemana , apa mau ke kantor , " tanya ibu mirna , yg melihat pak iwan berpakain rapi ,
" nggak , papa ada urusan sebentar , " jawab pak iwan , mengambil kunci mobilnya , dan berlalu pergi meninggalkan ibu mirna ,
" sebenarnya papa mau ke mana , apa jangan - jangan , dia mau menemui revan , " batin ibu mirna penasaran ,
ibu mirna menghampiri sopir pribadinya , yg bernama pak yusuf ,
" pak yusuf tolong ikuti mobil suami saya , " ucap ibu mirna , dan masuk ke mobil ,
" baik nyonya , " jawab pak yusuf ,
ibu mirna terus berpikir , entah kemana suaminya itu akan pergi ,
" yg cepat pak , jangan sampai kita kehilangan jejaknya , " ucap ibu mirna , yg tak sabar ,
" ada apa dengan nyonya , ko mengikuti tuan besar , " batin pak yusuf bingu**ng ,
pak iwan sudah sampai di kediaman revan , sementara ibu mirna memantaunya dari belakang ,
" permisi pak , apa tuan revan ada di rumah , " ucap pak iwan menyapa pak udin sekuriti di rumah revan ,
" oh , ada , bapak ini siapa , " tanya pak udin penasaran ,
" saya pak iwan , bapaknya kirana , " jawab pak iwan ,
mendengar itu , pak udin merasa kaget , dan juga nggak enak hati , ini baru pertama kalinya dia melihat bapak kirana ,
" maaf tuan saya nggak tau , kalau tuan ini , " ucap pak udin terpotong ,
" nggak apa - apa , " jawab pak iwan tersenyum ,
__ADS_1
" silahkan masuk tuan , " ucap pak udin membuka pintu gerbang ,
pak iwan masuk menuju pintu utama ,
tok , tok , tok ,
Kirana yg kebetulan sedang di dapur , mendengar ada suara ketukan ,
" papa , " ucap kirana kaget , saat membuka pintu , dan mempersilahkan pak iwan masuk ,
saat pak iwan duduk , kirana ke dapur mengambil minuman dan menyuguhkan di atas meja ,
" kirana gimana keadaan kamu nak , apa kamu baik - baik saja , " tanya pak iwan melihat kirana dengan wajah yg sembab ,
" kirana baik - baik saja , pah , kirana minta maaf karna selama papa di rumah sakit , kirana nggak sempat jenguk , " ucap kirana dengan wajah yg terlihat sedih ,
" nggak apa - apa sayang , papa ngerti , kamu pasti sibuk ngurusi suamimu , " jawab pak iwan tersenyum , walaupun sebenarnya dia tau , kalau revan pasti tak mengijinkan kirana keluar rumah ,
" iya kirana , sebenarnya papa ingin bertemu dengan revan , karna ada hal yg ingin papa tanyakan , " jawab pak iwan menjelaskan ,
saat sedang berbincang , dari arah tangga revan terlihat sangat marah , melihat kirana dan pak iwan ,
" ada apa anda datang di rumah saya , " tanya revan dengan tatapan tajam , membuat kirana dan pak iwan kaget ,
" tu , tuan maaf kedatangan saya mengganggu anda , tapi saya ingin , " jawab pak iwan terpotong ,
" katakan , ada apa anda menemui saya , " tanya revan to the point ,
" tu , tuan , saya ingin menanyakan kenapa tuan menyita semua aset saya , " tanya pak iwan yg penasaran ,
kirana kaget mendengar penjelasan pak iwan , dia tidak menyangka revan akan melakukan itu semua terhadap keluarganya ,
" oh , jadi kedatangan anda hanya untuk menanyakan hal itu , " tanya revan dengan senyum menyeringai ,
__ADS_1
" i , iya tuan , tolong kembalikan aset saya , karna itu satu - satunya harapan keluarga kami , " ucap pak iwan memohon ,
" hahaha , apakah anda sadar dengan perkataan anda , bukankah itu semua milik saya , jadi kapanpun saya mau , saya akan mengambilnya termaksud hidup keluarga anda , " ucap revan masih dengan menatap tajam pak iwan ,
pak iwan mendekati revan , dan memegang kakinya , membuat kirana kaget melihat yg di lakukan pak iwan ,
" apa yg papa lakukan , papa tidak perlu melakukan itu semua , " ucap kirana kaget yg melihat pak iwan bersujud di hadapan revan ,
revan hanya tersenyum licik , pak iwan tidak menghiraukan ucapan kirana ,
" tuan saya mohon , tolong kembalikan perusahaan saya , saya mohon tuan , " ucap pak iwan memohon ,
" lepaskan kaki saya , " ucap revan menggoyangkan kakinya , membuat pak iwan sedikit terlempar , tapi pak iwan tetap mendekat dan memegang kaki revan lagi ,
revan diam tak bergeming , lagi - lagi dia menghentakan kakinya , membuat pak iwan terlempar , terlihat meringis menahan sakit ,
kirana menangis tak tahan lagi melihat pak iwan di perlakukan oleh revan , kali ini dia mendekat memegang kaki revan ,
" saya mohon tuan , saya akan melakukan apa saja , saya akan mengikuti semua perintah tuan , tapi tolong kembalikan perusahaan papa saya , saya mohon tuan , " ucap kirana menangis ,
revan hanya melihat kirana dengan senyum devilnya ,
" ternyata keluarga kalian benar - benar tak tau diri , demi perusahaan kalian rela bersujud di kakiku , dasar keluarga gila harta , " ucap revan tersenyum menyeringai , , melihat kirana yg bersujud di kakinya ,
Revan menghentakan kakinya , dan berlalu pergi meninggalkan pak iwan dan kirana yg terus memanggil namanya , tapi revan tak menghiraukannya , kali ini revan terlihat sangat puas ,
" lihatlah kirana , bagaimana caraku menghancurkan keluargamu , " batin revan tersenyum licik ,
🌼...🌼
Maaf baru up lagi , tapi tenang saja , mulai besok author usahakan up ✌ kali sehari , tapi ,, 😬
Jangan lupa tinggalkan jejak , 😊
__ADS_1