
Arfan sudah bercerita semua nya pada mama diana , termasuk rencana pernikahannya yang akan dia selenggarakan sore ini dengan dina , ibu dari anak nya . “ ampun yah , kakak beradik itu emang ngeselin . gak yang laki , gak yang perempuan sama-sama tambleg alias kepala batu semua . “ cibir mama diana dengan menggebu , saking kesalnya setelah mendengar cerita dari arfan keponakan nya . “ tapi kamu yakin , dengan keputusan mu untuk menikahi dina sore ini ? “ mama diana memastikan nya kembali rencana arfan , mama diana takut keputusan arfan hanya main - main .
“ Aku sangat yakin , bahkan sebelum masalah ini pun , aku punya rencana untuk menikahinya . “ jawab arfan tanpa ragu sedikit pun . meskipun sekarang rencananya terkesan mendadak atau keputusan sepihak dari arfan sendiri , tapi arfan sangat yakin dengan keputusan nya untuk menikahi dina sore ini .
Mama diana bisa lihat , keponakan nya ini sangat serius dengan keputusan nya . “ baiklah , mama akan membantu mu . tapi ingat jika kamu hanya ingin main - main dengan keputusan mu , mama sendiri yang akan membantu dina pergi jauh dari mu . “ jawab mama diana .
Arfan berhambur memeluk mama diana , karena mama diana mau membantu nya . “ makasih mah , mama selalu membantu arfan , di saat arfan membutuhkan pertolongan . “ ucap arfan di sela pelukan nya .
Mama diana memutuskan akan membantu keponakan yang sudah dia anggap anak sendiri , meskipun nanti akan mendapatkan perlawanan dari keluarga adik suaminya . “ sudah lah fan . kamu juga anak mama , meski tidak lahir dari rahim mama . “ jawab mama diana dengan membalas memeluk ponakan kesayangan nya . “ stop ! melow - melow nya . waktu kita tidak banyak , kita harus bergegas ke butik dan ke salon untuk merias pengantin wanita nya , sebelum acara dimulai . hayo cepat - cepat ! “ ucap mama diana , dengan sedikit berlari menggandeng dina keluar dari rumah nya .
Sementara dina hanya menjadi pendengar setia mama diana dan kekasih nya berbincang , tanpa mau ikut campur dalam pembicaraan mereka berdua .
“ Mama diana , ay lope you pull dah pokoknya . “ ucap arfan dengan menciumi wajah mama diana saking senang nya .
__ADS_1
*****
Beberapa saat kemudian.....
Setelah dari butik langganan mama diana untuk mencari busana pengantin , rombongan calon pengantin itu langsung meluncur ke salon terdekat dengan acara ijab kabul , untuk memake over pengantin wanita nya . tentu bukan salon ecek - ecek , karena tim MUA nya berjumlah 10 orang dan langsung dikerahkan semua agar selesai tepat waktu . Karena acara akad nya jam 4 sore , sementara pengantin wanita masih di make over dan belum siap , jadilah mempelai pria nya yang resah dan gelisah menunggu selesai nya mempelai wanita nya di make over . “ mama cepetan ! ini udah setengah empat mah . “ teriak arfan dari luar ruang rias , dengan berjalan mondar-mandir di depan pintu ruang rias , sementara arfan sudah memakai stelan pangsi adat sundanya . arfan pun terus saja melihat jam di pergelangan tangan nya , karena waktu nya hampir tiba .
Saat waktu tersisa 10 menitan , dari waktu yang sudah ditentukan nya , dina baru rampung dan langsung keluar dari ruang rias dengan kebaya adat sundanya .
“ mah ce _ pe _ tan “ ucap arfan dengan terbata - bata , melihat dina keluar dari ruang rias , dengan mengenakan kebaya khas Sunda . “ Waw , ini beneran calon istri ku mah ? mamah tadi gak salah ngerias orang kan ? “ ujar arfan dengan mata tak berkedip saking takjub nya melihat kecantikan dina memakai kebaya yang serupa dengan nya .
Arfan tersadar dan langsung mengikuti dina dan mama diana keluar . “ mah ko masuk mobil itu ? kan ini mobil pengantin nya . “ tanya arfan , saat mama diana dan dina masuk ke mobil yang salah .
“ Dina pakai mobil mama aja . jalan pak ! . “ ucap mama diana dari dalam mobilnya , dengan meninggal kan arfan di parkiran salon .
__ADS_1
Arfan pun menaiki mobilnya sendirian . “ nyesel aku muji - muji mamah tadi . “ gerutu arfan dengan mengemudikan mobilnya , di belakang mobil mama diana .
Sementara di dalam mobil mama diana tertawa puas , karena sudah berhasil mengerjai ponakan sableng nya . gimana mama diana gak kesal dengan arfan , karena arfan terus saja berteriak tidak sabaran , saat dina masih di make over dengan tim MUA nya . “ hahaha “
Dina membuka suaranya , saat mama diana puas menertawakan arfan . “ maaf nyonya , ko aa di tinggal , gimana kalo aa telat sampai nya ? “ tanya dina .
“ Udah biarin aja . anggap aja itu balasan dari mama karena tadi sudah berisik banget suruh cepetan , giliran kamu nya udah beres , eh dia malah bengong aja . “ jawab mama diana dengan masih ada sisa tawanya , karena sudah mengerjai keponakan nya . “ lagian udah deket ini , bentar lagi juga nyampe tempatnya . oh iya , kamu panggil mama aja ! kaya shela , jangan nyonya lagi . “ pinta mama diana .
“ Kalo dia telat datang nya gimana nyo... eh mah ? “ dina masih canggung , saat memanggilnya mamah .
“ Kalo dia telat , tinggal batalin aja pernikahan nya . bukan nya kamu tidak menginginkan pernikahan dadakan ini ? “ jawab mama diana dengan gampang nya .
Raut wajah dina langsung murung , saat mendengar ucapan mama diana . “ apa nyo .... maksud ku mama juga tidak menyetujui hubunganku dengan arfan ? “
__ADS_1
Bersambung