Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
101 . Bonus chapter 1


__ADS_3

“ Bukan nya kamu lagi bicara dengan arfan ? “


tanya shela , saat melihat dina hanya turun dengan azkal .


Dina menepuk jidat nya , karena melupakan arfan yang masih berada di atas . “ sayang kamu sama tante - tante mu dulu yah ! mama lupa , kalo mama lagi sama om arfan di atas . “ ujar dina , dengan berlari keatas kembali .


“ Arfan “ panggil dina dengan suara ngos - .ngosan karena dina sampai berlari untuk cepat sampai.


Arfan membalikkan badan nya , saat mendengar suara dina memanggilnya . Arfan masih berada di rooftop , tempat yang sebelumnya dengan dina .



rooftop yang rey sulap jadi ruang bersantai .


“ Azkal mana dina , bukan nya tadi kamu turun dengan azkal ? pemandangan di sini sangat indah , makannya aku betah berada di sini , karena membuat hatiku terasa tenang . “ ujar arfan dengan menutupi rasa kecewa nya , karena penolakan dina padanya .


“ Arfan bisa kita lanjutkan pembicaraan yang sebelumnya . “ dina langsung to the point , karena dina sudah tidak mau menunda-nunda tentang perasaan nya .


“ Mulai sekarang , aku akan belajar untuk menerima semua keputusan dari mu , termasuk penolakan mu untuk menjadi kekasih ku . tapi aku pinta satu hal sama kamu , jangan pernah melarang aku untuk bertemu dengan anakku , meskipun kamu sudah mempunyai pasangan lain . “ arfan mengira dina akan meneruskan pembicaraan tentang penolakan nya .


“ Kenapa kamu dari dulu sangat egois . Aku pikir kamu sudah berubah mencintai ku , saat kamu meninggal semua fasilitas mu untuk hidup bersama ku , tapi ternyata semuanya hanya bulshit . Kamu sama sekali belum berubah arfan , kamu menyerah tanpa tahu kelanjutan ucapan ku seperti apa . “ dina menjawab dengan sengit , karena arfan sudah salah faham tentang jawabannya .


“ Kamu benar , aku memang egois . Hanya karena aku ingin selalu bersama dengan mu , aku sampai melupakan bagaimana perasaan mu terhadap ku . “ arfan masih mengira dina benar-benar menolak nya .


“ Cukup ! kamu tidak usah bicara lagi . Memang nya , tau apa kamu tentang perasaan ku ? karena pada kenyataan nya , dari dulu kamu tidak pernah sekalipun bertanya pada ku , apa yang ku rasakan selama ini . “ dina yang mulai geram , karena arfan tak mengerti maksud dari pembicaraan nya pun mulai emosi dan membalikkan badan nya untuk segera keluar .

__ADS_1


“ Dina “ panggil arfan dengan meraih tangan dina , yang hendak meninggalkan nya keluar .


“ Apa , kamu mau bilang kalo aku menolak mu ? iyah aku menolak mu , karena yang aku ingin kan itu bukan menjadi kekasih mu , karena kita sudah tidak pantas menjadi sepasang kekasih , melainkan sepasang suami-istri . “ secara tidak sadar , dina mengungkapkan keinginannya pada arfan , saking geramnya .


“ Kamu bilang apa tadi ? aku gak salah denger tadi kamu bilang pengen jadi sepasang suami-istri , serius kamu mau jadi istriku ? “ mendengar ungkapan dina , arfan langsung memeluk dina dari belakang .


Dina membalikkan badan nya untuk melihat arfan . “ Kenapa kesannya aku yang melamar mu sih . “ celetuk dina tidak terima , saat mendengar ucapan arfan padanya .


Haha


Arfan tertawa mendengar ucapan dina . “ bukan nya , dulu juga kamu kan yang menembak ku duluan , jadi gak usah malu - malu gitu dong . “ ujar arfan, mengingat kan dina saat mengatakan perasaan nya dulu .


Dina melepaskan pelukan nya . “ aku tarik lagi deh , omonganku yang ingin jadi istri mu . pasti kamu nanti akan menyepelekan ku lagi , kaya waktu dulu . “ dina menyinggung kembali sikap arfan padanya dulu , dengan sedikit tersenyum .


Arfan kembali meraih memeluk dina . “ maafin aku . Mungkin dulu aku memang bodoh , karena telah menyia - nyiakan kehadiran mu di sisiku . tapi aku janji sekarang tidak lagi , karena bagiku kamu itu hidup ku untuk saat ini . “ ujar arfan dengan mendekatkan wajahnya , untuk mengecup bibir dina sedikit lama .


Dina menerima kecupan lembut arfan padanya , sebelum melepaskan nya . “ kamu baru menyadari nya , kalo kamu itu bodoh . “


“ aku janji akan menukar semua penderitaan mu dengan kebahagiaan yang akan ku berikan . “ arfan terus memberi janji - janji untuk kebahagiaan dina .


“ Jangan pernah menjanjikan apa pun , karena kita tidak tahu ke depannya seperti apa nanti . “ jawab dina dengan menempelkan dahinya pada dahi arfan .


“ Kamu meragukan aku sayang ? mungkin dulu aku bodoh karena tak pernah menganggap mu . “ arfan bertanya , seolah dina meragukannya.


“ Aku tahu kamu bodoh , hanya saja aku lebih bodoh karena aku tidak bisa menghilang kan rasa yang kumiliki kepada mu dari dulu . Turun yu ! kasian anak kita di bawah nunggu . “ dina langsung mengajak arfan turun , begitu urusan nya dengan arfan selesai .

__ADS_1


“ nyes banget rasanya , saat kamu menyebut azkal anak kita . Apalagi saat kamu memanggilku Aa , pasti bahagia banget aku . Tapi kamu beneran kan mau jadi istriku ? “ arfan bertanya untuk memastikan kembali .


“ Ge- er banget kamu , emang kamu tadi melamarku apa ? “ ujar dina dengan kembali menggoda arfan.


Mereka berdua pun turun dengan saling menautkan jari - jari mereka , tidak lupa senyum pepsodent nya mereka perlihatkan saat sudah bergabung dengan yang lainnya .


“ Cie - cie seperti nya ada yang lagi bahagia nih , sampai - sampai pegangan tangan terus kaya mau nyebrang jalan aja . “ sahut shela saat melihat kedua pasangan di depan nya itu terus menautkan jari - jari mereka .


“ Hadeh tinggal aku dong di sini yang jomblo , nasib - nasib . padahal aku paling tua diantara mereka berdua , tapi kenapa aku tidak punya pasangan . “ sela rina dengan memelas , saat melihat kedua sahabat nya sudah punya pasangan masing-masing .


“ Kenapa gak sama bapak kontrakan kita aja rina ? dia kan masih jomblo tuh . “ dina meledek rina yang sedang berakting sedih .


“ Wah parah banget kamu dina , masa kamu jodohin aku yang cantik jelita dengan pak muslim sih , lagian dia kan cuma cintanya sama kamu doang kali . “ balas rina .


“ Sembarangan aja kamu ngomong , dina hanya milikku . Mulai sekarang , dilarang menyukai mama ina ku . “ arfan mulai menunjukkan ke posesifannya .


“ Lebay banget sih kamu fan , lagian kalo dina itu milikmu nikahin dong , jangan cuma ngaku - ngaku doang . “ balas rina .


Semenjak arfan tinggal di kontrakan yang sama , rina sekarang sudah lebih dekat dengan arfan .


“ Bener tuh yang rina katakan fan , nikahin dulu baru di kasih lebel milik mu . “ shela menyahuti ucapan rina .


“ Emang mama mau nikah sama om arfan ? “ kini giliran azkal yang menyahuti nya .


“ Panggil papa yah sayang ! karena om arfan sebenarnya , papa dari azkal . “ jawab dina mencoba menjelaskan siapa arfan yang sebenarnya .

__ADS_1


“ Emang om arfan nanti mau jadi papa azkal mah ? bukannya kata ayah , azkal itu tidak punya papa lagi selain ayah . “ ucapan azkal membuat dina melepaskan pegangan tangannya pada arfan , yang sedari tadi arfan terus menciumi telapak tangan dina . seperti nya , dina melupakan keluarga nya yang tidak akan menerima hubungan nya dengan arfan begitu saja .


Bersambung


__ADS_2