
Dentuman musik terdengar begitu nyaring di telinga , membuat siapapun yg mendengarnya akan ikut bergerak mengiringi alunan musik ,
seorang lelaki tak hentinya meracau , mulutnya seakan takbisa di hentikan untuk meminum minuman yg sangat memabukan itu , minuman itu seakan menjadi pelampiasan yg pas untuk dirinya saat ini ,
sementara di tempat lain sepasang mata wanita tak pernah berhenti memperhatikan semua kelakuannya ,
" berikan satu botol lagi , " ucap revan , yg sudah terlihat mabuk ,
" van , sudahlah , lo sudah terlalu mabuk , " ucap reno menghentikan ,
" lo , jangan macam macam sama gue , apa lo mau gue ratakan tempat lo sekarang juga , " ucap revan yg tak terima di hentikan ,
" sekarang lo berikan gue minumannya , kalau lo masih sayang tempat ini , cepat berikan , " ucap revan marah , karna minuman sudah menguasai otaknya ,
reno tak dapat berbuat apa - apa , dia masih menginginkan tempatnya , karna bar ini adalah ladang uang baginya , mau tak mau dia memberikan minuman yg di minta revan ,
" berikan dia minuman , " ucap reno pada pelayannya ,
" baik bos , " jawab sang pelayan ,
reno bergegas pergi meninggalkan revan yg sudah mabuk , dan dia langsung menelfon seseorang ,
" ok , gue segra ke sana , " ucap seseorang di sebrang sana ,
tak berapa lama yg di telfonpun datang ,
" di mana revan , " tanya farel menghampiri reno ,
reno memang menelfon farel , karna hanya farel lah yg bisa mengurus revan dalam keadaan seperti ini ,
" dia di sana " tunjuk reno ,
revan benar - benar mabuk , bahkan dia berjoget dengan beberapa wanita ,
farel menghampiri revan yg di kerumuni wanita - wanita seksi , dia tak menyangka revan akan datang untuk kedua kalinya di tempat ini dan mabuk- mabukan bersama wanita malam ,
" hay sayang , apa kamu butuh bokingan , " tanya salah satu wanita , menghampiri farel ,
siapa sih yg tidak kenal farel sang penjahat kelamin ,
" tidak , pergilah , " usir farel ,
semenjak kehilangan ayu , farel memang sudah tak pernah mendatangi bar reno , entah kenapa farel tak ingin kesana lagi , pengaruh ayu benar - benar besar , bahkan melihat tubuh wanita seksipun dia tak bernafsu lagi ,
farel terlihat bukan dirinya yg dulu , itu membuat reno kagum , sang penjahat kelamin sudah berubah jadi kucing rumahan , bahkan sekarang ini farel sudah mengambil alih perusahaan ayahnya ,
" van , ayo pulang , lo uda mabuk banget nih , " ucap farel menghampiri revan ,
__ADS_1
" eh bajingan , gara - gara lo , ibu gue meninggal , lo puas kan sekarang , " racau revan , yg melihat farel seperti adrian di matanya ,
" lo pembunuh , gue benci , gue benci sahabat kayak lo , lo , , " racau revan terhenti karna dia langsung muntah ,
uekkk ,
" shitt , sialan lo van , lo muntah di baju gue , " umpat farel , karna revan muntah tepat di bajunya ,
" dasar menyusahkan saja , " kesal farel ,
farel langsung memapah revan keluar dari bar ,
" makasih ren , lo uda hubungi gue , kalau nggak si brengsek ini bisa buat kacau tempat lo , " ucap farel ,
" nggak masalah , " ucap reno ,
" lo berubah yah sekarang , bahkan lo uda nggak pernah datang lagi di bar gue , " ucap reno yg melihat penampilan farel ,
" hidup ini harus berubah bro , selagi kita masih di beri kesempatan , " ucap farel , dan lagsung berlalu pergi ,
farel membawa pulang revan , tapi sekilas dia terhenti karna seperti melihat sesosok wanita yg dia kenal , tapi seketika wanita itu buru - buru pergi ,
" sialan , hampir saja farel melihatku , " umpat melda ,
farel seperti melihat melda , tapi dia kurang yakin karna hanya melihat sekilas ,
" apa tadi itu melda , " gumam farel ,
mobil melaju meninggalkan bar , sementara melda mengumpat kesal melihat farel membawa revan pergi ,
" awas saja kamu farel , " geram melda , melihat mobil farel menjauh dan tak terlihat lagi .
💮....💮
farel membawa pulang revan di kediaman wiguna , sedari tadi kirana tak tenang menunggu kepulangan revan ,
" tuan farel , " ucap kirana ,
farel membawa masuk revan di bantu oleh pak deden ,
" tuan farel ada apa dengan tuan revan , kenapa dia seperti ini , " tanya bi murni menghampiri ,
" dia mabuk bi , ayo bantu bawa ke kamarnya , " ucap farel dan langsung membawa revan ke kamarnya ,
kirana hanya menangis melihat keadaan revan yg begitu kacau , apalagi bau minuman menyeruak di indra penciumannya ,
" tuan farel sebenarnya apa yg terjadi , kenapa tuan revan seperti ini , " tanya bi murni penasaran melihat revan berantakan ,
__ADS_1
" aku juga tidak tau bi , mungkin karna masalah dengan adrian , jadi dia seperti ini , " ucap farel , yg merasa prihatin dengan keadaan revan ,
" oy bi , apa revan punya wanita lain , " tanya farel tiba - tiba ,
" maksud tuan , " tanya bi murni , yg tak mengerti ,
" ya , mungkin pacar , soalnya tadi saya mendengar revan mangatakan wanita pembawa sial , dan menikah , apakah mereka sudah merencanakan pernikahan , tapi gagal mungkin , " tanya farel , dia merasa revan punya masalah lain selain masalahnya sama adrian ,
saat di dalam mobil , farel mendengar revan meracau tentang wanita , dia tak mengerti kenapa revan mengatan itu , padahal setaunya , setelah putus dari melda revan nggak pernah membahas masalah wanita lain lagi , kecuali membahas kirana tempo hari , tapi bagi farel saat itu mungkin revan sekedar bercanda , jadi tak terlalu menanggapinya ,
bi murni hanya diam saja , dia tak tau harus menjawab apa , dan diamnya itu berhasil membuat farel menjadi penasaran ,
" bi , " panggil farel ,
" i , iya tuan , " jawab bi murni gugup ,
" bibi kan sudah lama bekerja di sini , pasti bibi tau semua yg terjadi pada revan , " ucap farel penuh selidik ,
" bi , tolong katakan sebenarnya apa yg terjadi pada revan , dan wanita yg di maksudnya , " tanya farel , merasa bi murni menyembunyikan sesuatu ,
bi murni lagi - lagi hanya diam , bibirnya begitu kelu untuk bicara , tapi farel tak berhenti begitu saja , kali ini dia benar - benar penasaran ,
" bi , " panggil farel ,
" bibi nggak usa takut , ceritakan saja semuanya padaku , siapa tau saya bisa bantu selesaikan semuanya , karna ini juga demi persahabatan kami , " ucap farel meyakinkan biar bi murni menceritakan semua yg terjadi ,
akhirnya bi murni menceritakan semuanya , farel begitu terkejut mendengarnya ,
" tuan farel benar , mungkin sudah saatnya semua orang tau yg sebenarnya , " ucap bi murni ,
" jadi revan sudah menikah dengan kirana , " tanya farel yg masih belum sepenuhnya percaya , karna setaunya revan begitu mencintai melda ,
" iya , walaupun awalnya pernikahan mereka tidak di dasari oleh cinta , tapi lama kelamaan cinta itu tumbuh dengan sendirinya dan sekarang nona kirana sedang hamil anak dari tuan revan , tapi semenjak kejadian di singapura itu , membuat tuan revan menjadi dingin , bahkan sekarang tuan revan menalak nona kirana , " ucap bi murni panjang lebar , air mata sudah membanjiri wajahnya ,
farel tak dapat berkata - kata lagi , kenyataan ini begitu membuatnya terkejut , tapi dia juga senang revan mendapatkan wanita yg baik seperti kirana ,
" tuan farel harus janji nggak boleh bilang sama siapapun tentang semua ini " ucap bi murni mengingatkan ,
" tenang saja bi , saya bisa menjaga rahasia , " jawab farel ,
" ya sudah bi , saya pulang dulu , kalau ada kabar tentang revan , tolong hubungi saya , " pamit farel ,
" iya , hati - hati tuan , " ucap bi murni dan mengantar farel ke depan ,
farel meninggalkan kediaman wiguna , dalam hati dia sudah bertekad akan menyatukan semuanya ,
" saya harus mengembalikan semuanya seperti semula , saya nggak mau kebahagiaan ini hilang dalam sekejap , " tekad farel
__ADS_1
🌼....🌼
Jangan lupa tinggalkan jejak 😊